Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Ingin Membunuhnya


__ADS_3

Langit sore kali ini tiba-tiba mendung di sertai angin yang begitu kencang tetapi suhu udara yang sangat panas. hal ini di rasakan oleh Shanti yang berada di taman. selain itu air mata Shanti terus menerus menetes di pipinya. kesedihan yang mungkin tidak akan ada ujungnya. namun Shanti masih berharap hubungannya bisa kembali seperti dulu, walaupun hal itu sekarang akan sulit.


Shanti duduk di kursi taman dengan badan yang lemas, kepalanya sudah pusing. bingung kembali ke kostan akan ribut, pulang ke rumah malu sama ibunya karena kuliahnya belum beres. akhirnya dia memutuskan untuk menunggu temannya Ria.


Ria ini teman SMA dulu, memang saat SMA dia tak pernah dekat, hanya dekat ketika beberapa kali reuni. Ria sering bercerita apa saja kepada Shanti. Ria menganggap Shanti ini orang yang sangat baik dan tulus. maka sejak itu Ria menjadikan Shanti sebagai sahabatnya, hal itu bentuk terimakasih kepada Shanti.


Ria datang menemui Shanti setelah Shanti meneleponnya. Ria sudah tau apa yang terjadi karena sebelumnya Ria mendapatkan informasi dari grup SMA. Saat datang kepada Shanti Ria langsung memeluk Shanti


"loe kenapa Shan??" kata Ria


"gw putus" kata Shanti sambil menangis begitu kencang


Pelukan Shanti makin erat, Ria membiarkan dulu sejenak sampai Shanti tenang. Shanti membuka cerita semuanya kepada Ria.


"gw capek ya... gw emang cewek yang paling goblok... gw mau nikah... gw ga mau putus... bantuin gw ya bunuh si Devi" kata Shanti


"Shanti... loe tenang dulu ya, ngomong pelan-pelan sama gw" kata Ria


"intinya gw benci banget sama Devi, gw harus bunuh dia... loe mau kan bantu gw buat nge bunuh Devi??" kata Shanti


"Shan... loe jangan gegabah gitu, mending loe santai dulu, loe ceritain sama gw. masalah loe kaya gimana?? nanti gw bantu buat nyari jalan keluarnya" kata Ria


"jadi loe ga mau bantu gw?? oke... mending gw pergi, percuma loe datang kesini" kata Shanti


Shanti pergi berlari menjauh dari Ria, tapi Ria takut Shanti melakukan hal nekad. lalu Ria mengejarnya.


"shan... tunggu, oke... gw bantu loe, tapi nanti. loe mending ke rumah gw dulu yuk. kita bicara di rumah gw" kata Ria


Shanti pun mau di ajak ke rumah Ria. mereka berangkat ke rumah Ria. sesampainya di rumah Ria, Shanti di ajak kemar Ria.


"Shan... loe bisa istirahat dulu di kamar gw, mending loe mandi dulu. biar segeran" kata Ria


Shanti nurut ajah apa yang di suruh Ria, dia pergi ke kamar mandi. Shanti di kamar mandi cukup lama, terdengar suara pecahan kaca dari dalam kamar mandi. Ria langsung mendobrak pintu kamar mandinya. ternyata kaca cermin kamar mandi pecah, dan tangan Shanti berlumuran darah. Ria langsung menutup badannya Shanti dengan handuk. lalu memboyongnya ke tempat tidur. Ria langsung mengobati tangannya.

__ADS_1


"Shan... loe ga seharusnya ngelakuin ini" kata Ria


Shanti membawa baju untuk di pakainya lagi, tetapi di larang oleh Ria.


"Shan... baju loe kotor, nih pake dulu baju gw* kata Ria


"baju loe kayak cowok, loe lesbi ya??" kata Shanti


"engga lah...emang baju gw kaos semua, ya udah loe pake kemeja gw. mending loe tidur dulu istirahat dulu" kata Ria


"bener loe ga lesbi??" kata Shanti


"kaga.... kan gw sering cerita tentang cowok gw sama loe" kata Ria


"baju gw... di kostan semua" kata Shanti


"ya udah Shan... nanti gw bawain, loe istirahat dulu ajah di sini" kata Ria


"ya udah gw ikut tidur ya" kata Shanti


tak banyak lama Ria pergi ke kostan Shanti. di kostan sedang ada Yodi dan Devi. Devi melihat-lihat ruangan kostan. banyak koleksi foto-foto Yodi dan Devi. Devi mengambil salah satu koleksi foto sambil melihat-lihat di ruangan tersebut. tas Shanti, make up dan yang bikin kaget baju lingerie yang tergantung di belakang pintu kamar.


"umi... kamu cemburu ya ngeliat ini semua, sehabis ini semua aku buang ya" kata Yodi


"iya... aku sangat cemburu, dan aku akan marah kalo kamu ga ngelakuin aku seperti kepada Shanti" kata Devi


"iya pastinya... bahkan lebih dari itu mi" kata Yodi


Devi langsung memeluk Yodi, dan Devi menjatuhkan diri ke tempat tidur, posisi Devi di bawah sedangkan Yodi di atasnya.


"ayo lakukan apa yang kamu lakukan sama Shanti" kata Devi


"em... sayang, maksudnya bukan ini. kalo yang ini nanti dulu ya" kata Yodi

__ADS_1


Devi menarik kepala Yodi sehingga bibir Yodi dan Devi hampir bersentuhan.


"ayo lakukan" kata Devi


Yodi jika dalam posisi ini sangat mau terlebih posisi dan kecantikannya Devi membuat hasrat penasaran Yodi makin memuncak. tapi saat Yodi akan mencium Devi terdengar suara ketukan pintu dan orang memanggil "Yodi"


"ah... sialan, siapa sih yang datang??" kata Devi


"mi... aku buka dulu ya" kata Yodi


Yodi pergi membukakan pintu, saat di buka ternyata Ria yang datang


"eh... loe ya" kata Yodi


"Yod... sorry ganggu, gw kesini mau ngambil perlengkapan Shanti. dia ada di rumah gw" kata Ria


"ya udah tuh... beresin ajah semua" kata Yodi


tak lama Ria di persilahkan masuk, terlihat Devi keluar dari kamar. Ria sangat kaget.


"gila loe yod... parah banget loe jadi cowok" kata Ria


"loe jangan berpikir macam-macam ya" kata Yodi


"mau ga macam-macam gimana, gw liat dengan mata gw sendiri, asal loe tau ya Yod, Shanti bilang mau membunuh Devi, liat kondisi dia kaya gimana. kelaparan, kurang tidur untung gw yang datang kesini kalo Shanti nya sendiri. ga tega gw ngeliat nya" kata Ria


" halo ya... Shanti di rumah loe ya??" kata Devi


"iya gw suruh dia istirahat dulu" kata Ria


"gw ikut ke rumah loe" kata Devi


"mending jangan lah, udah gw mau ngambil bajunya Shanti"

__ADS_1


"ya udah gw bantuin biar cepet" kata Devi


__ADS_2