Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Tanpa Ibu Jadi Merantau


__ADS_3

Hari sudah berganti, malam telah berlalu. pagi ini Shanti tidur sangat cukup. tapi dengan cukupnya tidur kesedihan Shanti masih belum terobati. justru dengan bergantinya hari kesedihan Shanti kian bertambah. saat Shanti membuka handphone dan melihat status WhatsApp kakaknya hatinya semakin hancur. kakaknya menuliskan status "selamat beristirahat ya mah" di sertai dengan foto mamahnya yang tertidur selamanya, dan akan hendak di bawa ke rumah.


Kesedihan Shanti sungguh tak tertahankan, dia menangis dengan keras. terdengar oleh Ria yang berada di dapur lantai bawah. Ria saat itu sedang membuatkan sarapan untuk Shanti. Ria mempercepat pekerjaannya dan langsung lari ke atas menuju kamarnya. Saat masuk kamar terlihat Shanti sedang menangis sambil duduk. Ria memeluknya tanpa tau kenapa Shanti menangis sepagi ini.


"kenapa Shan ada apa??" kata Ria


"ibuku... ibu ku sudah tiada" kata Shanti


Mendengar berita itu, Ria ikut sedih. Ria jadi ga tega meninggalkan Shanti keadaan seperti ini. Ria mencoba menenangkannya.


"Shan... aku turut berdukacita, kamu yang kuat ya" kata Ria


Sekian menit berlalu tangisan Shanti mereda, wajahnya benar-benar kusam. tidak terlihat Shanti seperti biasanya. Ria sangat sayang kepadanya, dia selalu ingat atas jasanya.


"Shan... aku bantu kemas pakaian kamu ya, ini baju yang aku bawa dari kostan kamu" kata Ria


"aku ga mau pulang" kata Shanti

__ADS_1


perkataan Shanti membuat Ria kebingungan, dia bertanya-tanya ketika ibunya meninggal dia tidak mau pulang. Ria coba membujuknya.


"Shan... ibu kamu meninggal, keluarga https://vt.tiktok.com/ZS8U5Q68w/amu pasti menanyakan kamu" kata Ria


"aku yang telah membunuh ibu ku sendiri" kata Shanti


"Shanti... kamu jangan ngomong kaya gitu, meninggal itu takdir. emang udah waktunya ibu kamu meninggal" kata Ria


"tau apa kamu tentang takdir?? andaikan Devi tidak hadir lagi dalam kehidupan Yodi. mungkin ibu tidak meninggalkan aku secepat ini" kata Shanti


"apapun jalannya semuanya kehendak Tuhan Shan, kamu harus ikhlas ya" kata Ria


"terus apa sekarang yang akan kamu lakukan??" kata Ria


"aku ikut ke Jakarta sama kamu" kata Shanti


"apa maksud kamu??" kata Ria

__ADS_1


"tenang... aku cuman mau numpang ajah, di sana aku mau cari kerja" kata Shanti


"Shan... kamu mau kerja apa di sana?? nyari kerja di sana susah banget" kata Ria


"terserahlah... yang penting aku berangkat dulu ke sana" kata Shanti


"ya udah... selsai kerjaan aku, aku janji bakal nemenin kamu sampai dapet kerja" kata Ria


Shanti hanya diam merenung, hidupnya sudah tidak ada tujuan lagi. semua orang yang dia sayangi telah meninggalkannya. tidak ada siapa-siapa lagi. keluarga seperti ayah dan kakaknya tak pernah mengerti apa yang dia mau apalagi apa yang dia rasakan.


"Shan... kenapa kamu ga mau pulang sih??" kata Ria


"buat apa aku pulang... ibu ku sudah ga ada, tunangan aku yang aku pertahankan 5 tahun ini udah ninggalin aku, semuanya hilang. kalo aku tinggal di sini sulit buat menghapus segala masa lalu aku" kata Shanti


"kalo emang itu keputusan kamu, aku hargain. artinya mungkin aku ga akan ketemu kamu lagi. ga akan ada yang denger curhat aku lagi" kata Ria


"aku bukan teman yang baik buat kamu. kamu bisa menemukan teman yang lebih baik dari aku. jujur ajah selama kamu cerita sama aku. aku ga pernah peduli sama cerita kamu, aku selalu ngelamun mikirin hidup aku sama Yodi. tapi beberapa hari ini kamu peduli dengan hidup aku... makasih ya Ria" kata Shanti

__ADS_1


"tapi... kamu udah bikin aku seperti sekarang ini, justru aku yang berterima kasih sama kamu. ya udah sekarang kamu mandi dulu, terus sarapan. lalu kita berdoa buat ibu kamu" kata Ria


__ADS_2