
Rumahku sudah mulai sepi dari para pelayat.
Jenazah Randy telah di makamkan tadi siang ba'da dzuhur.
Aku Duduk Lemas di ruang tamu.
Mira yang baru tiba langsung memelukku erat-erat.
"Maafkan Aku terlambat. Aku baru dapat kabar tadi pagi. Kamu yang kuat ya say...!! " ucapnya padaku sambil menangis..
Aku cuma bisa mengangguk dalam pelukannya.
Mira datang bersama suaminya.
Kami sudah lama tidak bertemu.
Semenjak melahirkan dia memilih berhenti bekerja dan pindah Ikut suaminya tugas di kota Siak.
Aku kemudian menceritakan kronologis Kecelakaan yang menimpa Randy.
"Aku Yakin kamu pasti kuat say.. Inshaa ALLAH Masih ada kami yang sayang sama kamu Dan Ainara. Kamu harus kuat untuk Ainara yah! " ujarnya memberi semangat padaku.
"Aamiin... inshaa ALLAH" jawabku padanya dengan sendu.
Lalu kemudian dia pamit bersama suaminya.
Mama msrtua datang menghampiriku.
"Aina.. makan dulu nak. Dari kemarin kamu gakda makan. Nanti sakit. Kasihnnya Ainara. Randy pasti juga akan sedih jika kamu sakit. Randy sangat mencintai kalian berdua..!! Kamu harus kuat demi Ainara yang nak?!!" bujuk Mama padaku.
Aku hanya bisa mengangguk dalam tangis ku yang terus saja mengalir.
Ibu datang membawakanku bubur sumsum.
"Makan dikit ya nak. Ainara juga tadi makan ini. Lumayan banyak. Sepertinya dia suka. Selesai makan siang dia langsung tidur. Mungkin ke capean" Ujar Ibu menyodorkan semangkok bubur sumsum untukku.
Aku mencoba menelan bubur sumsum yang lembut dan manis tapi terasa sangat pahit Dan sulit untuk kutelan.
"Astagfirullah.. " bisikku lirih dalam hati.
Selesai makan Aku menuju kamar untuk membersihkan diri.
Aku masuk kedalam dalam kamar Mandi.
__ADS_1
Aku basahkan seluruh tubuhku yang bergetar menahan tangis.
terlalu berat rasanya.
Selesai mandi, kulihat Ainara masih terlelap dalam tidur siang nya.
Aku pun bergegas mengerjakan shalat dzuhur.
Usai shalat, kurebahkan tubuhku menghadap bidadari kecilku tersayang.
Ku usap pelan rambut nya yang lurus.
Ku belai lembut pipinya yang mulusnya.
"Saling menguatkan ya nak... Mama butuh Ainara disamping mama... Mama janji akan jadi orangtua terbaik untuk Nara. Mama sangat sayang sama Nara!!! " kataku membisikkan nya dengan pelan.
Lagi, terasa hangat di sudut mataku.
Tiba-tiba kulihat Randy masuk kedalam kamar.
Dia menggunakan kemeja putih dan celana berwarna putih.
Dia tersenyum kearahku arahku.
Lalu dengan jari nya dia memberi isyarat agar Aku menghapus Air mataku.
Aku pun membalasnya dengan sebuah anggukan pelan.
Dia melambaikan tangan.
"Mau Kemana?? jangan tinggal kami.. Aku dan Ainara butuh kamu!!! "teriakku.
Dan Aku terbangun.
Ternyata Aku Mimpi.
"Astagfirullah?!!!" ucapku pelan sambil mengusap wajahku.
Kulirik ke arah sebelahku, Ainara masih tidur dengan Lelap.
Jam di dinding menunjukkan pukul 15.04 wib.
Aku bangkit menuju dapur.
__ADS_1
Kulihat Ibu dan keluarga yang lain lagi menyiapkan beberapa macam kue untuk pengajian nanti malam.
****
Pengajian berjalan lancar Selama Tiga malam berturut -turut.
Di malam Ketiga pengajian untuk Almarhum suamiku, Aku kembali menangis.
Betapa Aku merindukan dirinya.
merindukan sosoknya yang humoris dan selalu membuat suasana menjadi hangat.
Lelaki yang begitu menyayangiku.
Lelaki yang selalu barusaha membahagiakanku.
Lelaki yang begitu Aku cintai.
lelaki yang selalu menghapus air mataku.
"Randy... Aku sangat Rindu!! " ujarku dalam hati.
Usai Mengerjakan shalat isya, Aku memanjatkan doa untuk nya.
" Ya ALLAH ampunkan segala dosa suamiku. tempatkan Dia diantara orang-orang yang engkau cintai. Bantu Aku untuk Ikhlas atas segala ketentuanmu. berikan Aku kekuatan untuk menjalani semua cobaan ini. Betapa Aku merindukan suamiku ya ALLAH... titip dia dalam pelukanmu. Jadikan dia sebagai ahli surgamu. Aamiin ya Robbal Alamiin..!" ujarku dalam doa dia antara tetesan air mata.
Aku duduk di tepi tempat tidur.
Di samping Ainara.
mataku belum bisa terpejam.
diluar sudah sepi, mungkin Ibu dan yang lain sudah tidur karena kecapean.
Kubuka gallery di layar HPku.
Ada banyak foto diriku bersama Randy dan Ainara.
Ku pandangi satu persatu.
Semua tinggal kenangan.
"Selamat Jalan suamiku. Semoga engkau menjadi ahli syurga nya ALLAH. Aku akan kuat demi Ainara. Aku janji! " ucapku sambil mengelus wajah tampan Randy di dalam foto.
__ADS_1
"miss u so much!! " kucium fotonya berkali-kali.
Dan sekali lagi, Aku kembali menangis.