Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Bayar Hutang


__ADS_3

Seminggu telah berlalu, dimana Yodi dan Devi sudah selsai bulan madu, saatnya mereka bekerja kembali. kali ini Yodi sebagai direktur Cafe. tentunya Yodi banyak belajar bagaimana mengelola sebuah cafe dari ayahnya Devi. walaupun sudah belajar tapi Yodi masih tidak paham, sehingga pengelolaan masih di pegang oleh Devi. jadinya mereka sering bertemu dan kemana-mana selalu berdua. terlebih untuk Devi bekerja bareng suami menambah semangat, apalagi dia harus memberikan arahan kepada Yodi. banyak hal yang lucu-lucu saat mereka bekerja.


Waktu demi waktu mereka kian lebih harmonis, banyak sekali yang iri melihat hubungan mereka. tapi di balik kegembiraan mereka ada satu yang kurang. Devi ingin cepat-cepat dapat buah hati. di sela kesibukan mereka membicarakan tentang anak.


"bi... kamu bosen ga sih, kita berhubungan tiap hari??" kata Devi


"bosen apanya?? buktinya aku selalu semangat, apalagi lawannya wanita paling cantik sedunia" kata Yodi


"mulai deh gombalnya, aku takut kamu bosen bi" kata Devi


"engga dong mi... sampai tua pun aku ga akan bosen" kata Yodi


"bener nih...?? nanti aku kurus, keriput kamu masih mau??" kata kata Devi


"yah kalo umi kaya gitu, aku juga udah bau tanah. nyari yang lain juga ga akan ada yang mau hahahaha" kata Yodi


"ih... kok gitu?? tuh kan bener" kata Devi sambil cemberut


"engga dong mi... becanda, aku cuman bikin kamu cemberut ajah. tuh kan kamu cantik banget kalo cemberut kaya waktu aku liat kamu dulu. langsung jatuh cinta" kata Yodi


"becandanya jelek... abi mah gitu ih" kata Devi


"sini... sini... umi, umi ga perlu takut aku bosen sama umi. pokoknya mau umi kaya gimana pun, aku bakalan cinta sama umi" kata Yodi


"yeh... udah ah malu di kantor, jadi pingin cepet pulang" kata Devi


"em... baru ajah nyampe kantor udah mau pulang lagi" kata Yodi


"bi... kalo sering kaya gitu kayanya kita bisa cepet punya anak" kata Devi


"masa sih...?? umi pingin cepet-cepet hamil ya??" kata Yodi


"iya bi... em kayanya anak kita mukanya kaya gimana ya??" kata Devi


"kalo cowok ganteng kaya abi nya, kalo cewek cantik kaya uminya" kata Yodi


"ah... abi becanda melulu. bi.. kamu mau punya anak berapa??" kata Devi


"em... berapa ya?? umi mau berapa??" kata Yodi


"tiga ajah deh..." kata Devi

__ADS_1


"aku sih pinginnya enam kali ya" kata Devi


"wah... rame dong nanti di rumah kita" kata Devi


"iya dong pasti seru se isi rumah" kata Yodi


saat asik membicarakan anak, ada chat masuk ke handphone Devi. chat itu dari Shanti ternyata.


"assalamualaikum... hay Dev apa kabar?? minta no rekeningnya dong, aku mau bayar semua hutang aku" sebuah chat dari Shanti


Devi tidak langsung membalas, Devi memberi tau Yodi kalau dia akan mentransfer uang sesuai perjanjian.


"bi... lihat pesan ini. jadi gimana??" kata Devi


"ya udah biarin ajah deh, jangan di balas" kata Yodi


"ya udah" kata Devi


Devi tak membalas pesan dari Shanti, pesan itu hanya di baca saja. tapi Shanti ga berhenti di situ, Shanti merasa bertanggung jawab atas janjinya. walaupun Devi tidak memenuhi janjinya. Shanti menelepon Devi. tapi Devi tak mengangkat teleponnya. Shanti terus menerus menghubungi Devi. dan Devi sangat terganggu. dan akhirnya Devi memberikan handphonenya kepada Yodi. Devi menyuruh Yodi yang mengangkat.


"halo" kata Yodi


"walaikumsalam ada apa ya??" kata Yodi


"hay Yod" kata Shanti


"hay juga... Kenapa??" kata Yodi


"minta no rekening Devi" kata Shanti


"Devi nya lagi sibuk, telepon lagi ajah nanti" kata Yodi


"oh... oke" kata Shanti


Shanti menutup teleponnya. dan dia ingat di mobile banking ada no rekeningnya Yodi. tanpa kata-kata Shanti mentransfer ke rekening Yodi. Yodi memang jelas tidak tau bahwa ada transferan dari Shanti. Shanti mengirimkan foto bukti transfer lewat chat dengan Devi


"Dev... maaf aku sudah ganggu, aku sudah bayar semua, aku lebihkan anggap ajah itu kado pernikahan kalian" kata Shanti lewat chat


Devi sangat kaget ketika membaca pesan chat dari Devi. ternyata dia mengirim bukti transfer. dan dana itu sudah di transfer melalui rekening Yodi.


"abi... Shanti transfer ke kamu, liat chat ini" kata Devi

__ADS_1


"hah... kenapa sih si Shanti segitunya, maunya apa??" kata Yodi


Devi menelepon balik Shanti, dan dia berbicara dengan Shanti.


"assalamualaikum Devi, ada apa nih kayanya urgent banget" kata Shanti


"Shan... apa maksud kamu, pake transfer segala. bukankah perjanjian kita sudah batal" kata Devi


"oh... ya kamu ga ngasih tau aku, kenapa perjanjian itu aku ga tau??" kata Shanti


"inget ya Shan... kali ini Yodi milik aku seutuhnya, jadi udah lah jangan berharap Yodi menemui kamu lagi. aku akan balikan lagi uangnya" kata Devi


"Vi... loe tuh masih pinter kaya dulu ya, tapi sayang hati kamu busuk. sehingga berfikiran seperti itu. padahal gue mau mempertanggung jawabkan janji gw sama loe. tidak ada yang lain. ingat.. kamu sendiri yang bikin aturan tapi kamu sendiri yang keberatan menjalankan aturannya " kata Shanti


Devi sangat kesal, dia langsung menutup teleponnya dan berbicara serius kepada Yodi.


"bi... aku ga mau kalo kamu berurusan lagi sama Shanti. aku ga rela kamu jalan lagi sama Shanti, please kamu janji akan mencintai aku selamanya" kata Devi


"iya mi... tenang ajah, nanti aku balikin uangnya ajah. sini aku telepon" kata Yodi


"ga bisa bi... kamu ga boleh komunikasi sama dia. udah ga ada, nanti kamu bawa uangnya dan aku nanti berikan kembali kepada Shanti" kata Devi


"iya silahkan mi... cuman aku takut ajah kamu melakukan sesuatu kepada Shanti jika langsung bertemu" kata Yodi


"iya bi... aku janji mengontrol emosi aku, mungkin kalo aku langsung tidak akan ada apa-apa" kata Devi


"emang umi mau kapan ketemu dia??" kata Yodi


"secepatnya... mungkin besok aku bakalan ke Bandung menemui Shanti. ya sekalian ajah aku mau nyoba nginep di rumah kamu" kata Devi


"ya udah nanti pulangnya kita mampir dulu ke ATM" kata Yodi


"iya bi... maafin aku ya bi" kata Devi


"umi ga usah minta maaf, persoalan kamu persoalan aku juga. inget aku ini suami kamu yang bakalan jagain kamu selamanya" kata Yodi


"iya makasih bi... aku percaya sama kamu" kata Devi


"ya udah yuk kita kerja lagi, jadi yang ini gimana mi??" kata Yodi


Pada akhirnya Yodi dan Devi kembali bekerja, dan Yodi selalu bertanya kepada Devi. Devi masih semangat jika ada sesuatu dalam diri Yodi.

__ADS_1


__ADS_2