
1.masih pacaran sekitar tahun 2008
harry memaksa Fika untuk melakukan hubungan yang terlarang itu. dengan ancaman Fika pasrah melakukannya. setelah selesai tiba tiba hp harry berdering tertulis incut. diangkat harry. tidak jelas di sana berkata apa. disini harry mengiyakan. tidak lama datang seorang gadis.
" dek, sini dulu ya. abang anter iin ke depan sebentar" kata harry sembari meninggalkan Fika.
tak sempat Fika ingin berkata Harry sudah menacap gas sepeda motornya.
sekembalinya Harry, Fika bertanya.
" anter kemana sih? kan dia punya pacar kok gak minta anter pacarnya? Fika membombardir harry dengan pertanyaan.
" kesimpang, dia mau kerja, pacarnya gak bs jemput" tukas harry.
" terus kenapa kamu? kamu bilang kereta itu hanya aku wanita yang di bonceng? haaa" Fika bertanya sambil mendelik kan matanya lebar lebar pertanda marah.
" dah kita keluar yok. jalan jalan" di tarik tangan Fika.
namun Fika ini orangnya kalau belum di jawab dengan sebenarnya Fika belum puas. dan akan di tanya terus menerus.
akhirnya di jalan harry emosi lagi. di pecahkan kaca spidometer sepeda motornya. itu membuat Fika ketakutan. Fika menangis dan meminta maaf.
" ya, udah tak usah ditanya tanya lagi paham." seru harry.
Fika hanya mengangguk dan terdiam hening.
sekitar tahun 2009. sudah tunangan
" malam ni mau keluar gak? karena aku ngantuk mau tidur ni " isi sms Fika.
__ADS_1
" ya sudah tidurlah." balasan sms harry.
Fika meletakan Hp nya di meja. dan memiringkan badanya bersiap untuk tidur.
" Fi, jemput adek dulu lah sana. jemputnya langsung ke kerjaan aja ya. jangan di simpang. karena sandalnya putus" perintah ibu Fika
" kan bisa beli sih dilantai 2 itu banyak jual sandal murah" sahut Fika.
" udahlah sayang uangnya ni di rumah masih banyak kok sandalnya. dah buruan sekarang aja jemputnya."
" iya deh" akhirnya Fika pergi dengan rasa malas. Fika mengambil jaketnya dan menyalahkan sepeda motornya langsung menarik gasnya.
sesampai disana adiknya Fika belum pulang, tokonya pun belum tutup. di depan toko tempat adik Fika kerja adalah toko kacamata. Fika pun mencoba coba kacamata itu. sambil berbicara dengan penjaga tokonya. saat Fika mengalingkan pandangannya Fika seperti melihat harry yang duduk di kejauhan sana. Fika penasaran di perhatikan terus. dan terang saja. harry bangkit setelah tau Fika melihatnya dan berjalan menuju Fika.
" eh, dari kapan datang. kok gak bii..."
" emank dasar lontenya kau" ucap harry.
" apanya maksudmu ngomong gitu?" tanya Fika
" udah sana aja kau terus melonteh" jawabnya sambil meninggalkan Fika.
Fika pun kembali ke atas melihat adiknya. setelah itu pulang menuju rumah. dirumah di dalam kamar Fika sungguh benar benar kecewa. sudah dia yang merusak Fika bisanya dia berkata seperti itu.
namun kali ini Fika sudah memantafkan ya sudah tidak berjodoh denganya.
seminggu sudah berlalu. Fika menjalani tanpa kabar, dan kehadiran harry.
ibu Fika sempat bertanya kenapa beberapa hari, harry tidak datang. karena biasanya bisa setiap hari dia datang ke rumah Fika. tadinya Fika tidak mau bercerita. namun karena sudah mantaf untuk tidak melanjutkan pertunangan ini. Fika pun menceritakan. dan ibu Fika berencana ingin mengembalikan cincin pertunangan. namun Fika pun bercertita juga kalau cincin itu di beli pakai uang pribadi Fika sendiri. sungguh kaget ibu Fika.
keesokan harinya. ibu kantin yang berada di depan warnet Fika bekerja. mengajak ngobrol.
" Fika, lagi bertengkar ya ama harry?tanya ibu kantin
__ADS_1
" ibu tau darimana?" tanya Fika balik.
" harry tadi malam datang kerumah ibu. curhat dia sampai jam 11 malam. minta ibu bantu ngomong ama Fika".
" udahlah bu, ibu tidak usah ikut campur. ibu tidak tau permasalahanya".
" ibu tau, dia itu seprti itu karena rasa sayangnya yang kelewatan membuat menjadi cemburu." jawabnya.
" udah bu, aku mau pulang." Fika pergi meninggalkan ibu kantin.
sore hari
harry datang ke rumah dan izin berpamitan dengan ibu Fika mengajak Fika mengobrol.
" udah pergilah coba selesaikan secara baik baik" kata ibu Fika.
pergilah mereka ke sebuah cafe. sesampai di sana harry memesan minuman. dan menyodorkan minuman untuk Fika minum.
harry bersujud minta maaf, katanya dia khilaf mengatakan itu. dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. dia sambil menangis nangis. Fika merasa malu dan menyuruhnya bangkit dan berhenti menangis. namun dia tidak mau berhenti menangis jika tidak di maafkan dan kembali berhubungan. karena dari awal Fika sudah menegaskan akan memutuskan hubungan dengan harry. tidak apa dia tidak bertanggung jawab dengan menikahi. karena Fika tidak mau hidpu terktekan batin. di karenakan juga Fika sudah berjanji pada dirinya sendiri tidak akan mempermainkan pernikahan
itu sebabnya di hanya akan menikah sekali seumur hidup. tapi kalau tidak ada yang menerima kondisi Fika. lebih baik Fika tidak akan pernah menikah.
herannya Fika luluh dan memaafkan harry.
sebulan sebelum nikah.
ini aku sudah cerita di part yang lalu y. jadi tak usah aku ceritakan lagi disini.
itu adalah tanda Fika emank seharusnya tidak berjodoh. tapi ntah kenapa Fika tetap memaafkan. karena sekali di maafkan. dia berulang ulang kali melakukan kesalahan yang sama. Fika ini seperti orang yang kena guna guna. karena terkadang Fika bisa merasa benci dan jijik namun sesaat lagi Fika seolah olah cinta mati dengan harry dan tak dapat hidup bila tak bersamanya. harry dari awal pacaran saja sudah kelihatan kan memanfaatkan Fika.
__ADS_1