Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Ibu Kenapa??


__ADS_3

Handphone Yodi berdering, ada sebuah panggilan dari pak Djibril.


"hello sir...!!" kata Yodi


"Yodi... kamu di mana sekarang??" kata pak Djibril


"saya lagi di Jakarta pak" kata Yodi


"kamu udah 3 hari ga masuk tanpa ada konfirmasi sama saya, gimana ini??" kata pak Djibril


"iya pak... saya lupa ngabarin, saya lagi ada masalah" kata Yodi


"masalah apa??" kata pak Djibril


"iya ada lah ..." kata Yodi


"jadi kapan kamu mau masuk lagi??" kata pak Djibril


"besok paling pak...!!" kata Yodi


"oke saya tunggu" kata pak Djibril


Yodi sudah lelah menunggu balasan dari Devi. Yodi memutuskan untuk kembali pulang ke Bandung. dengan sangat sedih dan bingung Yodi berjalan dengan perlahan, sambil berharap ada balasan chat dari Devi.


Devi memang kecewa tapi sekarang sudah sedikit Ikhlas menerima segala kenyataan ini. Devi mencari cara untuk membalaskan dendamnya. dia berpikir di atas tempat tidur sambil memegang handphone. dia pergi ke kamar mandi, Devi berendam di kamar mandi agar pikirannya sedikit relax dan bisa berpikir jernih. tiba-tiba Devi mempunyai rencana untuk membalas Shanti. dia buru-buru membereskan mandinya.


Sementara itu di rumah Shanti kedatangan barang yang sangat banyak. ibunya Shanti kaget ada apa ini?? banyak sekali kiriman barang. ibunya Shanti belum tau bahwa Shanti sudah ada di kamarnya. ibunya mengira ini barang-barang Shanti, lalu ibunya menyuruh tukang kirim barang untuk menaruh di kamar Shanti. ibunya Shanti berjalan ke arah kamar Shanti dan membuka pintu kamar Shanti. ternyata Shanti ada di kamar sedang tiduran sambil menangis. Shanti langsung membelakangi ibunya ketika dia tau ibunya masuk ke kamar.


"dek... kamu ada di sini, itu ada barang-barang kamu tuh udah nyampe" kata Shanti


"taro ajah mah" kata Shanti


"taro di mana?? kamu dong yang nyusun" kata ibunya Shanti


"dimana ajah mah... nanti aku beresin" kata Shanti


"kebiasaan... dek, kamu itu udah dewasa harus bisa mandiri jangan ngandelin mamah terus. kamu pilek hidung kamu itu kenapa??" kata ibunya Shanti


ibunya Shanti mulai curiga dengan gelagat Shanti, seperti ada hal yang di sembunyikan. tapi Shanti terus menerus menutupinya. ibunya Shanti masih fokus membereskan barang.


Sekian lama ibunya membereskan barang akhirnya beres juga, ibunya Shanti kembali ke ruang keluarga untuk menonton siaran TV. Shanti bangun lalu menaruh semua barang sesuai yang dia inginkan. satu persatu dia ingat ketika bersama dengan Yodi.


Di luar terdengar orang yang mengetuk pintu, Shanti tetap cuek dengan keadaan sekitarnya. dia fokus membereskan barang. Shanti mendengar ibunya yang membukakan pintu. karena di rumah itu hanya ada ibunya Shanti dan Shanti.

__ADS_1


Shanti mendengar di bawah seperti suara Devi. ketika ibunya memanggil Shanti ternyata memang benar yang datang Devi. Shanti tidak menghadap tapi dia hanya diam di kamar.


"Shanti ini Devi... temen sekolah kamu" kata ibunya Shanti


"udah bu ga apa-apa" kata Devi


"dia tuh gitu dari tadi tidur terus... dia pulang pun ibu ga tau, maaf ya Dev" kata ibunya Shanti


"iya bu ga apa-apa.... aku cuman mau bilang ajah sama ibu" kata Devi


"ada apa emang??" kata ibunya Shanti


"ini... aku mohon maaf sebelumnya, aku sebagai sahabat dia sedih banget. ya aku ga bisa jagain sahabat aku dari derasnya pergaulan zaman sekarang " kata Devi


"maksudnya apa ya Dev?? ibu kurang ngerti coba langsung ajah ceritanya" kata ibunya Shanti


"ya gini Bu... aku nemu video ini, aku ga tega liat sahabat aku seperti ini Bu. aku harap ibu bisa menjaganya lebih ketat lagi" kata Devi sambil pura-pura menangis


Video yang di berikan Devi itu, video yang di kirim oleh Shanti. dimana Shanti dan Yodi sedang berhubungan intim. tak ada kata-kata dari ibunya, terlihat ibunya Shanti sangat marah, jarinya mengepal sangat kencang. ibunya Shanti langsung ambil sikap dia berteriak memanggil Shanti.


"Shanti... Shanti .... sini kamu" kata ibunya Shanti


Shanti tak kunjung turun dari kamarnya, ibunya Shanti langsung pergi ke kamar Shanti. dengan sangat keras dia membuka pintu kamar Shanti. Shanti kaget melihat ibunya semarah itu, mungkin dia kira marah karena dia tidak menjawab saat di panggil. ibunya langsung menampar Shanti dan memukul badannya habis-habisan.


"anak kurang ajar... cepat kamu ajak nikah pacar kamu itu" kata ibunya Shanti


"ampun bu... ampun bu...." kata Shanti


tiba-tiba ibunya tersungkur dan pingsan, Shanti kaget ibunya kenapa. Shanti terus membangunkan ibunya.


"ibu... ibu... ibu kenapa bu??" kata Shanti


Shanti langsung pergi ke luar kamar, dan memaki Devi "woi anjing... kamu ngomong apa sama ibu??"


lalu Shanti kembali lagi membanggakan ibunya, Devi merasa kondisi tidak baik. dia langsung berlari ke kamar Shanti. ternyata ibunya Shanti sudah tak sadarkan diri.


"ibu..." kata Devi


saat hendak Devi mau membantu Shanti, Shanti mendorong sangat keras


"pergi sana pelacur berjilbab, kamu udah bikin ibu seperti ini, kurang ajar" kata Shanti


"Shan... ibu kamu harus di bawa ke rumah sakit" kata Devi

__ADS_1


mereka berdua membaringkan tubuh ibunya Shanti di meja, kepalanya ada di pangkuan paha Shanti. ibunya langsung muntah-muntah dan matanya terbuka.


"ibu... ibu ada apa sama ibu??" kata Shanti


Shanti tidak mengerti hal ini, dia mengira ibunya hanya tertidur. sedangkan Devi sangat faham kondisi ibunya. Devi langsung memanggil ambulans.


"ibu kamu harus di bawa ke rumah sakit Shan, tunggu aku udah panggil ambulans" kata Devi


Shanti diam. dan bersikeras menanyakan apa yang Devi lakukan kepada ibunya.


"kamu ngapain ibu sih..?? pecun goblok" kata Shanti


karena rumah Shanti sangat dekat dengan rumah sakit. ambulans tiba dengan cepat. Devi tidak menjawab pertanyaan Shanti. Devi langsung pergi keluar meminta petugas rumah sakit membantu mengangkat ibunya Shanti. ibunya Shanti pun di angkat dan di tandu ke dalam ambulans. Shanti ikut dengan ambulance, sementara Devi pergi dengan mobil pribadinya.


Setiba di rumah sakit, ibunya langsung di bawa ke ruang UGD. Shanti mengurus administrasi rumah sakit dan menghubungi anggota keluarganya. Devi hanya menunggu di luar ruangan UGD. dia memberi tau Yodi.


Yodi pun datang langsung menghampiri Devi, mereka berdua melihat kondisi ibunya Shanti. terlihat ibunya terbaring dan di sampingnya Shanti yang sedang memegang tangan ibunya sambil menangis.


"sayang apa yang terjadi?? kenapa kamu kemarin ga ngangkat telepon aku??" kata Yodi


"saat itu Shanti kirim video ini ke aku, dan dia video call aku saat kalian telanjang. ya aku ke pikiran ajah aku ngelaporin ini semua sama ibunya" kata Devi


"oke sayang denger baik-baik. betul itu video aku, tapi itu video aku dulu bukan pas waktu itu. ya begitulah percintaan kita, tapi jujur saat aku jadian sama kamu aku ga ada apa-apa lagi sama dia" kata Yodi


"lalu kenapa kalian berdua di kostan dalam keadaan telanjang??" kata Devi


"aku mau mandi sayang... dia tiba-tiba masuk kamar mandi. dia mau hamil sama aku, aku langsung keluar dari kamar mandi dan mau berangkat kerja, mau pake baju. aku ga tau dia membuka bajunya. lalu dia nge hubungin kamu" kata Yodi


"beneran ceritanya seperti itu??" kata Devi


"bener sayang... kamu ga percaya sama aku??" kata Yodi


"iya aku percaya sama kamu" kata Devi


keluarga Shanti pun datang, dan masuk ke ruangan UGD terlihat Shanti langsung ke luar ruangan. menjauhi keluarganya. lalu menghampiri Yodi.


"puas kamu" kata Shanti sambil mendorong Yodi


Shanti baru sadar akibat menahan pukulan dari ibunya, tangan kirinya keseleo. dia pergi dari rumah sakit sambil memegang tangannya yang kesakitan. Shanti pergi entah mau kemana??


Kaka Shanti datang menghampiri Yodi dia bertanya "Yod sebenarnya ada apa??" kakaknya melirik kepada Devi. lalu kakaknya berkata kembali "ini cewek kamu??"


"iya kak" kata Yodi

__ADS_1


"oh..." kata kakaknya Shanti


kakak Shanti langsung pergi kembali ke dalam ruangan.


__ADS_2