
Waktu berlalu begitu berat bagiku.
Tiga bulan sudah pernikahanku dengan Mas Rayhan.
Belum tampak sama sekali Ada perubahan dari prilaku Mas Rayhan.
Hanya sesekali dia tidur memelukku.
Sekedar memeluk.
"Besok kamu jadi mau ke pesantren? Mas antar ya? Mas sekalian mau pergi terapi" ujarnya padaku sambil memainkan HP nya.
"Aku Temani Mas aja deh!! lagi pula kan ke pesantren udah dua Minggu lalu! " jawabku.
"Gak usah. Mas sendiri aja. Nanti kamu bosan disana. Pulang dari terapi Mas jemput kamu, kita makan malam diluar ya! " katanya lagi padaku.
Akupun cuma mengangguk.
Sebenarnya agak aneh menurutku, Karena tiap kali Aku berniat Ikut menemaninya pergi terapi dia slalu saja tidak setuju.
Tapi Ya sudahlah.
Tak Perlu hal sekecil Itu menjadi bahan Ribut antara kami.
***
Kami sampai di pesantren tempatku dulu tinggal sebelum menikah dengan Masa Rayhan.
Setelah mengantarku, Mas Rayhan langsung pergi terburu-buru.
Takut terlambat katanya.
"Assalamualaikum!! " sapaku pada Anak-Anak santri yang sedang asik membersihkan taman.
Salah satu kegiatan mereka dihari libur memang adalah bersih -bersih pondok.
Mereka bersama-sama membersihkan pondok mulai dari kamar, dapur, ruang belajar sampai pada taman yang di tanami banyak sekali berbagi macam Jenis bunga dan sayuran.
"Waalaikum salam!! "jawab Mereka serentak.
"Kak Aina sehat?? " tanya Ratna salah satu anak santri yang cukup dekat denganku.
"Alhamdulilllah " jawabku sambil menyodorkan beberapa kotak donat yang kubeli di Toko kue tadi.
"Dibagi -bagi yah!! untuk anak cowok juga yaaa!! bagi rata!! " kataku pada Ratna.
"Makasih kakak cantik dan baik hati!! " ujarnya lagi padaku.
__ADS_1
Aku mengangguk senyum.
Sepanjang hari Aku bercengkrama dengan Tante Rahmi, Nenek dan para santri.
"Tante Rosa lagi mabuk berat Loh. Kemarin sempat dirawat Tiga hari karna gak bisa makan sama sekali" Ujar nenek menceritakan tante Rosa yg sedang Hamil Muda.
"Tapi Alhamdulilllah Sekarang udah Mendingan. Smoga sehat dan Selamat sampai lahiran! " katanya lagi.
"Aamiin" jawabku pula dengan Tante Rahmi bersamaan.
Mas Rayhan datang menjemputku jam 18.50 Wib.
Muka nya seperti sedang gelisah dan menahan marah.
"Mas kenapa? " tanyaku padanya.
"Tidak Apa! " jawabnya singkat.
"Kita pulang aja ya!? Mas Gak enak badan dan pengen istirahat. Kalo kamu belum makan, makan nya nanti dirumah aja. minta Mbak Nanik masakin kamu ya! " katanya lagi padaku.
"Oke! " jawabku pula dengan perasaan tidak enak.
Sampai dirumah, Kami langsung naik ke atas menuju kamar.
Mas Rayhan masuk kedalam dalam kamar untuk mandi.
"Ttriiittt... Ttriiittt.. triiiittt.. " Terdengar suara getar HP Mas Rayhan dari kantong celana nya.
Ku ambil HP nya.
Terlihat Nama DR. Rio tertera dilayar HP.
Kuberanikan diri untuk mengangkatnya.
Mana tau telepon penting.
Karna udah berulang kali menelepon.
"Ray.. please.. Aku gak bisa. Aku kerumahmu Sekarang ya. kita bicarakan lagi!! " Terdengar suara DR. Rio dari seberang telepon.
"Maaf Mas Rayhan lagi mandi! " jawabku.
Tiba-tiba Teleponnya dimatikan.
Aku semakin bingung dan merasa ada yang aneh.
Mas Rayhan keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
HP nya kembali bergetar.
Kuliahat Dia mematikan panggilan di Hp nya dengan wajah yang sangat kesal.
Aku segera kekamar mandi untuk membersihkan diriku.
Setelah selesai mandi, kulihat Mas Rayhan tidak ada di dalam kamar.
"Kemana Dia? " tanyaku dalam hati.
Aku semakin penasaran.
Aku turun kebawah mencarinya.
Tapi Dia tidak ada.
"Dian liat Mas Rayhan gak? " tanyaku pada adik iparku yang sedang menonton Drama Korea.
"Sepertinya tadi kedepan. Ada teman nya yang datang" jawab Dian padaku.
Aku kemudian berjalan kearah teras depan, tapi tidak kutemui Mas Rayhan disana.
Sekilas terdengar suara orang berbicara pelan Di dekat pagar rumah.
Aku segera kearah pagar.
Betapa kagetnya Aku ketika kulihat dengan jelas suamiku sedang berciuman mesra dengan Seorang lelaki.
"Ya ALLAH.. Astagfirullah!! " kataku lirih sambil berlari masuk kedalam rumah.
Hatiku hancur sehancur hancurnya..
Aku benar-benar merasa Jijik dan ingin muntah.
DR. Rio yang Mas Rayhan bilang adalah psikiater nya Ternyata bohong.!!
Dia adalah pacar nya Mas Rayhan.
Mereka Masih menjalin hubungan yang laknat Itu.
"Ya ALLAH!! Kuatkan Aku!! " kataku dalam hati.
Aku bergegas kedalam kamar.
Kukemas semua barangku.
Aku menyerah!!
__ADS_1