Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Perencanaan


__ADS_3

"Kenapa yang di katakan Tia bener semua??" kata Yodi


"maksud kamu??" kata Devi


"tadi sebelum kesini aku bertemu Shanti dulu.. " kata Yodi


"oh... jadi itu yang membuat rencana kita berubah, yang harusnya kita nikah seminggu lagi kamu berubah menjadi sebulan gitu?? biar kamu bisa pikir-pikir kembali dan kamu bisa kembali sama Shanti??" kata Devi


"sayang... dengerin aku dulu apa, kenapa aku ga boleh berpendapat di hadapan kamu??" kata Yodi


"pendapat apa?? sudah jelas kamu udah janji sama aku, terus kamu mau ubah janji itu??" kata Devi

__ADS_1


"sayang... oke kita pastikan dulu, sebenarnya aku harus nikahin kamu atau aku harus ketemu Shanti dulu??" kata Yodi


"menurut kamu??" kata Devi


"oke... sayang aku sebenarnya males banget ketemu Shanti lagi, tadi aku ketemu dulu membujuk dia karena kamu nyuruh aku buat ketemu lagi sama dia. tapi Shanti ga mau sama sekali ngobrol sama aku" kata Yodi


"ya... aku mau menikah sama kamu, tapi Shanti bagian dari sahabat aku. aku mau kita baikan lagi seperti dulu. aku ga tau bagaimana caranya buat temenan lagi sama dia. itu ajah" kata Devi sambil menangis


"terus apa maksud kamu dengan omongan Tia??" kata Devi


"seharusnya kamu ga melakukan seperti itu tadi, emang aku yang salah. aku perlu berbicara sama dia" kata Yodi

__ADS_1


"kamu ga ngerti apa maksudnya dia, Tia ga setuju dengan hubungan kita. dia mencoba menghalangi hubungan kita" kata Devi


"tapi aku harus ngobrol sama dia" kata Yodi


"sudah lah jangan terlalu di pikirin, kita fokus dengan hubungan kita dulu" kata Devi


hari sudah semakin malam, dan hujan gerimis. semuanya sudah mau istirahat dan tidur. keluarga Devi sudah terbiasa kalo Tia tidak ada di rumah, karena Tia sering sekali menghabiskan waktunya pergi camping ke gunung. jadi keluarga pun tidak khawatir mencarinya. tapi di sisi lain mereka belum tau bahwa kali ini Tia sedang ada masalah dengan Devi.


Memang Tia tidak pergi jauh, hanya beberapa kilometer sajah dari rumahnya. dia tinggal di sebuah yayasan tempat dia mengajar. karena selain camping Tia juga sering tidur di sana dengan muridnya. loyalitas dan kedermawanan Tia membuat warga sekitar melindungi keberadaannya Tia. terlebih fitnahan ulama yang secara popularitasnya terganggu. ulama yang mempunyai kepentingan pribadi dan tanpa kontribusi. hanya bisa berbicara di atas mimbar lalu mendapat komisi.


Tia memang berbeda, dia tulus dan ikhlas mengajarkan baik anak-anak, orang dewasa bahakan ibu-ibu. kontribusi Tia di dalam bersosialisasi sangat baik. dia bisa membangun mental warga sekitar, mempersatukan ketika perbedaan dalam golongan islam. bahkan mengelola keuangan sedekah untuk di salurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan tepat sasaran. dia tidak sendiri melakukan itu semua, dengan anak didiknya yang sudah memenuhi kualitas mereka membangun seperti membangun sebuah peradaban.

__ADS_1


Maka dari itu Tia lebih nyaman tinggal di sana, ketimbang tinggal di rumahnya sendiri. keluarganya tidak ada yang tau, bahwa Tia ini seorang seper hero di wilayah lain. jadi Tia pantas di berikan sebuah rumah oleh seorang donatur, untuk dia tinggal.


__ADS_2