
"Saya terima nikah dan kawinnya nya Mutiara Aina binti Muhammad Iqbal dengan Mas Kawin Cincin emas seberat lima gram dan seperangkat alat shalat di bayar tunai!!" Ucap Randy mengikrarkan sumpah pernikahan di depan penghulu, Orangtua ku dan para saksi.
Aku yang duduk di samping nya tidak bisa menahan tangis.
Aku kembali mengingat kenangan pernikahan pertamaku yang gagal.
"Ya ALLAH.. jadikan Randy sebagai pilihan terbaikku..Aamiin!! " bisikku lirih dalam hati.
Selesai Akad, Aku dan Randy saling menyematkan cincin kawin di jari manis kami berdua.
Dia mencium keningku.
Ku balas dengan mencium tangan nya, sebagai tanda baktiku sebagai seorang istri.
Suasana haru bahagia berlangsung cukup lama.
Ibu dan Ayah bergantian memelukku dan mencium keningku sambil berurai air mata.
Ibu kemudian memeluk Randy.
Ku dengar Dia memberikan sedikit nasehat pada Randy.
"Ibu titip Aina ya Nak!! Tolong jaga Dia, Bimbing dia menjadi istri yang sholeha, semoga ALLAH merahmati pernikahan Kalian berdua. Aamiin! " Kata Ibu padanya.
"Aamiin... Inshaa ALLAH Buk!! " jawab Randy lalu kembali mencium kedua tangan Ibu.
Ibu Membalasnya dengan belaian hangat di atas kepala Randy.
Aku memeluk Tante Rahmi dengan erat.
"Trimakasih untuk semua nya Tante. Cuma ALLAH yang bisa membalas semua kebaikan Tante dan Om! " ujarku sambil terus memeluknya.
Dia mengangguk lalu mencium kedua pipiku.
__ADS_1
"Tante dan Om, juga nenek dan para santri di pesantren akan slalu ada untuk kamu! jangan sungkan untuk ceritakan apapun pada tante ya!! " katanya lagi padaku.
Aku pun mengangguk kuat.
Selesai Akad nikah yang di laksanakan di dalam masjid, Kami di bimbing untuk menuju ruangan Aula yang terletak di sebelah kanan mesjid Agung An-nur, untuk duduk bersanding menjadi Raja dan Ratu sehari.
Aku menggandeng tangan Randy berjalan pelan menuju kursi pelaminan.
Terlihat dari kejauhan betapa indahnya pelaminan bernuansa melayu yang berdiri kokoh Di depan kami.
Sangat serasi dengan pakaian adat melayu yang kami gunakan saat ini.
Baju berbahan songket melayu berwarna merah muda dengan paduan sulaman benang emas diantaranya dan dilengkapi accesoris berwarna kuning emas membuatku merasa menjadi mempelai wanita yang begitu cantik dan Anggun.
Para Tamu berdatangan memberikan ucapan selamat atas pernikahan kami.
Mira dan suami nya pun datang memberikan ucapan selamat padaku Dan Randy.
Dia menatapku lama.
kemudian menyalamiku dan Randy tanpa ekspresi.
lalu Dia segera turun dari pelaminan.
"Kamu kenapa? " Tanya Randy padaku.
Aku segera tersadar dan menggelengkan kepalaku lalu tersenyum padanya.
Tidak ku sangka sama sekali dia akan hadir pada pernikahannku.
Setelah bercerai dengan nya 1,8 tahun yang lalu, Aku tidak pernah lagi bertemu dengan nya.
Bahkan komunikasi kami pun terputus.
__ADS_1
Terakhir kali kabar yang ku dengar Dari Om Indra, Dia di bawa orangtuanya terapi ke singapura.
Dan Ayahnya sempat dirawat selama Lima hari karna penyakit jantungnya kambuh setelah mengetahui kalau Mas Rayhan punya penyakit kelainan ****.
"Semoga Dia sudah sembuh dari penyakit laknatnya Itu! " bisikku dalam hati.
Pak Brandon juga datang hadir pada Pesta pernikahaku dan Randy.
Dia lalu memperkenalkan calon istri ke empatnya padaku.
"Nama nya Cindy" Kata Pak Brandon sambil menunjuk perempuan yang berdiri disamping nya.
Aku menyalami perempuan Itu.
Kami saling berbalas Senyum.
"Pak Brandon memang jago nya menaklukkan hati wanita! " kataku memuji Pak Brandon.
"iya dong.. Kecuali kamu! " katanya sambil tertawa.
Akupun tertawa.
Acara berjalan lancar dan Penuh sukacita.
Mulai hari ini Aku sudah tidak lagi berstatus sebagai seorang janda.
Aku sangat bahagia.
"Jadikanlah kami keluarga yang Sakinah Mawaddah Dan warahmah ya ALLAH!! Aamiin" ucapku dalam hati.
#Penulis kasih bonus ya..foto pernikahan penulis menggunakan pakaian adat melayu riau.😁😁
__ADS_1