
Sesampainya di rumah, Yodi beristirahat duduk di kursi ruang tamu. tak lama ibu Yodi menghampiri dan menanyakan kembali tentang warisan itu.
"baru pulang malam gini Yod??" kata ibunya Yodi
"iya bu... kan tadi perginya juga sebelum isya" kata Yodi
"jadi gimana hasilnya, udah dapet jawabannya??" kata ibunya Yodi
"udah bu... tadi temen aku ngasih referensi ayat Alqur'an nya, suratnya An-nisa ayat 11" kata Yodi
"ya gimana, coba kamu baca" kata ibunya Yodi
"Allah mensyariatkan (mewajibkan) kepadamu tentang (pembagian warisan untuk) anak-anakmu, (yaitu) bagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan. Dan jika anak itu semuanya perempuan yang jumlahnya lebih dari dua, maka bagian mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Jika dia (anak perempuan) itu seorang saja, maka dia memperoleh setengah (harta yang ditinggalkan). Dan untuk kedua ibu-bapak, bagian masing-masing seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika dia (yang meninggal) mempunyai anak. Jika dia (yang meninggal) tidak mempunyai anak dan dia diwarisi oleh kedua ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga. Jika dia (yang meninggal) mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) setelah (dipenuhi) wasiat yang dibuatnya atau (dan setelah dibayar) utangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih banyak manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana." kata Yodi sambil membaca Alqur'an
"jadi berapa bagian buat ibu, kamu sama adikmu??" kata ibunya Yodi
"em... bentar bu, aku juga kurang ngerti sih. gimana ya, kayanya harus sama yang lebih ngerti deh bu" kata Yodi
"ya terus jadi gimana?? dasar kamu mau nikah hal kaya gini ajah ga ngerti" kata ibunya Yodi
"ya udah aku telepon dulu teman aku, biar dia langsung yang ngejelasinnya" kata Yodi
"iya sok gimana kamu ajah" kata ibunya Yodi
Yodi menelepon Devi di malam hari gini, untuk menanyakan ayat yang tadi.
__ADS_1
"halo... assalamualaikum" kata Devi
"walaikumsalam... Vie udah tidur??" kata Yodi
"em... iya, kenapa??" kata Devi
"duh... sorry jadi nge ganggu" kata Yodi
"engga apa-apa...!!! ada apa??" kata Devi
"ya udah aku over dulu ya ke video call, nah... keliatan muka kamu bangun tidur hehehehe" kata Yodi
"hehehehe apa sih, bentar aku kemeja dulu. sebelah aku ada mamah lagi tidur" kata Devi
"udah... jadi gini Vie, aku ini baru pulang banget si mamah nanyain yang tentang warisan itu. ngobrol sama mamah ajah deh, nih..." kata Yodi
"walaikumsalam..." kata ibunya Yodi
"ibu gimana sehat??" kata Devi
"Alhamdulillah nak...!!!" kata ibunya Yodi
"jadi ibu gimana, Yodi kurang ngerti ya ngejelasinnya" kata Devi
"wah... gimana mau ngejelasin, dia ajah ga ngerti. makin bingung sama ibunya juga* kata ibunya y
__ADS_1
"oke hehehehe ga apa-apa bu, sebelum nya punten ya bu, bukan mau ngajarin ibu. cuman ini mah yang Devi tau ajah, jadi buat warisan sesuai syariat Islam itu ada di surat an nisa ayat 11" kata Devi
"iya itu si Yodi ini ga bisa ngejelasin surat itu" kata ibunya Yodi
"oh .. ya jadi gini, tadi Yodi sempat cerita sih buat warisan itu. iya langsung ajah bu ya... jadi kalo untuk keluarga ibu sendiri itu pembagiannya buat ibu ¹/8 bagian, buat Yodi 2 bagian terus adiknya 1 bagian" kata Devi
"oh... gitu, jadi kalo rumah ini kan masih di tinggalin sama-sama terus gimana pembagiannya" kata ibunya Yodi
"waduh... kalo masalah itu, nanti Devi tanya sama adik Devi ajah ya bu... kayanya dia lebih paham sama teknisnya" kata Devi
"oh... ya udah di tunggu ya kabarnya" kata ibunya Yodi
"iya bu insya Allah secepatnya Devi kabarin" kata Devi
"ya udah... nih Yod" kata ibunya Yodi
"Vie... ya gitu lah pokoknya" kata Yodi
"iya... nanti di kabarin lagi sama aku, besok aku kabarin Tia biar dia ngejelasinnya " kata Devi
"oke deh... makasih ya Vie, sorry loh udah ganggu" kata Yodi
"iya ga apa-apa, ya udah selamat beristirahat ya Yod " kata Devi
"iya Vie bye, assalamualaikum" kata Yodi
__ADS_1
"walaikumsalam"
pembicaraan mereka berakhir hari semakin malam, Yodi langsung pergi ke atas menuju kamarnya, dan langsung tiduran sebentar sambil mengenang hari ini yang full komunikasi dengan Devi.