Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Ga Sengaja


__ADS_3

"ka... bukannya tadi ada ka Shanti ya??" kata Tia bertanya kepada Windi


"iya ini saya lagi nyari, katanya sih pulang duluan" kata Windi


"ya ampun.. kita susul yuk, mungkin lagi ke terminal" kata Tia


Tia dan Windi mengejar Shanti yang pulang duluan, mereka berangkat ke terminal. sesampainya di terminal ternyata benar Shanti sedang menunggu bus. Tia dan Windi langsung merayu untuk kembali ke resepsi pernikahan.


"ka Shanti... kaka mau kemana??" kata Tia


"aku mau pulang, kalian ngapain ke sini" kata Shanti


"kita khawatir... kaka pulang sendiri, yuk pulang bareng ajah" kata Windi


"ga usah khawatirkan aku, kalian kembali lagi ajah. kaka kalian lagi nikah jangan bikin mereka kecewa karena aku" kata Shanti


"ka... Tia ngerti apa yang kaka rasain. tapi kaka jangan pulang sendiri, bahaya ka ini udah malem. oke gini ajah, kaka ikut kita dulu nanti kaka tunggu di mobil terus aku temenin kaka di mobil. nanti kalo rombongan dari ka Yodi pulang. kaka ikut kembali" kata Tia


"iya ka bener gitu ajah, yang penting kaka aman" kata Windi


"ya udah... makasih udah perhatian sama aku" kata Shanti

__ADS_1


akhirnya Shanti mau kembali ke gedung resepsi, mungkin setelah kembali resepsi sudah beres karena sudah hampir tengah malam. dan jam booking gedung sudah beres.


ternyata benar, acara resepsi pernikahan sudah usai. tamu sudah pada pulang dan pengantin pun sudah kembali ke kamar.


"ka... resepsinya udah beres, kaka mau nunggu di sini?? atau ikut ke dalem bareng aku di ruang ganti baju??" kata Windi


"ya udah aku ikut kamu ajah Win..." kata Shanti


ketika keluarga pengantin ganti baju, Devi dan Yodi sudah beres ganti baju mereka menuju ke kamarnya. Yodi sudah menunggu di depan koridor kamar pengantin keluarga.


"mi... udah beres, yuk" kata Yodi


mereka berjalan menuju kamar pengantin, yang sebelahnya kamar keluarga Yodi. mereka pun masuk ke kamar, Devi menutup pintu dengan perlahan. dan dia langsung membuka kerudungnya. Yodi menyalakan seluruh lampu yang ada di dalam kamar hotel. wajah Devi terlihat sangat jelas ketika di buka kerudungnya. dia masih terlihat cantik seperti dulu, rambutnya tidak berubah.


"mi... kamu masih kaya dulu, waktu aku pertama kali jatuh cinta sama kamu" kata Yodi sambil membelai rambut Devi


"oh iya... kamu hari ini ganteng banget, pangling aku ngeliatnya" kata Devi


"akhirnya aku bisa melihat rambut kamu yang indah ini, dari dulu aku pingin banget nge belai rambut kamu" kata Yodi


"em... kenapa baru sekarang, padahal aku mau kok dulu juga di belai sama kamu" kata Devi

__ADS_1


"aku malu sayang... baru berani sekarang. itupun kita udah nikah" kata Yodi


Dan Devi melepaskan pakaian hijabnya sambil berkata "hari ini melelahkan, aku mau mandi dulu sebelum tidur"


Sepertinya Yodi seperti orang yang tak sadarkan diri, tak tahan melihat badan Devi yang begitu menggoda. saat Devi akan menuju kamar mandi, Yodi memeluk Devi dari belakang.


"sayang... kamu ga mandi pun sangat wangi dan cantik, apalagi kalo udah mandi. ga tau deh aku bisa pingsan. ini juga aku udah gemetaran" kata Yodi


"kamu ini kenapa sih gombal terus sama aku??" kata Devi sambil membalikkan badannya dan mereka saling bertatapan.


"tau dari mana sayang aku gombal, ini kata hati aku yang paling dalam. buat apa aku gombal sama kamu" kata Yodi


Devi senyum, tangan Devi memegang pundak Yodi dan Yodi membelai pipi Devi yang sangat halus sampai memegang bibirnya dengan lembut. ******* lembut Devi membuat Yodi sangat bergairah untuk malam pertama ini. tak tahan Yodi mencium bibirnya. merekapun melakukan hal itu yang pertama kalinya. Devi sangat menikmati malam itu, Devi membuka semua pakaian Yodi, dan Yodi pun melakukan yang sama.


Mereka melakukan seperti itu tidak di atas tempat tidur, tapi masih berdiri dekat kamar mandi dan dekat pintu masuk. ******* demi ******* Devi membuat Yodi semakin semangat.


Sementara itu Shanti yang sedang di lobby menunggu keluarga Yodi yang tak kunjung datang, Shanti menyusul ke kamar keluarga Yodi. Shanti berjalan di koridor setelah turun di lift, Shanti melihat Windi sedang berdiri di koridor dan masuk ke kamar keluarga. Shanti langsung menuju kesana untuk menanyakan kapan kembali ke Bandung.


Namun ternyata, ketika dia akan menuju ke kamar keluarga Yodi. dia membuka pintu hotel yang sedikit terbuka belum terkunci. lalu Shanti membukanya. dan Shanti salah membuka pintu, ternyata pintu yang di buka adalah pintu kamar Devi dan Yodi. dia langsung melihat mereka sedang melakukan malam pertama. Devi dan Yodi pun kaget mendengar ada yang membuka pintu. sejenak dia berhenti dulu dan melihat ke arah pintu. ternyata Shanti yang membuka. Shanti pun sama kaget. lalu dia berkata "sorry" dan Shanti kembali menutup pintunya.


Shanti berlari kembali menuju lobby, hatinya sudah tak kuat lagi menahan kepedihan ini. dia ingin cepat pulang. dia menangis sendiri di lobby hotel.

__ADS_1


__ADS_2