
Berkunjung ke pesantren menjadi salah satu kebiasaanku secara tidak langsung.
Tiap dua minggu sekali, Aku dan Randy berkunjung kesana.
Walaupun hanya sekedar makan siang atau sekedar ngopi sore bersama Tante Rahmi dan kluarganya.
Bagiku cukuplah untuk melepaskan rinduku pada mereka.
Hari ini adalah hari ulangtahunku ke 25 tahun.
Randy menjadi orang pertama yang mengucapkanya ketika Aku sadang tidur kemarin malam.
"Happy birth day sayang!! Smoga slalu dalam lindungan ALLAH SWT, slalu sehat, slalu bahagia, dan slalu mencintaiku. Aamiin" bisiknya pada telingaku.
Aku terbangun dari tidurku lalu memelukknya dengan erat.
Bagiku ucapan dan doanya adalah kado terbaik untukku tahun ini.
Jam 13.05 wib kami berangkat ke pesantren.
Mertuaku dan Kakak ipar sekeluarga juga lagi keluar rumah.
Mereka pergi ke acara selamatan rumah baru kenalan Papa katanya.
"Sayang kita mau Kemana? " tanyaku pada Randy yang membawa motor ke arah berlawanan dengan tujuan kami yaitu rumah Tante Rahmi.
"Sebentar ya.. Ada perlu dulu! " jawabnya singkat sambil terus melarikan sepeda motor ninjanya ke arah sebuah perumahan.
" kita mau kerumah siapa? " tanyaku lagi heran.
__ADS_1
Dia cuma diam saja dengan tetap fokus mengendarai sepeda motornya memasuki kawasan perumahan been type cluster.
Kami berhenti tepat di sebuah rumah mungil type 45/90 yang tidak jauh dari Jalan utama.
Rumah berwarna abu-abu dengan taman Kecil di bagian depannya.
sangat cantik dan terlihat asri karena dihiasi dengan beberapa pot bunga ros dan sebuah pohon mangga yang sangat rindang di sudut sebelah kiri.
Randy mematikan mesin motornya.
Dibimbingnya tanganku masuk kedalam halaman rumah.
Betapa kagetnya ketika kulihat didalam rumah Ada mertuaku, kaka Ipar sekelurga, Tante Rahmi sekelurga juga ada Mira bersama suaminya.
"Kok semua Ada disini? " tanyaku bingung.
Aku kaget sekali mendengarnya.
Ku tatapnya Randy yang berada disampingku.
"Selamat datang dirumah baru kita sayang! Selamat ulang tahun istriku! " Ujarnya padaku sambil mencium keningku.
Aku terrperanjat tidak percaya dengan kejutan yang luar biasa ini.
"Ini rumah baru kita? " tanyaku lagi padanya.
Dia mengangguk kuat.
Aku memeluknya erat.
__ADS_1
Aku menangis Bahagia.
Dia mencium ubun-ubunku.
"Masyaallah.... Terimakasih sayang! " ucapku lagi pada Randy
Semua pun ikut terharu.
Mama mertua datang memelukku.
"Selamat ya Nak.. semoga rumah ini menjadi tempat untukmu dan Randy memumupk kebahagiaan" katanya padaku dan Randy.
"Aamiin" jawabku sambil kembali memeluknya.
Lalu satu persatu mereka yang hadi Ikut serta mengucapkan selamat ulang tahun padaku
Kemudian kami bersama menikmati tumpeng yang berukuran cukup besar buatan Tante Rahmi.
Aku sangat bahagia.
"Terimakasih sayang!! " kataku lagi sambil mencium pipi Randy.
Di balasnya dengan senyuman lalu menyuapkan ku sesendok tumpeng.
"Tapi Rumahnya belum bisa kita tempati. Inshaa ALLAH bulan depan baru bisa, soalnya instalasi listriknya belum terpasang. Dan perabotnya juga belum lengkap. Nanti sore kita pergi beli beberapa perabot ya! " Ujar Randy padaku.
Aku mengangguk setuju.
"Smoga rumah ini membawa berkah buat Kalian, menjadikan Kalian pasangan yang semakin berbahagia, menjadi tempat berteduh paling nyaman untuk Kalian dan menjadikan Kalian semakin saling mengerti satu sama lain. Semoga rumah ini menjadi sarana kalian membangun keluarga yang Sakinah Mawaddah Dan Warohman. Aamiin.. Aamiin ya robbal Alaminn. " ucap Om Indra menutup doa nya untuk rumah baru kami.
__ADS_1