Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Putus


__ADS_3

Hari sudah berganti, matahari bersinar terang pada siang kali ini. saat cuaca panas seperti ini Devi harus kembali ke Bandung karena bahan meeting ayahnya tertinggal. Devi memanfaatkan momen ini untuk bertemu kembali dengan Yodi.


Shanti yang sejak subuh tadi tertidur kini dia terbangun dengan kepalanya yang begitu pusing. tak terlihat ada Yodi di kostan itu. kejadian semalam membuat Shanti tak ingin mencarinya. karena begitu kesal dia tidak di ajak ke pantai, bukan ingin refreshing saja, ada suatu hal yang ingin dia lakukan di sana bersama Yodi. kepalanya sangat pusing karena sudah dua hari kurang tidur, Shanti langsung berangkat ke apotek untuk membeli obat.


Di sebuah mall, yodi sedang menunggu kedatangan Devi ke Bandung. karena ada urusan dadakan jadi Devi berangkat kembali ke Bandung. kali ini dia membawa mobil sendiri, karena untuk mempersingkat waktu. Yodi tidak memikirkan perasaan Shanti sedikit pun. justru Yodi bersantai kembali dengan Devi. demi bertemu dengan Devi bukan hanya Shanti yang di tinggalkan tapi pekerjaan pun dia tinggalkan. surat peringatan dari HRD sudah menunggu di ruangan Yodi yang di titipkan kepada Pak Jibril sebagai atasannya.


Devi sudah sampai di Bandung, dia langsung menuju mall tempat mereka akan bertemu. setelah bertemu Devi memarkirkan mobilnya di tempat parkir mall, mereka berniat akan makan di sebuah cafe yang tak jauh dari mall. Mereka berjalan santai sambil menikmati hari yang cerah ini. ketawa bareng, bercanda begitu asyik pertemuan mereka, di tambah hari ini masih momennya liburan sekolah. kondisi jalanan di kota sangat ramai sekali.


Mereka melintasi sebuah apotek, yang dimana Shanti sedang berada di situ. saat hendak Shanti membayar obat dia melirik ke arah kaca apotek di pinggirnya. di situ terlihat Yodi sedang berjalan sambil berpegangan tangan dengan wanita. Shanti tidak mengetahui siapa wanita itu?? Shanti sangat curiga dengan hubungan mereka, sangat jelas mereka mempunyai hubungan lebih dari sekedar teman, karena sangat jelas di depan Shanti mereka begitu asyik berpegangan tangan sambil bercanda tawa. kebetulan saat Shanti memperhatikan mereka Devi menoleh ke arah apotek, jadi Shanti sangat jelas bisa melihat siapa yang bersama Yodi itu. dan ya wajahnya tidak asing lagi. tiada lain dia adalah sahabat Shanti ketika saat mereka sekolah.


Setelah bayar obat Shanti berlari keluar mengejar Yodi yang sedang jalan berdua dengan Devi. karena jalanan ramai sulit Shanti mengejar Yodi. akhirnya Shanti berteriak memanggil Yodi "hubby...." kata Shanti Yodi membalikan badannya ternyata itu Shanti. tak ada rasa takut atau kaget yang di rasakan oleh Yodi. Devi pun ikut membalikan badannya dan mencari siapa yang memanggil. bukan hanya mereka tapi orang yang berada di sana semuanya melihat ke arah Shanti. Devi tidak mengenali siapa wanita yang berteriak hubby itu. karena jaraknya cukup jauh, jadi kurang jelas. tapi Devi seperti mengenalnya. Yodi dengan cueknya melanjutkan perjalanan mereka. Shanti sadar dan gengsi jika dia mendekat kepada mereka. Shanti hanya diam dan pergi berlari ke arah kostan sambil menangis.


"sayang... cewek tadi manggil kamu?? mukanya mirip Shanti ya" kata Yodi


"ah... bukan deh, manggil ayahnya kali" kata Yodi


"oh... kirain manggil ke kita"


Yodi dan Devi melanjutkan perjalanan menuju cafe. sementara Shanti pulang ke kostan dalam keadaan menangis. mereka pun sampai di sebuah cafe dan makan bersama. waktu mereka tidak lama karena Devi harus bertemu dengan ayahnya.

__ADS_1


"sayang... nanti sore ketemu lagi ya, aku mau ngasih barang ayah ku dulu" kata Devi


"oh ya udah... janji ya kita ketemu lagi ya nanti" kata Yodi


"iya dong harus... mumpung aku ada di sini" kata Devi


"ya udah hati-hati di jalan ya sayang...!!" kata Yodi


"bye..." kata Devi


Saat Yodi menunggu sore hari. Yodi pulang ke kostan. Di kostan Shanti sudah menunggu, karena mungkin Yodi akan pulang ke sini. begitu pulang Shanti mengajak bicara Yodi dengan nada marah dan kesal.


"ya terus emang kenapa??" kata Yodi


Shanti semakin kesal mendengar jawaban dari Yodi barusan Shanti langsung mendorong Yodi ke arah pintu, sehingga punggung Yodi terhempas ke pintu.


"brengsek kamu Yod.... kamu anggap hubungan kita itu apaan??" kata Shanti


"kamu ga nyadar apa?? dari awal juga aku ga pernah cinta sama kamu. kamu cuman pelarian aku doang, daripada aku ga punya pacar ya udah kita jalanin" kata Yodi

__ADS_1


"anjing... kamu Yod, kamu udah ngerusak hidup aku. kamu udah menghancurkan masa depan aku. almarhum ayah kamu itu bakal kecewa liat kelakuan kamu kaya gini" kata Shanti


dengar kata Shanti Yodi langsung emosi. Shanti di tampar sangat keras sampai terjatuh ke lantai dan di mulut nya mengeluarkan darah. Sambil Yodi berkata "kamu jangan bawa-bawa almarhum ayah aku"


Shanti mengerang kesakitan dan memegang bibirnya, Shanti kaget melihat darah di mulutnya, sambil mengusap darahnya, Shanti bangun dan berkata "kenapa?? ga terima?? baru segitu ajah ga terima, aku harus terima masa depan aku yang kamu hancurkan"


"kamu jangan pernah mempertahankan hubungan kita dengan membawa-bawa almarhum ayah aku, mulai sekarang kita putus" kata Yodi


"apa?? demi dia kamu rela tampar aku, orang tua aku ajah ga pernah nyakitin aku, terus kamu rusak hidup aku. Setelah kamu menghancurkan kehidupan aku, kamu putuskan aku dan memilih pergi sama dia, apa sih kehebatannya dia??" kata Shanti


"ngaca donk... liat dia pake hijab, kelakuan nya baik. liat kamu wanita macam apa?? baju seksi tidak mencerminkan wanita baik" kata Yodi


"jadi cuman itu kamu tergila-gila sama dia, asal kamu tau. aku seperti ini karena kamu sendiri. kamu renggut keperawanan aku, kamu rubah penampilan aku. jika bukanlah karena kamu yang suka. aku keluar SMA dulu ingin sekali memakai hijab. itu sebuah impian aku. tapi kamu menghancurkan semua impian aku" kata Shanti


"alasan saja... suka-suka kamu ajah" kata Yodi


"oke jika kamu itu yang di pilih, aku terima segala keputusan kamu. asal kamu tau, kamu ga pernah akan ngerasain kebahagiaan sama dia" kata Shanti


Shanti langsung pergi ke luar mencari tempat untuk menyendiri.

__ADS_1


"sok tau kamu... aku udah bahagia sama dia" kata Yodi


__ADS_2