
"kamu mau bawa semua bajunya??" kata Devi
"iya ga tau lah... bawa segini dulu, asal dia ada baju ganti dulu" kata Ria
"aku ikut ke rumah kamu" kata Devi
"ngapain sayang kesana??" kata Yodi
"aku pingin ngobrol ajah sama Shanti, sekalian pulang" kata Devi
Devi, Yodi dan Ria mereka menuju ke rumah Ria untuk bertemu dengan Shanti. mereka pergi secara bersamaan.
Sampailah mereka di rumah Ria, Devi dan Yodi menunggu di taman belakang rumah Ria. sementara Ria taunya Shanti sedang berada di kamarnya. Ria hendak akan memanggil Shanti. saat di kamar ternyata Shanti sudah ga ada di kamar. Ria kebingungan tiba-tiba Shanti ga ada di kamar. Ria mencari ke toilet dan semua ruangan ternyata tak di temukan juga. lalu Ria mendatangi Yodi dan Devi.
"duh... si Shanti kemana ya??" kata Ria
"kamu bilang ada di rumah" kata Devi
"iya... tadi sih dia lagi tidur di kamar, cuman pas di cari ga ada, apa dia pulang gitu ke rumahnya??" kata Ria
"ya bisa jadi juga... ya udah aku langsung pulang ajah" kata Devi
"ya udah... hati-hati ya Vi" kata Ria
"iya... adain reuni SMA dong" kata Devi
__ADS_1
"oke nanti aku kabarin" kata Ria
"ya... balik dulu ya" kata Yodi
"iya Yod... thanks ya udah nganterin" kata Ria
"oke...!!" kata Yodi
Devi dan Yodi berpamitan kepada Ria, Devi langsung pulang ke Jakarta dan Yodi pulang ke kostan, di jalan Yodi berpisah dengan Devi. Yodi pulang sendiri jalan kaki, karena dia berhenti tidak jauh dari kostan.
Saat Yodi sampai di kostan, pintu kamar tidak terkunci. lampu dalam keadaan menyala. seperti ada orang yang tinggal di sana. Yodi heran kenapa kaya yang ada orang. dan saat membukakan pintu kostan ternyata ada Shanti yang sedang membawa makanan sambil jalan dari arah dapur.
"hey... kamu ngapain di sini??" kata Yodi
"abis masak... kenapa emang??" kata Shanti
"siapa lagi yang tinggal di sini" kata Shanti
"ga perlu... aku ga perlu di masakin sama kamu" kata Yodi
"ya ga usah makan kalo ga mau, aku bisa makan sendiri" kata Shanti
"maksud kamu apa sih Shan??" kata Yodi
"ga ada apa-apa, aku emang laper belum makan" kata Shanti
__ADS_1
"udah... lah kamu ngapain di sini?? mending kamu pergi ajah sana aku udah ga butuh kamu lagi" kata Yodi
"kamu ngusir aku?? ini tempat aku juga... apa hak kamu ngusir aku. bulan kemarin aku yang bayar kostan ini, barang-barang semuanya ini aku yang beli" kata Shanti
"Shan... kamu jangan kurang ajar ya" kata Yodi
"kenapa kalo aku kurang ajar?? nih pukul lagi bair kamu puas... seharusnya aku yang bilang kamu jangan kurang ajar sama aku. punya janji ga pernah di tepati. maunya punya cewek yang soleha, mimpi loe ketinggian Yod... cowok bajingan kaya loe, ga pantes tau ga punya cewek soleha" kata Shanti
"berisik kamu... hahaha, jadi kamu itu mau bales dendam ya?? asal kamu tau ya dengerin baik-baik. kita udah putus, dan gw udah punya cewek idaman gw. ga ada lagi cowok yang bakalan mau sama kamu, kenapa?? kamu itu perawan rasa janda tau ga sih hahahaha....." kata Yodi
kalimat itu begitu menyayat hati Shanti, air mata keluar lagi di mata Shanti.
"ya aku terima... dan kamu harus bertanggung jawab atas kelakuan kamu itu, aku masih bisa dan aku siap. aku siap jadi cewek kamu yang ke dua" kata Shanti
"apa...?? gak mungkin, cinta gw itu tulus sama Devi. aku ga akan nyakitin dia. apalagi menduakannya sama kamu" kata Yodi
"silahkan... aku udah tau kamu Yod, kita kenal bukan hari ini ajah. kita 5 tahun hidup bareng, mungkin hari ini kamu lebih memilih Devi, tapi aku selalu tetap akan di sini. Jadi cewek kamu..." kata Shanti
"gila loe Shan... loe mending pergi dari sini" kata Yodi sambil menarik Shanti, dan mendorong Shanti ke arah pintu, sehingga Shanti terjatuh dan kepalanya terbentur ke pintu
"engga... ini tempat aku" kata Shanti
"oke kalo gitu... aku ga sudi tinggal lagi sama kamu" kata Yodi sambil pergi ke luar
Yodi meninggalkan kostan dan pergi ke sebuah tempat. mau pulang tapi besok dia harus bekerja. jika pulang ke rumahnya terlalu jauh berangkat kerjanya. tapi mau tidak mau Yodi harus pulang ke rumah.
__ADS_1
Selama perjalanan hati Devi sungguh tak enak dengan Shanti, walaupun begitu Devi masih menganggap Shanti sahabatnya. dia ingin ngobrol sekali saja bersama Shanti untuk menemukan titik jalan keluarnya.
Jika Devi tau dari awal, Yodi dan Shanti sudah bertunangan mungkin saja Devi bersikap lain kepada Yodi. tapi hal ini begitu tanggung. Devi sudah terlanjur mencintai Yodi.