
Aku terbangun kaget ketika kudengar suara Randy yang sedang terbatuk.
Randy masuk kedalam kamar dan menutup pintu perlahan.
"Astagfirullah.. jam berapa sekarang? Aku ketiduran! " ujarku padanya yang duduk di tepi ranjang menghadap kearahku.
"Jam 22.00 wib" katanya sambil menunjuk jam berbentuk bulat berwarna putih yang menempel pada dinding kamar.
"Oh iya.. " jawabku sambil tersenyum.
"Teman-temanmu udah pada pulang? Maaf ya..Aku capek banget jadi gak bisa lama di depan tadi. Kepalaku berat sekali! " ujarku meminta maaf pada nya karena tadi tidak bisa menemani nya menjamu teman-temannya yang datang dari luar kota.
"Gak papa kok!!" Jawabnya lembut padaku sambil mengelus pelan kepalaku yang tertutup jilbab.
Lalu Dia bergerak ke kamar mandi.
"Udah shalat isya?" tanya nya padaku setelah dia keluar dari kamar mandi.
Aku menjawabnya dengan menggelengkan kepala.
"Mau jama'ah?" tanya nya padaku lgi.
Aku mengangguk mengiyakan, lalu bergegas ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.
Selesai shalat Isya, Dia mengajakku mengerjakan shalat sunnat dua rakaat.
Ini adalah sholat pertama kami sebagai pasangan suami istri.
Selesai Slshalat, Dia duduk menghadap ke arahku.
Aku menunduk malu di tatap olehnya.
Wajahku seketika memerah seperti udang rebus.
Dia tersenyum melihatku salah tingkah.
"Kamu gak lagi datang bulan kan? " tanya nya padaku.
"Ya enggaklah. Kan barusan kita shalat berjamaah!! mukena nya aja belom di lepas!!" jawabku sambil tersenyum malu.
"Owh.. berarti ini bukan jerawat karena datang bulan ya?? tapi jerawat karena sedang jatuh cinta kan? Ciee.. yang lagi jatuh cinta sama Aku!! " 😂😂 Hahha.. Dia tertawa sambil memencet jerawat yang cukup besar di sisi hidung sebelah kananku.
"Aaawww sakit..!! " kataku refleks memegang tangannya.
Dia balik memegang tanganku.
diciumnya pelan.
__ADS_1
Lalu di letakkan nya di kedua pipinya.
Aku membelai wajahnya yang agak kasar karena jambang halus di sekitar tulang pipinya.
Dia tersenyum padaku.
Dia terlihat begitu tampan malam ini.
Di kecupnya keningku.
lama...
lalu kembali di tatapnya wajahku yag memerah.
"I love you Mutiara Aina!! " bisiknya pelan tepat diwajahku.
Hidung kami saling bersentuhan.
Jelas tercium aroma segar sisa pasta gigi dari mulutnya.
"I love you too!" jawabku pula.
Dia meraup bibirku yang merekah.
Aku memejamkan mata.
Aku menikmati nya.
Dia melepaskan mukenaku.
lalu jilbab yang ku kekenakan beserta ikat rambut yang menggulung rambutku.
rambut panjangku jatuh tergerai kebawah bahu.
Diacaknya bagian atas kepalaku.
lalu diciumnya ubun-ubunku.
Aku Memeluknya erat-erat.
" Rand... Aku memang seorang janda. Tapi ini first time bagiku" kataku dalam pelukannya.
Dia kaget dan melepaskan pelukannya.
Dia bingung dan tidak mengerti dengan apa yang Aku maksud.
Aku kemudian menceritakan semua nya yang terjadi antara Aku dan mantan suamiku.
__ADS_1
Dia hanya diam menyimak.
"Masyaallah.. Jadi Aku menikah dengan seorang janda kembang? " tanya nya padaku.
Aku mengangguk malu.
"Bahkan yang barusan terjadi? first kiss buat kamu? " tanya nya lagi padaku tidak percaya.
Aku kembali mengangguk.
"Aku kan jilbab nya sudah lama, lagi pula meskipun Aku cuma numpang tinggal di pesantren, tapi sedikit banyak Aku mengikuti aturan yang berlaku disana. Jadi Aku emang Gak pernah pacaran. Dalam Islam kan juga gak boleh" jawabku menjelaskan.
Dia kembali tersenyum menatapku.
Dia membimbingku perlahan menuju tempat tidur.
Lalu Dia berjalan kearah pintu untuk mematikan lampu kamar.
Dan Aku menyalakan lampu tidur yang berada tepat di samping ranjang bagian atas.
Dia mendekat kearahku.
Diciumnya lagi ubun-ubunku.
lama...
kami saling menatap.
Lalu dengan lembut Dia berbisik jelas di telingaku.
"I love you, trimakasih karna menjaga dirimu untukku! " ucapnya lalu memeluk tubuhku yang bergetar menahan rasa gugup.
Kurasakan tangannya yang kokoh membaringkan tubuhku.
Kami berbaring berhadapan dan saling tatap.
Aku memejamkan mata ketika kurasakan wajahnya mendekat kearahku.
malam ini Aku menikmati semuanya.
Aku menunaikan tanggung jawab ku sebagai istri.
Dia menunaikan tanggung jawab nya sebagai seorang suami.
Malam ini, Kami menikmati indahnya surga dunia bersama.
Kami kini menjadi satu atas izin ALLAH.
__ADS_1
Satu dalam rasa yang mengikat jiwa.
"Terimakasih ya ALLAH, Berkahilah pernikahan kami dalam rahmatmu yang angung! Aamiin " kataku dalam hati.