Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Tetap Santai


__ADS_3

Di saat-saat Yodi dan Devi akan menikah, tentunya Shanti sangat cemburu. tetapi apalah daya Shanti. berjuang mati-matian juga tetap tidak bisa mengubah hubungan mereka. maka Shanti harus memilih jadi yang ke dua buat Yodi. sedih sudah pasti, tapi Shanti kini harus berjuang di dalam kehidupannya setelah ibunya yang selalu perhatian sudah meninggalkannya. tak ada kemampuan yang di miliki Shanti untuk mencari uang. dia hanya punya paras cantik dan baik hati, walaupun tidak terlalu tinggi, terlebih juga dia kurus.


Kegiatan sehari-harinya hanyalah main game, mondar mandir ke toko game untuk mencari game baru atau membeli peralatan untuk streaming. modal untuk membeli semua itu tiada lain pemberian kakaknya. dan hal ini menjadi sebuah masalah dengan kakaknya.


"de... kaka liat kamu di rumah terus, ga ada kegiatan lain apa??" kata Dewi


"ah engga, kaka ajah pas ke sini akunya lagi di rumah" kata Shanti


"maksud kaka itu, apa kamu ga kuliah lagi??" kata Dewi


"buat apa aku kuliah?? tujuannya buat cari kerja, abis kerja dapet gaji. abis gajian aku bisa ngasih uang sama mamah. tapi sekarang mamahnya juga ga ada" kata Shanti

__ADS_1


"de... pikiran kamu sempit banget, kamu kan perlu nikah, punya anak, rumah tangga kedepannya semuanya butuh uang" kata Dewi


"udah lah ka... kalo kaka ga mau ngasih uang sama aku lagi, udah ga usah. buat apa?? aku ga perlu uang" kata Shanti


"terus uang yang kasih kaka kamu pake buat apa??" kata Dewi


"tuh... semuanya aku buat beli itu" sambil menunjuk ke arah komputer


"ya ampun de... kaka ga suka ya kamu jadi streamer ga jelas gitu" kata Dewi


"de... ada apa sih sama kamu?? kaka sayang sama kamu, kaka kasian sama kamu. keluarga yang lain ngomong sama kaka mereka malu kalo kamu melakukan itu" kata Dewi

__ADS_1


"ka... apa sih yang aku lakukan?? aku cuman main game, terus kalah teriak-teriak. ga bikin rugi orang lain" kata Shanti


"iya tapi de... jangan pake bahasa yang kasar dong, sama bajunya yang sopan" kata Dewi


"aku lagi di kamar kaka... masa aku harus pake mau ke undangan??" kata Shanti


"ya udah de... kaka mau nanya sebenarnya apa sih yang bikin kamu kaya gini?? sampai-sampai kepergian mamah kehilangan kamu yang biasanya. cerita yuk sama kaka. kamu jangan marah lagi" kata Dewi


Shanti tidak menjawab pertanyaan dari kakaknya dia hanya bisa menangis sambil di peluk kakaknya.


Tak terasa waktu sudah malam. Dewi sudah pulang ke rumahnya dan Shanti sendirian di rumah karena ayahnya sudah kembali ke luar kota untuk bekerja. seperti biasa Shanti kini ada kegiatan baru, yaitu live streaming. kali ini penonton dan followersnya semakin bertambah. dengan jangka waktu dua hari Shanti bisa berpenghasilan, walaupun lewat saweran yang memang jumlahnya tidak banyak. tapi dia merasa senang dengan apa yang di raih hari ini. jika di hitung Shanti mendapatkan sekitar 50ribuan. lumayan untuk kebutuhan sehari-hari.

__ADS_1


Shanti sangat senang dan nyaman, dia merasakan kehadiran banyak orang di sisinya. walaupun tidak sedikit yang menghujat atau yang berpikiran porno terhadap Shanti. tapi Shanti tidak menghiraukan masalah itu. dia tetap santai dan menikmati.


Dua jam telah berlalu, saatnya dia closing. badan dan tenggorokannya sudah lelah dan haus. matanya sudah ngantuk tapi perutnya lapar. Shanti menunggu tukang nasi goreng yang lewat di depan rumah. karena terlalu ngantuk Shanti sampai tertidur di sofa ruang tamu.


__ADS_2