
Pagi ini sudah turun hujan, dari semalam masih belum reda. udara terasa lebih dingin dari biasanya. hal ini bikin Yodi malas gerak. dari subuh nanti Yodi tidak mau jauh-jauh dari Devi. tapi Devi memaksa dia harus berangkat ke Bandung menemui Shanti. dia ingin masalahnya cepat beres.
Walaupun hujan Devi dan Yodi berangkat pagi ini juga. Yodi merasa ke enakan jadi bos. libur bisa kapan saja, ga pernah ke kantor juga ga apa-apa. mau pulang kapan saja juga bisa. buktinya pagi ini tanpa izin sama siapa-siapa dia bisa langsung pergi.
"mi... enak juga ya jadi bos" kata Yodi
"enak gimana??" kata Devi
"bebas gini" kata Yodi
"oh... mungkin maksud abi, ga usah datang ka kantor. tetap bi selama cafe buka, kerjaan selalu ada" kata Devi
"kerjaan apa lagi mi??" kata Yodi
"ya ada nanti juga kamu tau" kata Devi
Beberapa jam kemudian mereka sudah sampai di Bandung. mereka mampir dulu ke rumah ibunya Yodi. mereka istirahat sejenak di rumah ibunya Yodi. setelah dzuhur Devi pergi sendiri menemui Shanti.
"assalamualaikum" kata Devi yang baru sampai di rumah Shanti
"walaikumsalam" jawab Shanti
Shanti membuka pintu, dia merasa malas ketika melihat yang datang Devi. wajahnya cemberut sambil bertanya "ada apa??"
__ADS_1
"aku mau ngobrol sebentar" kata Devi
Shanti lalu mempersilahkan duduk di teras rumah. Shanti kembali ke dalam untuk mengambil minuman. lalu menghidangkan kepada Devi. Shanti duduk di sebelah Devi.
"kenapa kamu transfer ke rekening suami aku??" kata Devi
"aku minta punya kamu, kamu ga bales" kata Shanti
"kenapa kamu transfer, janjian nya sudah batal" kata Devi
"aku merasa aku yang salah, mungkin aku ada tanggung jawab buat membayar hukuman" kata Shanti
"di surat kontrak tidak ada aturan seperti itu, itu hanya perjanjian kita berdua" kata Devi
"kenapa kamu harus melakukan itu?? kamu udah .." kata Shanti
"hah... apa kamu ga takut suami kamu, tidur dengan aku??" kata Shanti
"Shan... kamu jangan mancing emosi aku, aku datang ke sini dengan baik-baik" kata Devi
"kamu tau, aku begitu mencintai suami kamu??" kata Shanti
"apa kamu sejahat itu sama aku?? kita itu sahabat, aku yakin. kamu itu orang baik" kata Devi
__ADS_1
"ya... kalo kita berdua oke-oke ajah, tapi kalo udah berdua sama suami kamu, aku ga bertanggung jawab" kata Shanti
"Shan please aku mohon banget sama kamu, aku bicara serius. aku minta maaf sama kamu, kamu juga tau kan aku cinta banget sama Yodi. jadi aku balikin uang kamu, aku harap kamu bisa terima segalanya" kata Devi
"aku udah salah menilai kamu, mungkin kalo aku tau bakalan seperti ini, aku ga mau sahabatan sama kamu. bahkan kenal ajah sudi. kamu pantas mendapatkan pukulan dari temannya Ike, dan mungkin saja aku yang akan berada di situ pula" kata Shanti
"maksud kamu Shan..?? bukannya kamu jatuh cinta sama Yodi saat kamu mau inisiatif agar aku bisa pacaran sama Yodi?? sejak itu kamu dekat dengan Yodi. Yodi banyak curhat sama kamu. kamu yang duluan nembak Yodi sebelum Yodi menyatakan cintanya sama aku... oke, kalo saja aku ga cerita sama kamu tentang Yodi. tentang perasaan aku sama Yodi. apa kamu akan jatuh cinta sama Yodi?? yang aku tau dia bukan tipe kamu. itu sebabnya aku ga kepikiran kamu bisa jadian sama dia" kata Devi
"intinya kamu udah menghancurkan masa depan aku" kata Shanti
"Shan... jika kata maaf aku ga bisa bikin hubungan kita lebih baik lagi. mau kamu apa??" kata Devi
"ibu aku adalah orang satu-satunya mengerti apa yang aku inginkan dan sekarang udah meninggal... keluarga aku kamu tau kan seperti apa?? Yodi... kekasih aku, yang aku cintai dia selalu nemenin aku, ngisi hati aku. semuanya hilang. aku pasrah dengan kondisi aku sekarang. walaupun aku belum bisa nerima sepenuhnya. tapi buat aku masih ada satu harapan. kembalinya Yodi di samping aku, walaupun dia harus membagi cintanya sama kamu" kata Shanti
"enggak... cukup, kalo itu mau kamu. kita ga usah temenan lagi" kata Devi
"oke... mending kita ga usah ketemu lagi, silahkan kalian pergi dari kehidupan aku. ingat jika kalian ada di hidupku lagi. aku yang akan pergi dari kalian" kata Shanti
Devi menangis dengan kencang, dia langsung memeluk Shanti. Devi berkata "Shan... aku sayang sama kamu, makasih banget kamu udah jadi sahabat aku sampai lulus SMA. maafin aku, sekali lagi maafin aku"
"ya silahkan kamu pergi dari aku, aku ga bisa maafin kamu. ini terlalu sakit buat aku. kata maaf kamu ga akan bisa mengubah hidup aku. kamu ga akan pernah merasakan betapa sakitnya jadi aku sekarang. kamu ga akan merasakan beratnya menjalani hidup aku seperti ini. sorry... aku rela menjalani semuanya sendirian. katakan pada suami kamu salam sayang dari mantan kamu" kata Shanti
"oke... aku pergi sekarang. ini uang kamu. aku ga butuh uang kamu" kata Devi
__ADS_1
"silahkan... ingat aku ga mau lagi liat kalian berdua di hadapan aku. ingat itu" kata Shanti
Devi pun pamit dari Shanti selamanya, hubungan seperti dulu sudah tidak mungkin lagi terjalin. sementara Shanti memang akhir-akhir ini dia berusaha keras untuk hidup lebih mandiri seperti pinta ibunya di hari ketika dia akan meninggalkan Shanti