
Sudah Dari Tiga Minggu yang lalu Aku mulai kembali tinggal di pesantren bersama Tante Rahmi dan keluarga nya.
Beberapa kegiatan malam para santri pun kembali Aku ikuti.
Tadarrus bersama misalnya, atau ikut bimbingan belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab yang dilaksanakan setelah shalat isya.
Aku juga sering mengajak para santri maskeran bersama-sama.
Masker alami yang kami buat dari putih telur yang di kocok sampai berbusa menggunakan garpu lalu di campur dengan kopi hitam. Hasilnya luar biasa, wajah terasa sangat kencang dan semua komedo di wajahpun menghilang.
Besok sabtu Aku bersama Randy akan pergi ke Bangkinang tempat resepsi pernikahan Mira akan dilaksanakan.
Bangkinang merupakan Ibu kota Kabupaten Kampar Riau, yang berjarak kurang lebih Sekitar 60km dari Pekanbaru.
."Tringg.. " Satu pesan telegram dari Randy masuk di HP ku.
"Assalamualaikum calon istriku.. 😅 besok di jemput jam berapa? " tanya nya padaku.
"Waalaikumsalam calon imamku😅 besok kita berangkat pagi jam 7 ya, soalnya Akad nikah nya jam 10.00 wib. boleh? " tanyaku dalam balasan pesan telegram yang kukirim.
"Siaaapppp.. apasihhh yang Gak boleh buat calon Bini😁" Kata nya pula dalam balasan telegram nya.
Randy memang paling pandai menggodaku.
Sejak kehadiran nya, Aku slalu merasa jadi wanita yang paling beruntung.
Dia begitu perhatian.
tidak hanya padaku, Tapi juga pada keluargaku.
Bahkan para santri, juga suka pada nya.
Dia sangat mudah bergaul dengan orang lain.
Supel dan sangat ramah.
__ADS_1
Dimanapun Dia berada , suasana pasti akan cair dan menyenangkan.
"Smoga dia memang calon imam terbaik untukku! Aamiin..! bisikku dalam hati.
***
Tepat jam 7.00 pagi Randy sudah Menungguku di halaman luar pesantren.
Kulihat Dia begitu rapih dengan setelan batik berwarna abu -abu.
Dia berdiri tegak di samping Mobil Expander berwarna putih.
"Assalamualaikum.. " sapaku padanya.
"Waalaikum salam.. " jawabnya sambil tersenyum dan membukakan pintu Mobil nya padaku.
Aku duduk di samping nya, lalu mengenakan sabuk pengaman.
"Kok pakai Mobil? Papa pergi kerja pakai apa? Emang hari sabtu Papa gak masuk kerja? " tanyaku pada nya yang lagi fokus menyetir.
"Karna mobilnya kita pakai, jadi Papa pergi kerja pakai Motorku dong!" jawab nya sambil tertawa.
tidak bisa kubayangkan Papa Randy yang umurnya 59tahun mengendarai motor ninja menuju kantornya.
"Serius Ran..!!? " kataku pada nya di Sela tawa.
"Papa gak kerja, Hari ini jadwal Dia chek up, nanti siang jam 2 diantar sama Bang Umar" Jawabnya menjelaskan padaku.
Aku mengangguk Mengerti.
Setelah menempuh kurang lebih 1,5 jam perjalanan.
Kami sampai di rumah orangtua Mira.
Mama Mira menyambut kami dengan hangat.
__ADS_1
Aku masuk kedalam dalam kamar pengantin yang dihiasi dengan tirai berwarna merah hati sesuai dengan selera Mira.
Kulihat Mira duduk di kursi depan Meja rias sambil memainkan hp nya.
"Hai manten.. Assalmualaikum! " sapaku mengagetkan nya.
"Ainaaa.... Miss u!! " katanya memelukku.
"Kamu cantik sekali. Aku sampai pangling liatnya. tangan kamu dingin sekali. Pasti gugup banget ya?? " tanyaku sambil menggenggam tangannya yang dingin.
Dia mengangguk cepat.
"Doakan lancar ya say!! " katanya lagi padaku.
"Aamiin.. Inshaa ALLAH lancar dan sebentar lagi status kamu berubah jadi Bini orang!! " kataku sambil tertawa.
Diapun tertawa.
kami tertawa bersama.
Jam 10.25 Wib Mira resmi menjadi istri Tony kurniawan. Seorang Anggota polisi Intel yang bertugas di kota Siak.
Selesai Akad nikah, Mira dan Tony duduk di kursi pelaminan menjadi Raja dan Ratu sehari.
Para amu bergantian datang memberikan ucapan Selamat padanya.
Teman-teman Kantor pun juga datang memberikan ucapan Selamat.
Aku juga melihat Pak Brandon datang sebagai Tamu undangan bersama seorang perempuan yang kurasa Itu adalah pacar baru nya.
Dia melirik ke arahku, Aku membalasnya dengan senyuman tipis.
Setelah mengucapkan selamat dan memberikan beberapa wejangan pada Mira, Aku dan Randy pamit pulang untuk kembali ke Pekanbaru.
"Smoga Acara kita bulan depan juga berjalan lancar ya Na " ucapanya sambil tetap menyetir.
__ADS_1
"Aamiin!! " jawabku pula sambil tersenyum kearahnya.
"Aamiin! " ucapanya lagi.