Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Takut Tapi Sayang


__ADS_3

Beberapa lama Shanti memperhatikan Yodi, Shanti menuangkan teh panas ke cangkir dan gula, lalu iya mengaduknya untuk menenangkan diri.


Shanti mencoba untuk berbicara baik-baik dengan Yodi, karena suasana ini tak mungkin memanas terus. Shanti masih berharap hubungan akan lebih baik. Dia mencoba tegar, dan rela menjatuhkan harga dirinya demi orang yang di sayanginya.


Shanti mulai bertanya kepada Yodi "bie.... udah berapa lama sih kamu berhubungan sama dia??"


dengan nada ketus Yodi menjawab "ga penting"


mendengar jawaban Yodi seperti itu serentak Shanti emosi hingga menggebrak meja. "bie... aku ini cewek kamu, kamu udah janji mau setia sama aku, bahkan kamu bilang mau nikah sama aku... tapi kenyataannya kaya gini. terus kamu bilang pertanyaan aku ga penting gitu" kata Shanti dengan nada yang marah


Hal ini memancing Yodi menjadi emosi, dengan nada emosi dan suara yang sangat kencang hingga terdengar ke luar rumah "emang iya, kenapa emang" kaya Yodi


Keadaan ini membuat Shanti shock berat, Shanti kembali duduk, nafasnya tersendat-sendat sambil menangis kembali. pikirannya kacau, bingung harus ngapain, rasanya ingin balik marah tapi Shanti sangat takut jika terjadi sesuatu kepada dirinya.


Dengan kondisi nafas yang tersendat akibat kepanikan Shanti kembali mencoba bertanya "lalu..." sejenak dia mengambil nafas "lalu apa yang penting buat kamu??" kata Shanti


Yodi mendekat menuju Shanti yang sedang tertunduk karena Shanti ketakutan sehabis bertanya tadi. lalu Yodi mengangkat wajah Shanti untuk saling memandang. kondisi Shanti semakin takut, iya pun memejamkan matanya, nafasnya masih tersendat, air mata tak bisa di hentikan sampai membasahi seluruh pipinya.


Yodi pun berbicara dengan perlahan ke hadapan wajah Shanti "aku berharap kamu bertanya, kenapa aku berhubungan dengan dia?? itu pertanyaan yang penting" kata Yodi


Yodi melepaskan wajahnya, dan Shanti hanya berkata "iya itu"


Yodi kembali membentak "iya itu apa?? yang jelas kalo ngomong"


Shanti kaget dan badannya terkejut. dengan rasa yang sangat takut Shanti mengulang pertanyaan itu "ke.. ke.. kenapa sih" sejenak Shanti mengambil nafas, "kenapa kamu bisa sih... selingkuh dari aku??" kata Shanti dan Shanti kembali menangis dengan keras

__ADS_1


"emang ya kamu itu cewek yang ga pernah nyadar diri. liat ke belakang kamu selalu sibuk di kampus, alasannya mau sidang lah, mau itu lah. kamu beda dengan kamu yang dulu, yang selalu support aku, ngingetin aku, kalo malem melayani aku. kamu ga pernah gitu lagi" kata Yodi sambil marah-marah


posisi Shanti sangat terpojok, padahal yang dia rasa ga pernah berubah. "bie... aku kan selalu ngabarin lewat telepon, aku nanyain kabar kamu, ngingetin kamu makan, ngingetin kerjaan kamu" kata Shanti


"apa cukup lewat telepon??" kata Yodi


Shanti tak banyak berfikir, Shanti berlari menuju Yodi dan dia memeluk Yodi dengan erat sambil berkata "bie... maafin aku, aku ga ada maksud buat gitu, aku masih sayang sama kamu" kata Shanti


Yodi melepaskan pelukan Shanti, "kamu selalu sibuk, saat aku minta di layani sama kamu, kamu selalu nolak, alasannya capek apalah " kata Yodi


Shanti kembali memeluk "bie... maafin aku, emang aku salah, aku janji ga bakalan gitu lagi sama kamu." kata Shanti


Yodi semakin berkata kasar sama Shanti "ah... bacot doang kamu, kalo udah kaya gini baru ajah nangis-nangis, ngemis-ngemis" kaya Yodi


"woi... nyadar ke perawanan mu udah abis, ga ada lagi cowok yang mau sama kamu" kata Yodi


"jadi gitu, mentang-mentang aku ga perawan kamu anggap aku ga bisa nyari cowok lain selain kamu?? denger baik-baik dari pada aku hidup di mainin sama kamu mending aku jadi pelacur sekalian" kata Shanti


dan Yodi pun bertepuk tangan, "waw.... waw.... mau pasang tarif berapa??" kata Yodi


Shanti semakin kesal, dia sudah tanggung marah hatinya sangat terluka, ucapan Yodi benar-benar sangat menyayat hatinya. kini dia ingin memberi pelajaran kepada Yodi tangannya sudah tak kuat buat menampar Yodi


Shanti mendekat kepada Yodi, matanya melotot memandang wajah Yodi. perasaanya sangat kesal dan tangannya mulai melayang dengan cepat akan menampar Yodi, saking cepatnya Yodi ga nyangka kalau Shanti akan menampar dia.


Tapi ketika tangan Shanti sudah dekat ke pipi Yodi, Shanti menahan tangannya, dia ga tega nyakitin Yodi. dan Shanti tidak jadi menampar Yodi dia pun hanya bisa menangis. mundur secara perlahan lari ke kamar mandi dan menutup lalu mengunci pintu kamar mandi, dan menyalakan shower. Shanti menangis dengan kencang sambil berteriak "hubby.... aku sayang kamu"

__ADS_1


Yodi pada saat itu pula sangat kaget ketika Shanti mau menampar dia. Yodi diam sejenak, menghela nafas dan berpikir ada apa dengan dirinya. lalu Yodi duduk di meja makan. tangannya memegang keningnya. Yodi ga nyangka Shanti seberani itu kepada dirinya.


Tangisan Shanti di kamar mandi semakin keras, dan Yodi mendengar apa yang di katakan Shanti di kamar mandi, Yodi langsung berlari ke kamar mandi dan mencoba membuka pintu kamar mandi. ternyata pintunya di kunci.


yodi menggedor pintu kamar mandi sambil berteriak "sayang buka sayang"


Shanti yang berada di dalam semakin ketakutan, dia berteriak dari dalam "engga... yang boleh masuk cuman kesayangan ku"


Yodi kembali berteriak "sayang ini aku, cepat buka pintunya"


"bukan... kamu bukan cowok gw, cowok gw ga pernah kasar sama gw" kata Shanti


Yodi pun mengerti apa maksud Shanti, dia melembutkan suaranya "sayang... please buka pintunya"


Saat itu pula Shanti membuka pintunya dengan perlahan lalu berkata "by..."


Yodi langsung memeluk Shanti dengan erat, dan Shanti pun membalas pelukannya sambil berkata "by... maafin aku, aku janji ga akan cuek lagi sama kamu. maafin aku by... maafin aku"


"bener kamu ga akan gitu lagi??" kata Yodi


"bener by... aku sayang banget sama kamu" kata Shanti


Ke dua tangan Yodi memegang wajah Shanti, dan jempol nya menghapus air matanya yang mengalir di pipinya, sambil berkata "bener?? kamu ga akan gitu lagi" Yodi ingin mendengar lebih yakin dari Shanti


Shanti hanya mengangguk, tidak lama Yodi mencium bibir Shanti, dan Shanti pun membalasnya. sampai mereka melakukan hubungan yang belum saatnya di kamar mandi. tak cukup di kamar mandi, Yodi menggendong Shanti ke atas kasur, dan mereka melakukannya lagi di kasur.

__ADS_1


__ADS_2