
"oh... kamu?? emang udah ketebak sama kaka, kamu sama jahatnya kaya teman kamu itu. kamu udah mencoba menggagalkan rencana pernikahan kaka" kata Devi
"waw... kalian mau nikah ya, selamat ya... aku akui emang kamu pemenangnya" kata Shanti sambil bersalaman dengannya Devi
"mau kalian apa?? tiba-tiba datang kesini" kata Devi
"ga ada... ini takdir Allah. kita di pertemukan di sini. aku kesini emang mau beresin surat-surat yang di janjikan pihak perumahan, oh iya ka.. sebelumnya aku minta maaf sama kaka. kalo kata-kata aku di anggap menghalangi rencana kaka. aku cuman menyampaikan apa yang harus aku sampaikan. yang ke dua aku ga tau rumah ini bakalan di beli sama kaka. tapi ini aku di belikan sama donatur aku" kata Tia
"kaka macam apa kamu Vi?? bukannya ngasih contoh yang baik tapi malah menjatuhkan adik sendiri. Vi ingat ya aku emang udah ikhlas dengan hubungan kamu sama Yodi tapi aku ga akan lupa sama meninggalnya ibu aku" kata Shanti
"kamu yang ngajarin adik aku kaya gitu, kamu ngomong apa sama dia??" kata Devi
"ga kebalik?? apa yang kamu omongin sama ibu aku sampai dia meninggal??" kata Shanti dengan nada yang sangat benci
Devi terdiam, sebenarnya Devi sudah merasa sangat bersalah. tapi Devi masih ketakutan Yodi pergi dari sampingnya. Devi ingin membereskan masalah ini ngobrol berdua saja dengan Shanti.
__ADS_1
"udah lah, ka... aku harap kaka bisa terima ini semua, jangan bawa-bawa persoalan masalah ini sama ka Shanti. dia hanya nemenin aku" kata Tia
"ya udah kita pulang" kata Devi
Devi pun pergi dari rumah itu, selama perjalanan Devi marah-marahnya ga jelas dia sangat kesal karena rumah impiannya sudah di beli sama adiknya.
Devi mengirimkan pesan kepada Tia, "neng... udah rumah itu jual sama kaka, please...???"
"ka... ka Shanti ajah bisa terima loh pacarnya dia ambil kaka, masa kaka harus maksa aku ngasih rumah itu. rumah ini titipan dari donatur ka, dia juga sama punya harapan dengan rumah itu" kata Tia di dalam chat nya
"bener Tia ga mau ngasih rumah itu" kata Devi
"ya udah nanti aku cari lagi* kata Devi
"sayang... aku pulang langsung ya, oh iya sayang aku di hotel sudah di keluarkan" kata Yodi
__ADS_1
"loh... kok bisa sih sayang ??" kata Devi
"iya aku belum masuk kembali kerja semenjak dari pantai. jadi aku di keluarkan. jadi aku bingung buat biaya nikah kita nanti* kata Yodi
"ya udah aku masuk dulu ya mau istirahat* kata Devi
Devi dan Yodi berpisah, Yodi siap untuk pulang, tapi Yodi tak langsung pulang ke Bandung. dia mendatang Shanti kembali. Yodi datang ke kostan Shanti.
Shanti memang sudah ada di kostan. masih dengan Tia dia sedang nge baso di kostan.
"ka Shanti... maafin aku ya, kalo ka Devi itu kaka aku. aku belum cerita ya sama ka Shanti" kata Tia
"ga apa-apa, malah aku yang minta maaf sama kamu. aku udah menjelekkan kaka kamu" kata Shanti
"aku takut kalo kaka nanti tau aku adiknya ka Devi. kaka bakalan berubah sikapnya sama aku*
__ADS_1
"engga akan dong.. justru aku berterimakasih sama kamu. kamu udah nemenin aku di sini" kata Shanti
saat mereka makan bakso, Yodi datang ke kostan Shanti