Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Di terima kerja


__ADS_3

Kali ini Shanti dan Tia berangkat untuk mencari pekerjaan. mereka berangkat menggunakan motor, di kemudikan oleh Tia. mereka melintasi di sebuah Cafe, di kaca cafe ada kertas dengan tertuliskan lowongan pekerjaan. Shanti mencoba ingin melamar pekerjaan di cafe itu.


"Tia berhenti dulu di sini" kata Shanti


"loh kenapa ka??" kata Tia sambil memberhentikan motornya


"kayanya cafe itu lagi nerima pekerjaan deh, coba kesana ajah yuk" kata Shanti


"kaka mau ngelamar ke situ?? ga akan jadi di temen aku??" kata Tia


"aku mau coba dulu ajah" kata Shanti


"oh... ya udah, aku tunggu di sini ajah ya ka" kata Tia


"oh... ga akan ikut ke dalam, inikan pinggir jalan, mending kamu parkirkan dulu motornya" kata Shanti


"ya ga apa-apa ka di sini ajah" kata Tia


"oh... ya udah aku masuk dulu"


Shanti masuk ke halaman cafe tersebut dan membaca pengumuman di kertas yang di tempel di jendela cafe. setelah membaca pengumuman ternyata lowongan kerja untuk manager dan supervisor. tapi Shanti tak menyerah begitu saja. dia mendekati karyawan cafe tersebut yang sedang membuang sampah. kebetulan cafe itu belum buka hanya ada beberapa karyawan yang sedang bersiap-siap.


"mbak .. di sini lagi butuh lowongan ga??" kata Shanti


"iya kak... buat supervisor sama manager " kata karyawan cafe

__ADS_1


"mbak... ga ada yang kerjaan buat tukang sapu, beres-beres atau cuci piring gitu??" kata Shanti


"kayanya belum deh " kata karyawan cafe.


"Mbak... please. tolong aku mbak, aku butuh banget pekerjaan. aku perantau tinggal sendirian butuh buat sehari-hari" kata Shanti


"em .. tapi kak, kalo lowongan buat yang kakak mau itu belum ada" kata karyawan cafe


"tolong banget mbak usahain buat aku" kata Shanti


"ya udah kak, kakak ngomong langsung sama atasan saya ajah ya" kata karyawan cafe


"oh iya makasih mbak"kata Shanti


"selamat pagi... bisa saya bantu??" kata Agung


"maaf pak... saya lagi butuh pekerjaan, saya mau ngelamar di perusahaan ini" kata Shanti


"baik... sudah menyiapkan persyaratannya??" kata Agung


"saya belum persiapan apa-apa, tapi saya mohon pak saya ini perantau butuh banget pekerjaan buat hidup saya sehari-hari, saya ga punya siapa-siapa lagi. mungkin ada pekerjaan buat saya, tukang cuci piring atau tukang sapu juga ga apa-apa pak" kata Shanti


"oke bentar ya mbak" kata Agung


Di tempat lain Devi akan pulang ke Jakarta, saat akan memasuki mobilnya handphonenya berdering. Devi langsung mengangkat teleponnya.

__ADS_1


"halo" kata Devi


"selamat pagi bu... maaf ganggu, ini ada orang yang mau ngelamar kerjaan, tapi memang tidak sesuai kriteria. dia maksa-maksa buat kerja di sini jadi floor area. cuman saya pikir kan si Agus lagi ga masuk dia masukin jadi pegawai part time gitu ga apa-apa Bu??" kata Agung


"ini aku video call, coba angkat" kata Devi


"oh iya sebentar Bu " kata Agung


"coba kamu kameranya arahkan sama dia, pake kamera belakang ajah" kata Devi


"oh iya, sudah bu. gimana keliatan" kata Agung


dan Devi kaget ketika Shanti berada di kantornya. tapi rasa khawatirnya hilang begitu saja. ternyata Shanti baik-baik saja.


"iya... kamu siapkan surat kontrak buat dia, kamu bisa suruh dia kerja kapan ajah hari ini atau besok" kata Devi


"loh bu jadi bakal kelebihan karyawan dong" kata Agung


"ini udah keputusan saya" kata Devi


"oke baik Bu.. saya siapkan dulu surat kontrak nya sekarang" kata Agung


"sama satu lagi, tolong kamu dan yang lainnya jangan memberikan informasi owner perusahaan kita. termasuk pak parman" kata Devi


"baik Bu... saya akan mengerjakannya" kata Agung

__ADS_1


__ADS_2