Tentang Fika

Tentang Fika
Pertemuan kedua Fika dengan Harri


__ADS_3

semenjak Fika sering nongkrong dengan temannya. ibu Fika mulai takut akan pergaulannya. karena awalnya Fika keluar hanya saat malam minggu saja. namun kesininya Fika jadi keluar tiap malam. Fika klwr mulai dari habis magrib smpe jam 10malam. ibu Fika sangat khawatir. karena ibunya tidak mau sampai apa yang sudah terjadi dengan kakaknya kejadian lagi dengan Fika. akhirnya ibu Fika memberi saran untuk ikut perkumpulan remaja mesjid. agar menghindari yang tidak di inginkan ibu Fika. Fika ini merupakan anak yang sedikit penurut dan sedikit jg membangkang. karena yang menurut logikanya baik barulah Fika setuju. namun jika menurut logikanya tidak ya pasti tidak. nah, kali ini menurut Fika itu baik. jadi Fika menuruti mau ibunya. pergilah Fika ke perkumpulan remaja mesjid itu yang di adakan setiap jumat malam sabtu yang berisikan pengajian berkeliling rumah ke rumah anggotanya. dan ternyata saat awal Fika masuk rupanya sedang ada perombakan susunan organisasi. sehingga dia adakan pemilihan untuk kepengurusan. pemilihan di mulai dari ketua, sekretaris, bendahara beserta wakilnya. dan calonnya sudah ada. tinggal acara pemilihan. malam ini selesai lah pemilihannya.


minggu kedepannya Fika berangkat lagi seperti biasa dengan 2 temannya. sesampai disana kami mengaji dan setelah selesai. saat Fika akan mengangkat pantatnya untuk bangkit pulang tiba tiba ketua memanggil.


"yang namanya Fika mana ksni dlu".


woww, Fika kaget ada apa ni gua di panggil.


"saya bang", jawab Fika


"sini, duduk dulu ada yang mau abang bilang ama mu"


mendekatlah Fika.


"kamu jadi sekretaris ya"


melongoh si Fika.


"kok aku sih bang, kan semalam udh selesai pemilihan."tanya Fika


"mengundurkan diri orangnya" jawab ketua.


"owh, gtu ya."


"ya sudah kamu aja jadi sekretaris ya" desak ketua lagi.


"iya deh bang" jawab Fika pasrah.


"udah bisa pulang aku ini kan bang?"tanya Fika


" ya!"jawabnya singkat.


keluarlah Fika, kedua temannya sudah menunggu di luar. tiba tiba saja.


"Fikaaa... Fikaaaa..."


Fika menoleh kebelakang untuk mengetahui sapa yang memanggilnya.


ternyata kak Henny


" ya, saya kak" sahut Fika


"bentarlah kakak mau ngomong ama Fika"


"apaan itu kak?"


"gini, tadikan ketua minta Fika jadi sekretaris"

__ADS_1


"terus, kenapa kak?"


"gimana kalau kita tukeran?"


"maksudnya kak" Fika merasa heran barusan aja di minta jadi sekretaris kok sekarang diminta tukeran apaan sih ini maksudnya.


"gini dek, Fika aja yang jadi bendahara. karena kalau kakak jadi bendahara nanti payah uangnya habis kakak jajani".jawabnya


"hmm... oalah kak,,, ya udahlah kalau begitu" jawab Fika.


"ih, ma kasih banyak ya dek. baik deh Fika"


Fika nyengir wae. ciri ciri manusia kalau ada maunya muji segitunya kali..


"ya udah kak, Fika balik ya" pamit Fika sambil meninggalkan kk henny.


minggu berikutnya


" untuk pengurus jangan pulang dahulu ya, karena mau ada rapat". terang ketua.


hmmm.. Fika menghela napas panjang. gini deh kalau jadi pengurus.


"Fika, kami pulang duluan ya." 2 temanku berpamitan denganku.


"ya."jawab Fika bete.


" karena disini ada keluarga yang sedang sakit kita rapatnya pindah ya ke tempat wak betik ya" terang ketua lagi.


"Fika mau ikut abang bonceng, daripada jalan."ajak ketua


roman romannya ada yang aneh ni di benak Fika.


" boleh lah bang"jawab Fika. daripada jalan ya kan pikir Fika, toh Fika tidak terlalu dekat dan kenal dengan pengurus yang lain.


naiklah Fika dan menuju ketempat yang di sebutkan.


sesampainya disana Fika sungguh kaget melihat lelaki yang bernama harri itu berada dsna dan sedang berjualan. dia berjualan seputaran burger dan kawan kawannya. Selama rapat mata Fika melirik ke harri. karena emank dia sedang jatuh hati ya.


selesai rapat ketua ingin mengantarkan pulang Fika. Fika ini orangnya asik aja ya. sehingga Fika menerima aja di antar pulang. namun sesampainya dirumah Fika, tanpa basa basi Fika langsung masuk rumah dan menutup pintu.


hahaaaa... Fika jahat emank, Fika tidak suka tapi pandai memanfaatkan.


hari minggu pagi, tiba tiba ketua mendatangi rumah Fika.


"Fika, bangun. ada temenmu itu nyariin. ucap ibu Fika..


Fika keluar dengan mata belekan.

__ADS_1


"egh, bang. ada apa?"


"kan kita mau gotong royong pagi ini"


"oalah, lupa aku bang. bentar ya bang."


"iya, tapi gak usah mandi dulu. cuci muka aja, nantikan kotor lagi. siap pulang baru mandi"


"okey deh"


pergilah kami gotong royong membersihkan jalanan perkampungan kami.


tiba tiba aku ketemu lagi dengan harri.


kali ini aku tidak hanya melihat kami pun mengobrol.


"mau minum" harry menyodorkan botol minuman bening.


"mau donk" langsung Fika raih dari tangannya harry. emank agresif si Fika ini ya.


"owh, ya. gimana dengan cewek yang kamu kejar itu." tanya Fika mau tau udah gimana hubungan mereka.


" udah putus kami" sahutnya.


"owh... egh, kamu ikut remaja mesjid ya. kok aku gk pernah lihat kamu. tapi kamu ikut bantu disini."


"aku tidak ikut itu. tapi aku suka gotong royong"sahutnya


woowww.. makin klepek klepek lah si Fika ini.


apalagi yang kurang coba. ternyata rajin orangnya. nilai plus semua yang di lihat Fika.


"aku tiap minggu juga joging loh. ni aku kan barusan balik lihat kalian gotong royong makanya aku bantu. kamu mau ikut minggu besok?"


"kamu ama siapa jogingnya?"


"sendirian aja. ni aku ajak kamu biar ada kawan"


kena gombal si Fika.


"hmm. ya deh. tapi aku kalau minggu payah bangun pagi" jujur amat ya si Fika


" gapapa. nanti aku telpon atau aku datangi rumahmu".


woowww,,,, masuk si Fika ke perangkap buaya.


"ya udah ini no telpon aku" sambil menyebutkan no handphonenya.

__ADS_1


"okey, nanti aku telpon angkat ya."


ini kejadian sekitar tahun 2007 awal ya. jadi masa jamannya telponan dan smsan belum ada android.


__ADS_2