
Hari sudah mulai pagi, seperti biasa kebiasaan Devi di pagi hari setelah sholat subuh olahraga raga sebentar, mandi dan baca buku sambil ngopi. kali ini Devi ada yang menemani aktivitasnya. karena Yodi tidak terbiasa Yodi merasa tersiksa. setelah olahraga dan mandi Yodi tertidur di sofa karena ngantuk dan lelah. sementara itu Devi asik membaca buku.
"sayang... kamu tidur" kata Devi
"ah... iya aku ketiduran" kata Yodi
"itu kopinya keburu dingin" kata Devi
"iya... aku beli rokok dulu ke warung" kata Yodi
"ya udah... abis itu kita sarapan, langsung kita liat rumah kita" kata Devi
"oke, aku ke depan dulu* kata Yodi
sambil nunggu Yodi ke warung Devi menyiapkan sarapan. cara sarapan Devi sangat berbeda, mungkin Yodi terbiasa sarapan dengan nasi tapi di rumah Devi kalo sarapan ga ada nasi, hanya sebuah roti, susu, madu dan buah. walaupun ga suka yodi memakannya dengan terpaksa. sarapan sudah selsai langsung menuju sebuah komplek yang sedang di bangun. Devi akan membeli rumah di sana. hal ini juga Yodi kurang suka, Yodi ingin membeli rumah di Bandung. karena Yodi tidak mau jauh dari ibunya. dia laki-laki satu-satunya takut ada apa-apa dengan ibunya.
"sayang... kamu ga beli rumah di Bandung ajah??" kata Yodi
__ADS_1
"engga ah di sini ajah" kata Devi
"aku mau di Bandung sih kalo beli rumah" kata Yodi
"em... kamu belum liat rumahnya, kita liat dulu keren-keren rumahnya" kata Devi
Sesampainya di lokasi Devi melihat sebuah rumah yang lumayan besar dan bagus. rumahnya berada di pertigaan. cocok sekali untuk membuka usaha warung atau grosir. Devi menghubungi karyawan pemasaran. dan mereka bertemu di depan rumah itu.
"sayang... yang ini nih, yang aku idam-idamkan. kamu ga usah kerja jauh-jauh kita bikin grosir ajah di sini. strategis banget sama ini kan jalan utama* kata Devi
"wah iya juga ya... emang calon istri aku ini wanita hebat. tau ajah selera aku" kata Yodi
karyawan pemasaran datang "selama siang ibu.... ibu Devi ya" kata karyawan properti
"ya benar... saya pingin lihat-lihat rumah ini pak...!!!" kata Devi
"aduh maaf sekali ibu, rumah ini udah ada yang beli" kata karyawan properti
__ADS_1
"loh... dua hari kemarin, rumah ini masih kosong" kata Devi
"betul sekali ibu... pas ibu pulang ga lama ada yang ngasih DP buat rumah ini, kebetulan rumah ini juga banyak yang suka jadi harus cepet juga" kata karyawan properti
"aduh pak... kenapa ga bilang dari awal. tau gitu saya beli yang ini. jadinya sama siapa pak??" kata Devi
"ada sih... masih muda, kaya orang india gitu orangnya" kata karyawan properti
"oh... namanya siapa pa?? orang sini juga??" kata Devi
"kalo ga salah iya sih... siapa ya kemarin tuh?? kalo ga salah ibu Dwi gitu, Dwi apa gitu ada Tia, tianya gitu" kata karyawan properti
"Dwi Muthia??" kata Devi
"nah itu... ibu Dwi itu. kok ibu tau??" kata karyawan properti
"itu adik saya pak... jadi dia yang beli rumah ini" kata Devi
__ADS_1
"iya betul kak... aku yang beli rumah ini" kata Tia yang tiba-tiba datang dari belakang, bukan hanya Tia yang datang tapi Tia di temani oleh Shanti.