Super Freezer

Super Freezer
44


__ADS_3

"yumi kenapa lama malah diam berdiri disini" kata taehyung


"iya"


"itu motor siapa?" tanya taehyung


"aku" jawab yumi


"ahh, kamu pakai motor baru?" tanya taehyung


"iya"


"waaah ada perayaan motor baru ini" jawab taehyung


"pakai uang mu?" jawab yumi dengan santainya


"memang kamu mau ku belikan traktiran makan?"


"tidak perlu, aku sudah merayakan dengan pacar dan ibunya" kata yumi


"kamu punya pacar?" tanya taehyung kaget


"ya"


"benarkah? kenapa lelaki itu bisa memiliki selera kamu"


"kenapa aku?" tanya yumi


"horor" jawab taehyung sambil tertawa


tapi yumi tidak peduli dengan godaan taehyung untuk membuatnya tertawa itu, yumi terus jalan dan masuk ruangan bangtan untuk kembali kepekerjaannya


"apa yang kalian obrolkan?" tanya jimin


"aku tanya motor dia, baru loh diluar" kata taehyung


"ah oh ya?"


"emm, aku tawari buat traktiran perayaan motor baru, dia jawab sudah dengan pacar, memang dia punya pacar? atau dia mengarang saja biar aku tidak terus mengganggunya" kata taehyung


"dia memang ada pacar" kata jimin


"ah oh ya?"


"em, aku tau sendiri, tapi aku lupa wajah pacarnya"


"bagaimana? mungkin sama dengan yumi kan"


"lupa aku, tapi memang ada, aku sempat lihat dia di antarkan lelaki dan dia mengatakan itu pacarnya"


"ahh, penasaran aku"


tak lama member lainnya datang, saat jungkook datang, seperti nya ia ketagihan untuk dekat dengan yumi terus dan terus menggodanya


ia pun masuk ke ruangan wardrobe dan menyapa yumi dengan mengagetkannya tapi yumi bersikap biasa saja


"yumi, kamu kenapa kaku sih" kata jungkook


"kenapa?" tanya yumi


"kamu gak kaget barusan?"


"tidak"


"hemm"

__ADS_1


jungkook terus mengganggu yumi berharap yumi marah atau mengeluarkan tangisan nya, dengan cara jungkook terus memberantakan nya, dibantu oleh seokjin yang ikut juga menggodai yumi karna gemas


tapi sikap yumi tetap saja, diam, datar, tanpa melakukan apapun tanpa melarang apapun


siangnya, saat jam istirahat, bahkan saat yumi sedang istirahat makan, seokjin dan jungkook mengerjai yumi dengan memasukkan garam ke minuman yumi diam diam


"hyung, sudah tidak ada, yumi pergi ke ruang office" kata jungkook


"jagain dulu, kalau dah mau datang bilang" jawab seokjin


"iya"


karna ruang office tidak jauh letakbya dari ruang untuk staff istirahat makan, setelah selesai, Seokjin dan jungkook pun pergi meninggalkan tempat dengan memerhatikan kearah yumi yang kembali duduk untuk makan siang


dengan santainya yumi memakan nya dan selesai makan ia langsung meminum air nya tanpa merasakan air itu sangat asin karna sudah di campur garam


"hyung, kamu tidak memasukkan garam nya?" tanya jungkook


"masukkan kok, tapi gak tau kenapa dia gak merasakan?" jawab seokjin


"mana dimasukkan sama sekali tidak ada rasa dia tunjukkan" jawab jungkook


"ada, aku sudah masukkan itu jekeey" ucap Seokjin


setelah yumi makan, ia kembali bekerja..


lalu pulang sorenya, sebelum keluar kantor, seperti biasa ia duduk di sofa yang ada diruangan office sambil membuat minuman sambil menunggu dong hyuk sampai ditempatnya bekerja karna mereka janjian di sana


"yumi, kamu belum pulang?" sapa Na


"belum Na, aku menunggu temanku mau datang kemari"


"oh aku pergi duluan ya"


"ya"


benar saja, yumi mendatangi seorang lelaki yang berdiri tidak jauh dari gedung itu dan mereka memerhatikan yumi dan lelaki itu


"oh itu pacarnya" kata taehyung


"bukan, aku meliha kemaren bukan yang itu, beda banget" kata jimin


sementara yumi disana menyapa dong hyuk..


"dong hyuk" sapa yumi


"hai, yumi"


"sudah tadi?"


"baru, aku takut kamu yang menunggu ku kelamaan dijalan" jawab dong hyuk


"tidak apa kok, kamu memang kesini naik apa?"


"aku baik taksi"


"ahh, yaudah pergi kerumahku dulu ya, bicara disana sekalian aku ganti baju ini gerah"


"okeh"


yumi mengambil sepeda motornya, dong hyuk kaget karna motor yumi baru, diperjalanan, dong hyuk menanyakan kepada yumi tentang motor barunya ini


"ini motor barumu kan?" tanya dong hyuk


"iya, baru dua hari ini aku beli"

__ADS_1


"oh bagus masih kinclong banget ini"


"ini kamu jadi mau beli baru apa bekasnya?" tanya yumi


"memang ada bekasnya?" tanya dong hyuk


"ada lah, ya kamu dulu, kalau beli baru, aku bawa ke dealer yang aku beli motor ini, manager nya teman lama yama moto" kata yumi


"boleh deh, tapi lihat lihat dulu, kalau gak ada yang cocok aku gak beli, gimana?"


"iya boleh"


mereka pergi ke dealer eun soo, dan sesampainya, yumi dan dong hyuk melihat lihat tak lama eun soo datang


"yumi" sapa eunsoo


"ya" jawab yumi


"aku mau antarkan teman ku" kata yumi


"salam kenal, saya dong hyuk teman yumi" sapa dong hyuk


"iya, salam kenal, saya eun soo" kata eun soo


"teman yama ya kata yumi?"


"ahh iya, kamu mengenal?"


"iya aku kenal"


yumi duduk menunggu dong hyuk bersama eun soo dan salah satu staff disana untuk melihat lihat motor disana, tak lama eun soo kembali mendekati yumi dan mengambil buku tipe tipe motor didekat yumi, saat itulah eunsoo melihat dengan sangat dekat wajah yumi


"kenapa dia semakin terlihat cantik meskipun dingin" ucap eunsoo dalam hatinya


tapi eunsoo segera menyadarkan dirinya sendiri karna ia tau itu salah, yumi pacar temannya, meskipun yumi cantik tapi ia dingin dan itu bukan tipe eunsoo yang menginginkan pacar manja


setelah melihat lihat, dong hyuk tidak ada yang cocok, berbisik kepada yumi dan meminta pulang saja yumi pun berpamitan dan mereka pergi


"maafkan ya" kata yumi


"ahh santai yumi, lihat lihat saja gakpapa nanti beli kan kapan kapan" jawab eunsoo


"ohya"


saat diperjalanan, yumi mengatakan jika sepedanya itu adalah milik nya yang couple dengan yama moto


"ahh jadi samaan bentuk sama warnanya?" tanya dong hyuk


"warnanya milik dia itu biru muda, aku pink muda"


"ahh beda warna saja ya"


"iya"


"oh ya, gimana sama usaha dia?" tanya dong hyuk


"ya lancar saja lah" jawab yumi


"cepet ya dia bisa kumpulkan uang padahal bekerja disana cuma setahun setengah, kamu berapa kali pindah pindah" ledek dong hyuk


"kan orang beda beda dong hyuk" jawab yumi


"iya juga, eh gimana sama kerjaanmu disana?"


"di tempat baru itu begitulah kerjaan mononton"

__ADS_1


"tapi betah kan"


"harus, kerjaan diluar susah sekarang dong hyuk"


__ADS_2