
mencari keberadaan jonghyun tapi betapa kagetnya dia ketika banyak sekali panggilan masuk dari semua member shinee, dari regi, dari ceo agenci dan dari suho sang idol baru dari SM
bahkan ia membaca semua pesan chat dan beberapa artikel yang dikirimkan oleh regi dan onew dihapenya tentang kematian jonghyun
seketika itu, yumi kaget, ia tak percaya jonghyun telah mati, ia membangunkan yama moto, tapi karna mungkin kelelahan, jadi yama moto sulit dibangunkan
yumi pun bersiap siap pergi dan menutup pintu rumahnya dan meniggalkan yama moto, ia meninggalkan pesan pada yama moto jika ia harus pergi lebih dulu
setelah sampai di tempat gelaran untuk sesi sebelum penguburan jenazah jonghyun, yumi datang disana dengan air mata yang sudah basah sejadi jadinya
saat sampai, tidak ada yang melarangnya masuk karna beberapa orang staff yang mengenali yumi memudahkan yumi datang dan masuk ke tempat jonghyun
saat sampai didepan peti yang masih terbuka tapi jonghyun sudah ada didalam peti itu yang ditutupi kain putih di seluruh badannya, seketika yumi menutup mulutnya dan menahan suara tangisannya agar tidak terlalu kencang
shinee melihat kedatangan yumi, tapi mereka tidak tega melihat yumi disana menangisi jonghyung sendirian, Kay pun berdiri dan cepat menghampiri yumi yang menangis dan memeluk yumi agar lebih tenang, yumi memeluk Kay dan menangis sejadi jadinya disana
"dia kenapa meninggalkan aku" ucap yumi
"dia juga meninggalkan aku dan meninggalkan shinee" kata Kay
nangis terisak isak tidak bisa dihentikan oleh yumi, dimana ia seperti dalam situasi mimpi buruknya, sahabat sekaligus orang pertama (bukan keluarga) yang tau segala sisi gelap dan terang seorang yumi telah tiada meninggalkannya selamanya
menenangkan yumi juga harus mengatur kondisi diacara itu, regi meminta agar Kay, Onew, Minho dan Taemin membawa yumi ke ruangan pribadi agar lebih tenang disana
"Miyumi" sapa kakak jonghyun
"kakak" ucap yumi berdiri memeluk kakak dari sahabatnya itu
"yumi" sapa sahabat dekat jonghyun dari Dear Cloud
tak lama yumi disana bersama member shinee lainnya, sahabat dan kakak juga beberapa orang terdekat jonghyun yang yumi semua kenal sejak dekat dengan jonghyun pun datang, menyapa yumi, saling menguatkan satu sama yang lainnya dan juga sama sama berjuang dalam ketegaran
mereka juga menceritakan kondisi akhir akhir sebelum jonghyun ditemukan tewas
__ADS_1
disana yumi tidak bisa berkata apa apa selain menangis, ia sudah terlanjur janji apapun yang jonghyun katakan, tidak akan ia katakan kepada orang lain siapapun
hari itu pun yumi ikut untuk pemakaman terakhir jonghyun dan selamanya tidak akan bisa bertemu, ia menangis sejadi jadinya tidak ada yang ia sangka sedikit pun tentang kematian itu
sementara Yama moto, yang sudah terbangun
mencari keberadaan yumi tapi tidak ada, ia mulai kuatir dan ia melihat hapenya yang ternyata sudah banyak sekali berita tentang kematian jonghyun
yama moto membuka pesan masuk dari yumi tadi siang dan benar ternyata yumi pergi ke tempat terakhir jonghyun
yama moto tanpa basa basi pun cepat pergi untuk mencari yumi, ia menghawatirkan kondisi yumi saat ini
setelah sampai dan melihat yumi ditemani member shinee lainnya pun ia sedikit lega karna ada yang menjaga yumi
saat yumi akan kembali, ia melihat yama moto, ia pun mendekati yama moto dan berpamitan untuk balik lebih awal karna jika masih disana, ia akan terus larut dalam sedihnya
setelah sampai dirumah, yama moto menggenggam tangan yumi karna ia tau bagaimana rapuhnya yumi, yumi menangis lagi mengingat masa kebersamaan nya semua perkataan dari jonghyun selama mereka bersama
"yumi, istirahatlah, tidur, kamu harus paksain tidur, besok biar lebih enak lagi badannya" kata yama moto
yumi pun tidur dan malamnya ia terbangun tapi tidak bisa turun karna ia malas kemana mana apalagi hanya turun dari ranjangnya tidur
malam itu, yumi mengingat lagi masa masa bersama jonghyun, saat tertawa terbahak bahak bersama hanya karna hal sepele, membahas hal yang tidak jelas, hingga menangis bersama saat merasa ada yang kurang dari penampilan shinee
mengingat apa saja yang dikatakan oleh jonghyun selama mereka bersama, mengingat tersenyumnya, tawanya, candaannya, gurauannya, semua diingatnya
yumi tau semua nya mengapa akhirnya jonghyun memilih bunuh diri karna banyak masalah yang membuat jonghyun tertekan dan faktor utamanya karna prestasinya semakin menurun
beberapa hari berlalu, seperginya jonghyun untuk selamanya dan berita beredar dimana mana tentang dugaan kematian jonghyun
yumi tidak bisa terus hanya diam disana, ia duduk didepan cermin di meja rias kamarnya dan menatap wajahnya sendiri
malam itu pun yumi menarik napas nya perlahan dan meyakinkan dirinya harus bisa berhenti bersedih, orang pertama dicarinya adalah yama moto
__ADS_1
"halo" sapa yumi
"iya, yumi, kamu ada perlu apa? aku kesana ya ini"
"besok saja ya, besok ajak aku kemana saja kamu pergi"
"besok? mau kemana?"
"terserah saja, kamu mau pergi kemana saja aku akan ikut kamu"
"oh, gitu? yaudah, sekarang istirahat ya, jangan gak tidur, biar besok jalannya enak gak ngantuk"
"okeh"
yumi menutup telfonnya, menutup semua kenangan bersama jonghyun toh semua hanya persahabatan dalam pekerjaan nya saja
ia menatap dirinya dalam cermin dan mengucapkan kata terakhir untuk sang sahabat
"jonghyun, tenang lah kamu disana, terimakasih atas segala rasa yang pernah kamu berikan untukku, aku selalu berdoa agar kamu tenang di alam sana dan bertemu sosok sahabat yang jauh lebih baik dari aku yang bisa menemani kamu selama nya" ucap yumi pada bayangannya sendiri dalam cermin
yumi tetap harus terus menjalani kehidupannya, ia menyibukkan diri, tidak mau teringat apapun tentang jonghyun, ia melupakan semua tentang kenangan sedikit saja bersama jonghyun
hari kedua, yumi sholat, mendoakan sahabatnya, memang mereka berbeda agama, tapi yumi tidak pernah membedakan agama siapapun, tidak pernah memilih harus agama apa yang akan ia masukkan dalam doanya
dihari ketiga, yumi mulai bisa menerima kenyataan, ia tidak bisa stak dan diam disana hanya untuk orang yang sudah hidup di dunia paling damai dan selamanya
tugasnya menjalani hidupnya lagi, tanpa jonghyun, lanjutkan hidup itu pasti karna dia masih berada dibumi atas kepercayaan tuhannya sementara jonghyun sudah dianggapnya jika tuhan dari sang sahabat telah mengambil sahabatnya untuk kebahagiaan lain
pagi hari..
"sudah siap?" tanya yama moto
"siap, ayo jalan" jawab yumi
__ADS_1
yama moto datang, janjian semalam dengan yumi, karna semalam yumi meminta agar yama moto membantunya melupakan semua
yumi dan yama moto akan pergi jalan hari itu, dihari ketiga dimana jonghyun meninggal