Surga Palsu Mu

Surga Palsu Mu
Rasa Cinta Ku


__ADS_3

Sore ini Yodi bekerja agak nakal yang seharusnya pulang sekitar jam 3 ini baru jam 2 dia udah ke loker ganti baju. ketidak sabarannya ingin bertemu dengan Devi dia berani melawan aturan perusahaan. pada saat di loker Yodi nge chat Devi


"Dev... lagi di mana??" kata Yodi


"aku lagi di kamar" kata Devi


"oh... aku udah pulang, jalan yuk" kata Yodi


"loh... udah pulang lagi ya, jalan kemana??" kata Devi


"jalan kemana ya, bebas lah cari tempat di sekitar hotel ajah" kata Yodi


"boleh... yuk, aku siap-siap dulu ya" kata Devi


"sip... aku jemput ke kamar kamu ya" kata Yodi


"iya" kata Devi


Yodi ngajak jalan Devi tadinya iseng, tapi saat Devi memutuskan untuk jalan sama Yodi, Yodi mendapatkan sinyal cintanya kembali. sungguh bahagianya hati Yodi bahkan sampai lupa dengan kekasihnya Shanti. Yodi langsung berangkat menuju kamar Devi sesudah ganti baju. dan saat di lift Shanti nge chat kepada Yodi


"by... aku udah ada di rumah, beres kerja cepet ke sini ya" kata Shanti


Yodi hanya menjawab dengan singkat "iya"


"kamu udah makan belum" kata Shanti


"udah" balasan dari Yodi


"kamu lagi sibuk" kata Shanti


"iya" kata Yodi


"ya udah... semangat kerjanya, jangan lupa jaga kondisi" kata Shanti


Yodi tidak menjawab lagi, kali ini komunikasi antara Yodi dan Shanti semakin buruk. Yodi sudah males komunikasi dengan Shanti. terlebih niatan Yodi ingin menyatakan cintanya kepada Devi dulu, jika di terima Yodi siap untuk memutuskan Shanti. saat ini Yodi masih menyembunyikan hubungannya dengan Shanti dari Devi.


Sesampainya Yodi di depan pintu kamar Devi, Yodi langsung menekan bell. ada jawaban dari dalam.


"sebentar" kata Devi teriakan dari dalam


Yodi masih menunggu di luar, dia berdiri sambil melihat-lihat sekitar kamarnya Devi. tak lama Devi membukakan pintu.


"eh... kamu Yod, masuk dulu Yod aku masih beres-beres" kata Devi


"mamah kamu udah pulang" kata Yodi sambil masuk ke kamar Devi

__ADS_1


"iya ini aku baru beres nganterin ke travel" kata Devi


"waduh... aku ganggu istirahat kamu dong" kata Yodi


"engga juga... lagian ngapain juga aku diem di kamar, bikin gabut ajah" kata Devi


"oh... gitu, eh awas jangan ninggalin barang berharga di kamar ya kalo bisa mending di bawa ajah" kata Yodi


"oh gitu... laptop aku simpen di sini ga apa-apa??" kata Devi


"em... mening di bawa deh, jaga-jaga ajah sih" kata Yodi


"oh gitu ya... tapi berat juga kalo di bawa hehehehe" kata Devi


"ada tas nya ga?? biar aku ajah yang bawanya" kata Yodi


"ada sih... tapi ga apa-apa aku ngerepotin??" kata Devi


"ya engga apa-apa, daripada kenapa-napa di simpen di kamar" kata Yodi


"oh... ya udah, makasih ya sebelumnya. nanti aku traktir makan deh* kata Devi


"iya siap... yuk berangkat" kata Yodi


"eh... kita mau ngapain di sini??" kata Devi


"em iya-ya ngapain ya, kita nonton ajah deh" kata Yodi


"boleh ajah sih... cuman aku suka ketiduran kalo nonton hehehehe" kata Devi


"loh... kok bisa sih hahahaha, ya udah gimana kalo kita karoke??"


"boleh... boleh..." kata Devi


akhirnya mereka memutuskan untuk karoke. langsung masuk ke tempat karoke.


"Yod... kamu bisa nyanyi emang??" kata Devi


"iya bisa.. kan aku anggota paduan suara waktu SMA* kata Yodi


"oh... iya bener, modal paduan suara ajah udah bisa nyanyi ya hahaha" kata Devi


"ya lumayan lah.. kita coba ajah sekarang." kata Yodi


"boleh-boleh... eh, kalo ngomong tentang SMA aku suka inget sama Shanti ya, pingin banget aku ketemu dia, abis ini kita ke rumah dia yuk... cobain ajah kali ajah dia masih di yang dulu" kata Devi

__ADS_1


mendengar ajakan Devi, Yodi langsung terdiam. ngajakin jalan Devi ajah ini sebuah strategi takutnya Shanti ketemu Devi nanti di rumah, rencana Yodi pasti akan berantakan kalo mereka bertemu.


"eh... kan kamu mau ke rumah aku" kata Yodi


"oh... iya-ya aku lupa, ya udah kita sing a song dulu" kata Devi


"gass keun lah" kata Yodi


"kamu mau nyanyi apa??" kata Devi


"ini nih... aku suka" kata Yodi sambil mengetik lagu pilihannya


"loh... ini band favorit aku loh, kamu suka juga??" kata Devi


"iya... aku juga band favorit juga. wah kita sama, jangan-jangan" kata Yodi


"jangan-jangan apa??" kata Devi


"jangan-jangan kita bakalan nyanyi band ini se album hahahaha" kata Yodi


"boleh juga... keren" kata Devi


sejam telah berlalu, mereka asik berkaraoke bersama. Yodi sambil bergaya layaknya vokalis lalu sambil joget-joget. Devi pun tertawa liat kelucuan dari Yodi. dan saat mesin karoke meminta satu lagu lagi, Yodi memilih lagu romantis yang dimana liriknya mewakili perasaan dia. Devi pun sangat setuju pemilihan lagu dari Yodi. saat di mulai Yodi sangat menghayati lagu tersebut dan pada bagian Devi, sama juga Devi menghayati lagu tersebut. mereka saling bertatapan layaknya mengutarakan isi hati mereka masing-masing. dan pada saat beres lagu mereka masih tetap saling memandang tanpa berkata apa-apa. bibir mereka saling mendekat, suasana kian romantis ketika Devi bersiap untuk memberikan bibirnya ke pada Yodi, dan Yodi pun sangat berhasrat untuk mencium bibir Devi. hampir sajah kena, Yodi tersadar lalu dia memberikan 2 jari tangannya ke bibir Devi. Devi yang sedang menutup matanya kaget karena memberikan 2 jari.


"engga jadi" kata Yodi


"kenapa??" kata Devi


"aku menghargai hijab mu" kata Yodi


Devi baru tersadar pada saat itu "astaghfirullah ya Allah ampuni aku" kata Devi


Devi benar-benar khilaf, matanya berkaca-kaca sambil tertunduk. Devi memandang Yodi, Devi pun menangis sejenak sambil terus memperhatikan Yodi. perasaan Devi semakin jatuh cinta kala Yodi mengambil sikap seperti itu. Devi mengusap air matanya. lalu memegang tangan Yodi.


"Yod... kamu masih ingat surat terakhir yang aku kasih dulu" kata Devi


"masih Vi... surat itu masih ada di kamar ku, bahkan kalimat yang kamu tulis aku masih hafal " kata Yodi dan mata Yodi tiba-tiba berkaca-kaca lalu air mata Yodi menetes ke tangan Devi


Devi menangis bahagia mendengar jawaban dari Yodi, lalu Devi berkata "perasaan ku hari ini masih sama yang ada di dalam surat itu"


setelah Devi berkata seperti itu, dia menutup wajahnya sambil menangis. dan Yodi mengambil kepala Devi dan menaruhnya di bahu Yodi.


Yodi berkata sambil berbisik "aku menunggu, aku berharap kamu hadir di hadapan aku lagi, 5 tahun terlewati harapan aku baru tercipta lagi sekarang ini, aku mohon kamu jangan tinggalin aku lagi Vie"


Keimanan Devi sudah luntur akibat perasaannya yang terobsesi ingin menikahi dengan Yodi. Devi memeluk Yodi. dan mereka berpelukan, mereka pun jadian dan saling komitmen untuk menjalani ke jenjang pernikahan.

__ADS_1


__ADS_2