Syahadat Cinta Sang Janda

Syahadat Cinta Sang Janda
Bab 6. Shock


__ADS_3

Hari ini tepat satu bulan pernikahan ku dengan Mas Rayhan.


Tapi kami belum juga memenuhi kewajiban kami sebagai sepasang suami istri yang sesungguhnya.


Aku pernah mencoba memeluk dan menggoda Mas Rayhan.


Tapi gagal.


"Mas lelah abis lembur, banyak sekali kerjaan hari ini. Maka nya tadi pulang juga agak malam" katanya padaku.


"Sabar ya, kerjaan Mas banyak sekali di Kantor. Dua minggu cuti nikah kerjaan jadi menumpuk. Kita lakukan ini ketika Mas sudah siap dan bertenaga ya! " ujarnya lagi padaku.


Lalu Dia membalikkan tubuhnya memunggungiku menghadap ke dinding kamar.


***


Ini bulan kedua pernikahan kami.


Setelah seminggu mendapatkan menstruasi, Aku berniat untuk mencoba saran dari Mira.


Dengan perasaan gugup Aku keluar dari kamar mandi setelah mengenakan lingerie seksi berwarna unggu transparan dengan satu tali yang mengikat di bagian Leher.


Hampir sebagian dadaku terbuka lebar.


Dan pahaku yang putih mulus terlihat begitu kenyal dan sintal di balik lingerie pendek ini.


Aku juga sudah menyemprotkan parfum di bagian-bagian sensitifku.


Dan kemudian melumuri handbody hampir di seluruh tubuhku.


Aku sudah sangat siap dan mantap.


Kulihat Mas Rayhan sedang asik memaikan HP nya sambil duduk santai di tepi ranjang.

__ADS_1


Pelan-pelan kudekati dirinya.


Aku berdiri tepat di depannya.


"Mas.. Saya siap jadi istri Mas seutuhnya Malam ini! " kataku pada Mas Rayhan


Dia menatapku lekat.


Dia tertawa pelan.


" Kamu dapat dimana baju Itu? " tanya nya padaku.


"Kado dari Mira! " jawabku padanya.


"Mas suka? Apa Aku terlihat seksi dan menggoda? "tanyaku Polos.


Dia diam.


"Kamu cantik dan seksi sekali. Tapi Mas capek. Lain Waktu aja ya!? " ujarnya lagi padaku.


"Kita udah nikah hampir dua bulan Mas!! Tapi Mas tidak pernah menyentuh ku sekalipun. Aku ini istri Mas. Aku ingin berbakti pada Mas. Tapi Mas selalu menghidar. Kenapa? tolong jawab jujur Mas? " tanyaku lagi sambil menangis.


Dia diam melihatku menangis sesungukan di tepi ranjang dekat nya duduk.


Di pegang nya tanganku lama.


Terdengar jelas Dia menghela nafas berat.


"Maaf.. Maaf kan Mas" katanya padaku.


"Tapi kenapa? " tanyaku lagi.


"Sebenarnya nya Mas sekarang sedang menjalani terapi. Mas memiliki masa lalu yang buruk. Dulu Mas sempat kecewa pada seorang wanita, kemudian ketika Mas lanjut kuliah Di Malaysia, Mas punya teman lelaki yang sangat baik. Tiap Akhir pekan kami pergi ke Thailand untuk bersenang -senang" cerita nya padaku.

__ADS_1


Lalu Dia diam lama.


"Terus? Apa hubungan nya dengan kita dan terapi yang Mas Jalani?? " tanyaku penasaran dengan ceritanya.


"Dia menjerumuskan Mas dalam pergaulan yang tidak baik. Dan Sekarang Mas lagi barusaha untuk kembali kejalan yang benar. Mas Sekarang sedang menjalankan terapi. Jadi please dukung Mas ya!!? " pinta nya padaku.


"Terapi apa? Mas impotent? atau Mas Gak nafsu liat perempuan? " tanyaku asal -asalan.


"Yap.. Mas jadi tidak tertarik pada perempuan. Dia mengajarkan Mas untuk menyukai sesama Jenis kami. Seandainya Mas normal, Mas pasti Akan melakukan nya sejak Awal pernikahan kita. Kamu cantik dan sangat seksi. Tapi Maaf Mas Gak bisa!! " Kata nya padaku.


Aku hancur mendengarnya.


"Aku menikah dengan Seorang gay?? Ya ALLAH!!!!.apa yang harus Aku lekukan?? Aku benar-benar tidak Percaya!!" pekik ku dalam hati.


Aku kaget dan panik.


Aku merasa begitu terpukul.


Aku segera mengganti pakaianku.


Aku berbaring memunggunginya.


Aku benar-benar marah dan kecewa.


"Aina.. Mas minta Maaf!! please.. Mas butuh dukungan kamu untuk bisa sembuh!?!" kata nya pelan.


Aku diam tanpa menjawab.


Fikiranku Jauh melayang.


tak terbayangkan olehku apa yang telah Dia lakukan bersama teman-teman nya.


Aku tiba-tiba merasa amat jijik padanya.

__ADS_1


Aku benar-benar shock!!!


__ADS_2