
Setelah saling membersihkan diri, Kami kembali berbaring di tempat tidur yang beralas sprei bermotif bunga lily.
Aku berbaring dalam hangatnya pelukan Randy.
Kami berbagi cerita bersama.
Aku menyimak semua cerita Randy tentang masa lalu nya dan tentang dua mantan pacarnya sebelum menikah denganku.
Dia juga sebaliknya, mendengarkan semua ceritaku tentang mantan suami dan kehidupanku pasca menjadi Seorang janda.
Sesekali di ciumnya ubun-ubunku.
Di belainya lagi dengan lembut rambut panjangku yang tergerai.
Kami kembali saling tatap dan tersenyum malu ketika kuangkat wajahku keatas untuk menatap wajahnya.
"Mulai Malam ini kamu wajib manggil Aku 'sayang' dan Aku juga begitu, panggil kamu 'sayang" ujarnya padaku.
"Oke sayang? " tanya nya padaku.
"Baiklah.. " jawabku malu-malu.
"Eehh.. sayang nya mana? " tanya nya lagi menggodaku.
"Baiklah.. sayang!! " jawabku sambil tertawa Kecil.
Dia pun tertawa juga.
Kami pun kembali saling tersenyum bahagia.
****
Pagi sekali, Aku dan Randy sudah bersiap-siap.
Setelah shalat subuh Aku keluar kamar menuju dapur.
Disana ada Mama mertuaku dan Tante Ani adiknya.
mereka sedang mempersiapkan sarapan pagi dan bekal untuk di makan selama perjalanan.
Hari ini kami akan pergi berlibur bersama.
Keluargaku dan Keluarga Randy.
Tepat jam 07.00wib, Bus pariwisata yang kami sewa sudah datang dari menjemput semua keluargaku yang menginap di Pesantren.
Ayah, Ibu, Saddam dan Nina Adiiku, Nenek, Tante Rahmi dan Om Indra juga dua orang anak mereka Sahran dan Tika.
Mereka semua sudah berasal di dalam Bus.
Ayah mertua memintaku untuk segera masuk kedalam dalam Bus.
Akupun menurutinya.
Randy kembali kedalam rumah memanggil untuk Mamanya dan Tante Ani.
__ADS_1
Kak Mila juga masuk kedalam Bus bersama suaminya Bang Umar sambil menggendong Anaknya Amy yang Masih berumur dua tahun.
Ibu dan Tante Ani pun akhirnya naik ke dalam Bus.
Ayah dan Randy juga Om Irfan suami nya Tante Ani adalah peserta terakhir yang masuk kedalam dalam Bus.
Setelah semua Anggota keluarga lengkap, Kami berdoa bersama, yang di pimpin oleh Om Indra.
Lalu Bus mulai bergerak pelan mengantarkan kami menuju Kota Sumatra Barat.
Kami akan berlibur ke beberapa tempat di kota Padang dan Bukit tinggi.
Aku begitu bahagia bisa berlibur bersama orang-orang yang Aku cintai.
Ini adalah rencana bulan madu terbaik yang Aku buat bersama Randy.
Sepanjang perjalanan kami bernyanyi Dan bergurau bersama.
Semua merasa Bahagia.
Keadaan Di dalam Bus begitu hangat dan sangat Penuh dengan kekeluargaan.
Aku dan Randy duduk di bangku paling belakang.
Aku bersandar di bahu nya.
Sesekali diciumnya keningku.
Aku membalasnya dengan mencium lembut pipinya.
Aku tersenyum mendengarnya.
"I.Love you too".jawabku pelan.
Kuangkat wajahku mendekat kearahnya.
Lalu Dia kembali mengecup pelan bibirku.
***
Setelah melewati kurang lebih empat jam perjalanan, Kami sampai pada tujuan pertama kami yaitu Jembatan Kelok sembilan.
Jembatan yang berdiri kokoh dengan panorama Alam hutan bukit barisan membuat mata sangat takjub akan kuasa ALLAH yang begitu indah.
Kami singgah kurang lebih selama Dua jam Lamanya untuk bersantai dan berswasfoto sambil menikmati sejuknya pemandangan.
Sebagian Keluarga Ada pula yang duduk menikmati makanan Khas daerah Sumbar yang di jual di sepanjang pinggir Jembatan Kelok sembilan.
Setelah merasa puas, kami segera melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata tujuan kami yang utama.
Yaitu Pulau Pasumpahan.
Palau Pasumpahan merupakan salah Satu Palau terkenal Di Sumatra Barat.
letaknya di kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang Sumatra Barat.
__ADS_1
kurang lebih 17km dari kota padang.
Pulau Pasumpahan dijukuki sebagai Palau Maldevis nya Indonesia.
Palau yang penuh dengan keindahan Alam.
Sangat menyejukkan mata dan fikiran.
Berbagai keindahan bawah laut bisa di Nikmati lagsung dari atas oantai dengan airnya yang sangat jernih.
Aku duduk Bermain pasir bersama Amy Anaknya kak Mila.
Dari Kejauhan kulihat Randy, Ayah dan Bang Umar melakukan snorkling dengan bantuan pemandu.
Nenek, Tante Ani, Ibu dan Mama mertuaku Duduk santai di atas pasir pantai yang bersih Dan halus sembari menikmati Makanan yang mereka bawa dari Pekanbaru.
Terlihat jelas mereka berbincang dengan sangat Akrab.
Sementara Itu, Tante Rahmi dan Om indra dengan kedua Anaknya sedang Asik Bermain bananaboat di tengah pantai.
Aku begitu bahagia menyaksikan kerukunan yang terjadi antara keluargaku dan keluarga Randy.
Kami menikmati Indahnya pantai sampai sore hari.
Malam harinya, Kami melakukan acara barbeque bersama.
Kami begitu bahagia.
Aku Duduk di samping Randy yang sedang memetik gitar mengiringi Bang Umar yang sedang Asik bernyanyi.
Semua begitu bahagia dan bernyanyi bersama.
Pulang dari Palau Pasumpahan, Kami melanjutkan perjalanan menuju Jam Gadang di kota Bukit Tinggi.
Semua sibuk berbelanja dan menikmati jajanan khas daerah Bukit tinggi.
Aku dan Randy membeli baju couple untuk kami pakai berdua.
Kami berjalan bergandengan tangan seperti takut akan berpisah.
Randy sendiri sudah tidak segan lagi mencium keningku dan merangkulku erat-erat di keramaian orang.
Sebelum kembali pulang ke Pekanbaru, Kami singgah lagi pada tujuan terakhir kami yaitu lembah Harau.
Lembah Harau adalah sebuah ngarai dekat payakumbuh yang terletak di Kabupaten limapuluh Koto provinsi Sumatra Barat.
Keindahannya begitu memukau.
Lembah Harau diapit oleh dua Bukit cadas terjal yang tinggi.
Aku dan Rombongan menikmati Indahnya Air terjun Sarasah Bunta dengan Air yang mengalir melewati dinding Batu yang di bawahnya terdapat tempat pemandian yang sejuk dan begitu Asri.
Kami sangat menikmati Liburan yang indah ini.
"Trimakasih sayang! Trimakasih Suamiku! " ujarku padanya.
__ADS_1
Dia membalas dengan anggukan pelan dan ciuman hangat di keningku.