
Sore ini Yodi bersiap untuk pergi ke Jakarta menemui orang tua Devi. saat perjalanan ada sesuatu yang mengganjal di benak Yodi, yaitu sesuatu yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. dimana Devi menyuruh membagi cintanya Yodi bersama Shanti. hal itu cukup berat buat Yodi, perasaan Yodi yang sangat sayang kepada Devi tak mau membagi cintanya dengan Shanti. tapi sore ini Yodi menggunakan pikirannya untuk memikirkan Shanti. Yodi melihat langsung bagaimana hancurnya Shanti. bagaimana kuatnya seorang Shanti masih menjalani hidup dengan beban seperti ini. Yodi sedikit mengingat hari-hari kebelakang ketika masih pacaran dengan Shanti. satu hal saja yang membuat hati Yodi lemas, dan meneteskan air matanya. Shanti tak pernah meminta balasan atas segala pengorbanannya.
Hal itu yang membuat Yodi tergerak untuk menemui Shanti. Yodi sudah mendapatkan informasi dari Devi dimana sekarang keberadaan Shanti. Yodi langsung berangkat mencari alamatnya Shanti terlebih dahulu sebelum dia ke rumah Devi.
Tidak sulit untuk menemukan alamat Shanti, dengan bantuan aplikasi maps di handphonenya sekali jalan langsung ketemu diaman Shanti nge kost. memang jelasnya Yodi belum tau mana kostan yang di tempati Shanti. selain masuk gang, Yodi tak berani berjalan menelusuri gang dan menanyakan kostan Shanti. mungkin orang sekitar masih belum kenal dengan Shanti. sambil beristirahat Yodi diam dulu di pinggir jalan depan gang arah ke kostan Shanti.
Matahari mulai terbenam, suara pengajian di mesjid sudah berkumandang. sebentar lagi akan memasuki adzan magrib. saat Yodi akan menyalakan mobilnya, di depan terlihat Shanti sedang berjalan. Yodi buru-buru keluar dari mobilnya. Shanti yang berjalan hanya menunduk tiba-tiba Yodi sudah di depannya.
Shanti kaget, dia memandang ke arah muka Yodi. menggigit bibirnya dan tangannya mengepal. Shanti menghindar dari Yodi, dia berjalan sangat cepat. tapi Yodi mengejarnya dan menarik tangan kanan Shanti. Shanti tak mau melihat ke arah Yodi.
"Shan... aku ngomong sama kamu" kata Yodi
__ADS_1
Shanti hanya diam, dan menangis. wajahnya pun di paksa oleh Yodi untuk memandang wajah Yodi. tenaga Yodi yang begitu kuat, Shanti tak mampu menahannya. walaupun wajah saling berhadapan matanya Shanti tak mau melihat sedikit pun wajah Yodi.
"Shan... dengerin aku dulu, Devi yang menyuruh ku datang kesini" kata Yodi
tak ada satupun kata yang terucap dari bibir Shanti, Shanti hanya melepaskan pegangan dari Yodi. dan pergi menuju kostan. saat Shanti membuka pintu gerbang kostan Yodi mengatakan sesuatu kepada Shanti.
"aku mau nikahin kamu" kata Yodi dengan nada yang sangat berat untuk di ucapkan
Shanti melihat ke arah wajah Yodi. tapi Shanti kembali tak berkata apa-apa justru dia meneruskan membuka gerbang dan menutup pintu gerbang, tapi sayang pintu gerbang itu di tahan oleh Yodi. Yodi mengejar Shanti ke dalam, Yodi memaksa Shanti untuk mendapatkan jawaban dari Shanti. Yodi memeluk Shanti dari belakang. Shanti pun terdiam dan mulai Shanti berbicara
"aku minta maaf sama kamu" kata Yodi
__ADS_1
"maaf ga bisa mengembalikan apa yang aku punya" kata Shanti
"tapi cinta dari aku, itu kamu masih punya" kata Yodi
"cinta yang mana?? aku ga pernah merasakan cinta dari kamu, dan kamu sendiri yang bilang kamu ga pernah cinta sama aku" kata Shanti
"selama 5 tahun kita bersama" kata Yodi
"selama 5 tahun masa depan ku kamu rusak, itu yang di namakan cinta??" kata Shanti
di kata-katai seperti itu Yodi naik pitam "Devi menyayangimu, dia mau aku kembali sama kamu. walaupun berat baut dia dan harus membagi cinta aku Devi dan kamu" kata Yodi
__ADS_1
Shanti tersenyum sinis "hari ini ga usah bingung, kamu ga perlu jadi cowok aku lagi. fokus cinta mu kamu berikan sama dia. walaupun aku masih cinta sama kamu" kata Shanti sambil berlari menuju kamar dan mengunci pintu kamarnya.
Yodi hanya bisa memanggil-manggil Shanti dari luar, Yodi terus mengetuk pintunya tapi pintu kamar Shanti masih belum di buka. Yodi menyerah kali ini