
Sedangkan Shanti dan Tia telah sampai rumah Yodi
"assalamualaikum" kata Shanti
"walaikumsalam" jawaban ibunya Yodi di dalam rumah
ibunya Yodi sangat senang ketika Shanti datang, mereka berpelukan.
"gimana sehat sayang??" kata ibunya Yodi
"Alhamdulillah bu... ibu gimana, sehat??" kata Shanti
"Alhamdulillah... yuk masuk" kata Shanti
Tia yang berada di belakang Shanti langsung bersalaman dengan ibunya Yodi. dan mereka pun masuk ke rumah Yodi, lalu duduk sebentar sambil menunggu ibunya Yodi menyiapkan minuman untuk di hidangkan kepada Shanti dan Tia.
ibunya Yodi datang membawa minuman dan menghidangkan minuman.
"ada apa nih tumben kesini ga bilang-bilang" kata ibunya Yodi
"Yodi ga cerita bu... aku mau ke sini" kata Shanti
"engga... Yodi engga cerita apa-apa sama ibu* kata ibunya Yodi
"oh... kirain ibu udah tau, kemarin ajah Yodi katanya cerita lagi butuh di jelasin tentang warisan gitu" kata Shanti
"em... iya, kemarin dia udah belajar sama temennya. cuman kurang jelas atau gimana jadi belum ketemu jawabannya. terus dia suruh ibu video call sama temennya, udah jelas cuman kata temannya sih kalo teknis nya kurang bisa jelasin dia" kata ibunya Yodi
"oh... gitu, emang siapa temennya Bu??" kata Shanti
"ibu lupa namanya, cewek cantik pake kerudung. katanya temen sekolahnya" kata ibunya Yodi
"temen sekolah?? waktu SMA?? siapa ya bu??" kata Shanti
"ibu juga kurang tau, kalo ga salah dulu sih pernah kesini se inget ibu. emangnya Yodi ga cerita sama kamu??" kata ibunya Yodi
"belum sih... pas malem ajah Shanti nelepon cuman katanya ngantuk keburu mau istirahat, lagi sibuk banget katanya" kata Shanti
"iya... dia kemarin pulang jam 10an gitu, malem banget, waktu video call sama temennya juga si temennya udah tidur, dasar dia ga inget waktu padah di besok lagi juga masih bisa" kata ibunya Yodi
"ibu gini maaf Shanti ikut campur... jadi kan Shanti taunya pas awal gitu ke ilmuan tentang warisan itu. nah Shanti juga bawa temen yang ini, namanya Tia bu. nah mungkin dia ibi ini bisa nge jelasin gitu" kata Shanti
"oh... jadi ngerepotin, iya sok ajah sekalian ibu belajar" kata ibunya Yodi
"ya udah ngobrol langsung ajah sama Tia ya bu..." kata Shanti
"iya bu salam kenal... sama-sama belajar ya bu, kemarin emang gimana nge jelasinnya bu" kata Tia
"kemarin yang ayat itu, apa ya ibu juga lupa lagi yang katanya Yodi dapet 2 bagian ibu seper delapan, ya gitu pokonya mah" kata ibunya Yodi
"iya bu emang bener kaya gitu, terus gimana lagi??" kata Tia
__ADS_1
"iya kan warisannya ini rumah nah kan lagi di pake jadi nge baginya gimana??" kata ibunya Yodi
"oh... gitu, ibu maaf ya jadi saya jelasin dulu. kalo dalam Islam itu ada khobah artinya harta yang di bagikan ketika pemilik hartanya belum meninggal. ada warisan, nah kalo warisan harta yang di tinggalkan oleh almarhum, untuk pembagiannya jika yang meninggal nya ayah, anak laki-laki 2 bagian dari harta, anak wanita 1 bagian dan istri 1/8 bagian. nah yang jadi masalah pembagian yang di tinggalkan suami ibu mungkin ya" kata Tia
"iya gitu neng... jadi gimana??" kata ibunya Yodi
"baik ibu... kalo boleh tau harta bapa apa ajah??" kata Tia
"ini semua yang ada di rumah" kata ibunya Yodi
"maaf bu, di rumah ini udah bener semuanya milk bapa?? atau ada harta ibu atau anak ibu??" kata Tia
"kalo itu mah pas bapa masih ada, paling milik berdua sama-sama gitu" kata ibunya Yodi
"nah ini yang memang masyarakat di kita itu masih awam kan bu ya... sebenernya semasa hidup ada akad dulu, barang ini milik siapa sih. ya walaupun belinya berdua, ya contoh nya ajah misalkan rumah ini. walaupun rumah yang belinya bapa tapi ada akad sama ibu. rumah ini di kasih ke ibu, nah otomatis rumah ini milik ibu. jadi kalo bapa meninggal ya ga bisa bu, kan bukan milik bapa... gitu gimana ibu udah jelas ga bu yang saya terangkan??" kata Tia
"oh... gitu ya, ibu baru tau. tuh Shan kamu belajar nanti kalo nikah jadi tau harus ada akad kalo beli barang, jadi gimana neng buat pembagian ibu??" kata ibunya Yodi
"gini ajah Bu kalo emang ga akan di jual, ya udah pake dulu ajah paling kalo ada tabungan, HP yang suka di pake bapa bisa di bagikan, ya gimana kesepakatan keluarga mau di uang kan dulu atau gimana bebas gimana ibu sama keluarga ajah" kata Tia
"iya-iya ibu ngerti kalo gitu makasih ya neng... ibu jadi ga penasaran lagi" kata ibunya Yodi
"iya bu sama-sama, maaf kalo kurang jelas" kata Tia
"engga udah cukup" kata ibunya Yodi
"tia aku jadi pingin belajar loh, ternyata sedetail itu ya hidup dengan Islam kalo kita bener-bener mengkajinya" kata Shanti
"nanti aku ajakin calon suami aku dulu" kata Shanti
Shanti nge chat Yodi lagi yang sudah sore masih belum pulang juga.
"hubby... masih di mana?? mau pulang sekarang??" kata Shanti
"iya bentar lagi" kata Yodi
"aku ada di rumah kamu ini" kata Shanti
Yodi ga membalas lagi, karena lagi asik jalan-jalan sama Devi. di tambah lagi mereka baru jadian. Tia juga ngabarin kalo acaranya sudah beres. Tia menelepon Devi.
"assalamualaikum" kata Devi
"walaikumsalam... ka aku udah beres, kirim alamat temen kaka di mana??" kata Tia
"ini neng... di taman indah blok b no 7" kata Devi
"yah... aku udah di sini, jangan-jangan ini di rumah temen kaka" kata Tia
"oh... ya, kamu sama siapa??" kata Devi
"ini sama teteh-teteh (kaka dalam bahasa Sunda) lupa lagi namanya, di Instagram nya tie... tie... gitu lah hehehehe" kata Tia
__ADS_1
"siapa ya neng ya... itu ibunya Yodi bukan??" kata Devi
"iya kalo ga salah ka... nama anaknya Yodi tadi lupa kata ibunya" kata Tia
"ah... kamu, bentar neng" kata Devi
Devi menutup teleponnya, dan memberi tau kalo adiknya sudah ngejelasin kepada ibunya Yodi.
"sayang... adik aku ada di rumah kamu, jadi dia udah ngejelasin. dia berangkat sama temen Instagram nya ga tau siapa, kali ajah kamu tau" kata Devi
mendengar seperti itu Yodi sangat kaget, pikiran nya ga fokus, dan berpikir macam-macam. Yodi berpikir secepatnya harus putus dengan Shanti.
"oh... ga tau, tetangga kali ya" kata Yodi. padahal Yodi sadar yang bersama Tia itu Shanti tunangannya.
"oh... kirain kamu tau, jadi gimana mau lanjut ke rumah kamu??" kata Devi
"ga usah lah... kamu kayanya capek banget. aku anterin ke hotel ya besok kan kita ke pantai" kata Yodi
"oh... ya udah" kata Devi
lalu Devi melanjutkan teleponnya dengan adiknya
"neng... jadi kita ga usah ketemu, kamu langsung ajah ke hotel" kata Devi
"oh... yaa udah ka aku kesana sekarang. assalamualaikum" kata Tia
"walaikumsalam" kata Tia
lanjut lagi di rumah Yodi
"ka... aku pulang sekarang yah, keburu sore"
"oh... ya udah, kapan-kapan kita ketemu lagi ya, nanti aku kontek lagi" kata Shanti
tiba-tiba Yodi chat ke Shanti
"aku balik ke kosan langsung" kata Yodi
Shanti yang menerima chat tersebut semangat dia langsung pulang
"ibu kita pamit dulu ya keburu sore... takut keburu hujan" kata Shanti
"oh... iya Shan, makasih banget udah main ke sini" kata ibunya Yodi
"iya bu sama-sama, ya udah Shanti pulang ya bu. assalamualaikum" kata Shanti
"Tia pamit ya bu... assalamualaikum" kata Tia
"iya hati-hati di jalan, padahal makan dulu" kata ibunya Shanti
"iya bu kapan-kapan insyaallah" kata Tia
__ADS_1
Shanti dan Tia akhirnya pulang, sementara itu Yodi dan Devi menuju ke hotel kembali.