Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Menentukan Hari Pernikahan


__ADS_3

Pagi ini Yodi menuju ke Jakarta. untuk mengadakan pertemuan dan perencanaan nikah antara Yodi dan Devi. tidak ada kendala dalam perjalanan Dengan cepat mereka sampai di Jakarta. dan keluarga Devi sudah menunggu kedatangan keluarga Yodi.


Mereka bertemu di sebuah restoran terbuka, suasananya benar-benar hangat. hidangan yang di nikmati adalah hidangan untuk di pesta pernikahan nanti. ke dua keluarga begitu akrab ngobrolnya. walaupun mereka baru bertemu.


Tapi entah kenapa hati ibunya Yodi merasa kurang tenang. ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya. tapi ibunya Yodi tidak terlalu memikirkan hal itu. dia menganggap sebuah hal yang mungkin akan menghalangi niat baik anaknya. sesaat ibunya Yodi bercerita tentang Yodi. ketika Yodi memutuskan bertunangan dengan Shanti.


"ibu sama bapak... sekali lagi kami berterimakasih atas semua ini. sebenarnya saya juga ga nyangka, anak saya meminta sama saya buat memastikan tanggal pernikahan. padahal sebelumnya dia sudah tunangan tapi sampai kemarin masih ajah ngambang ya tau-tau dia bilang mau nikah kirain sama yang kemarin taunya sama Devi" kata ibunya Yodi


Yodi hanya diam dan merasa cerita itu padahal tidak penting untuk di ceritakan. dan cerita itu pula membuat citra yang sangat buruk untuk Yodi. ke dua orang tua Devi menjadi sedikit berhati-hati dalam menilai calan menantunya itu. ada sebuah perasaan yang khawatir dalam benak ke dua orang tua Devi. tapi Devi selalu meyakinkan bahwa Yodi yang terbaik buat dirinya.


Dalam pertemuan keluarga itu. lagi-lagi Tia ga hadir. dengan alasan Tia ga perlu ikut dengan acara seperti itu. dan orang tua Devi memahami. karena di dalam keluarga Tia orang yang di anggap selalu bertentangan pendapatnya dengan yang lain. padahal ide-ide darinya selalu matang dan brilian.


"oh iya Vi... papah mau nanya, emang kalian pacaran udah berapa lama??" kata ayahnya Devi


"iya lumayan pah..." kata Devi


"lumayan bagaimana?? kamu cerita waktu ya ada 2 mingguan pas mamah ngisi seminar di Bandung. kamu bilang itu cuman temen. baru ketemu lagi kan" kata mamahnya Devi

__ADS_1


"iya mah... pah... ibu... sebenarnya kita pacaran masih baru, tapi kita udah saling kenal sejak lama. sejak sekolah dulu" kata Devi


"oh... jadi kalian satu sekolah juga, berarti kenal sama Shanti dong" kata ibunya Yodi


"em... iya bu" kata Devi sambil tersenyum malu


Perasaan Devi udah ga enak, udah ga ada mood lagi dalam pertemuan ini. Devi siap-siap di sidang oleh ke dua orang tuanya. pada saat itu pula Devi izin untuk ke toilet.


"semuanya maaf aku tinggal dulu, mau ke belakang dulu sebentar" kata Devi


Sementara itu di meja makan masih pada ngobrol, dan tibalah saat keputusan pengambilan tanggal untuk pernikahan.


"ibu... apa mereka ini ga kecepatan gitu ya, tiba-tiba langsung menikah??" kata mamahnya Devi


"iya ya... walaupun mereka udah temenan, tapikan tetep pacaran mereka paling ya baru semingguan" kata ibunya Yodi


"iya saya juga merasa begitu, padahal santai ajah dulu" kata ibunya Yodi

__ADS_1


"iya jadi gimana bu, mau di sepakati kapan??" kata ayahnya Devi


"ah... saya mah ikut ajah, buat saya kapanpun juga insyaallah setuju" kata ibunya Yodi


"ya kalo gitu kita tanya sama Yodi nya. kapan Yod??" kata Yodi


"insyaallah saya sih atau kita itu pinginnya hari Minggu ini, dan Devi juga sudah mengkondisikan semuanya untuk hari Minggu" kata Yodi


" ini beneran mau cepet-cepet??" kata ibunya Devi


"insyaallah ibu.. kita udah sepakat" kata Yodi


"oh... ya udah kita sepakat ajah bersama, bismillahirrahmanirrahim insyaallah pernikahan anak kita Devi dan Yodi akan di selenggarakan hari Minggu ini. buat akad nikahnya pagi-pagi resepsinya di malam harinya" kata ayahnya Devi


"insyaallah..." kata semua orang yang ada di situ


dan hari pernikahan sudah di tentukan walaupun banyak hal yang harus di benahi dari ke dua pihak. dengan kondisi ke dua orang tua mereka saling meragukan pernikahan anaknya.

__ADS_1


__ADS_2