
Sorry ya para pembaca. aku lupa ceritain jalan jalan ke dufan.
__ADS_1
Pukul 8 pagi Fika terbangun. erny dan rya sudah pergi dari subuh rupanya. Fika langsung mandi saja. setelah mandi keluar kamar dan mengetuk kamar rahmat ternyata dia belum bangun. karena di bangunkan Fika akhirnya rahmat bangun dan pergi mandi. Fika menunggu rahmat sambil makan biskuit dan roti. agil sudah mengirim pesan bahwa sudah jalan menuju dufan. Fika memburu rahmat agar cepat pakaian. lalu pergilah Fika dan rahmat. karena Fika dan rahmat belum pernah ke dufan jadi tidak tau. Fika mengikuti rahmat saja. kata teman rahmat mereka harus ke stasiun kota dahulu baru naik busway. sampai di stasiun kota rahmat kelaparan dan dia ingin sarapan dahulu. dari pagi belum ada makan apapun. makanlah Fika dan rahmat. selesai makan barulah mereka naik busway. dan yang sungguh lucunya mereka muter muter mulu naik busway. sampai udah putus asa. udahlah gak usah pergi karena udah capek. sementara agil mengirim pesan bahwa dia sudah sampai di dufan. namun di saat keputus asaan akhirnya sampai jugalah Fika dan rahmat di dufan. wowwww... sungguh histeris mereka akhirnya sampai. langsung menuju loket membeli tiket. ternyata harga tiketnya 420 ribu perorang. ya udah di beli lah 2 oleh rahmat. langsung di beri tiket dan d stempel tangan Fika dan rahmat barulah mereka masuk. mereka mencari agil namun sekalian mencari mereka harus menikmati wahana karena waktu akan habis jika hanya mencari saja. sayang tiketnya mahal.
__ADS_1
yang di naikin pertama sekali yaitu halilintar. Fika dan rahmat mengantri halilintar. mereka kesitu karena pesan dari agil bahwa dia sedang antri di situ. namun tak jumpa juga dengan agil sampai selesai permainan. lalu mereka ke histeria lagi lagi karena agil mengirim pesan berada di sana. setelah selesai permainan pun tak jumpa. lalu naik kora kora dilanjutkan bermain di istana boneka, kicir kicir, ontang anting lalu tornado. di tornado Fika gak sanggup ya. hanya rahmat yang naik. karena Fika takut pingsan. Fika memiliki penyakit jantung. setelah lelah rahmat membelikan Fika es cream. tadinya rencana liburan rame rame. jadinya Fika berasa sedang pacaran ama rahmat. rahmat cukup beda jauh umurnya dengan Fika sekitar 7 tahunan. lalu agil mengirim pesan bahwa dia di ancol. pergilah Fika dan rahmat ke ancol. berkeliling ancol sampai magrib pun tak ketemu dengan agil. akhirnya karena sudah lelah mereka memilih pulang. saat pulang ternyata cepat banget. karena gak muter muter. karena harusnya mereka kalau naik kereta api turun di stasiun pasar senen dan baik busway jurusan dufan. sekali aja naik busway nya gak nyambung nyambung. sementara Fika dan rahmat tadinya turun dan nyambung lagi. di bus Fika lelah dan mengantuk sampai tertidur di bahu rahmat. setelah sampai pasar senen. saat mereka menuju stasiun mereka melewati pasar yang menjual semua jenis aneka perkuean. Fika membeli beberapa selain untuk oleh oleh dan untuk cemilan Fika. padahal Fika sering ke pasar senen bareng Y. namun baru kali ini Fika melihat tempat dagang kue.
__ADS_1
Fika dan rahmat duduk duduk ngopi dahulu. tak lama barulah mereka pulang. Fika dan rahmat pun kesal dengan mereka. namun mereka hany tertawa. mereka pun ikut ngopi dan mengobrol. lalu pukul 11 semua masuk kamar masing masing. untuk istirahat dan tidur karen esok pagi semua akan bekerja seperti rutinitas biasanya.
__ADS_1
esok pagi Fika pergi ke pasar laris menggunakan sepeda motor uda nico. pukul 12 Fika pulang dan menjemput uda nico. di perjalanan uda nico mengajak makan siang dahulu. makanlah Fika dan uda nico. sebenarnya Fika merasa tidak enak seperti ini. karena selama ini Fika selalu jalan dengan lelaki yang tak memiliki pasangan barulah dengan uda nico ini. Fika merasa risih dan gak enak. karena uda nico sudah memiliki istri. emang uda nico bilang cuma anggap adik namun uda nico terlalu perhatiannya. dan saat pedagang lainnya mengejek uda nico dengan Fika seperti Fika istri muda. uda nico tak pernah marah dan malah tertawa. ya para pedagang yang di sebelah sebelah uda nico menyebut Fika istri muda uda nico. Fika takut saja kalau candaan mereka di dengar uni. Fika tak pernah ada niat sedikit pun untuk dengan uda nico. namun terkadang kebaikan uda nico emang kelewatan. Fika juga sering bilang. jangan kelewatan da. namun uda nico bilang bahwa Fika itu sudah di anggapnya adik karena uda nico tak memiliki adik perempuan. tetapi tetap saja rasa tidak enak itu selalu saja ada. selesai makan uda nico mengantar Fika ke kost dan mengingatkan Fika nanti datang dagang di pasar Giant poris. ya Fika menjawab. lalu masuk ke kamar untuk istirahat tidur. namun Fika tak dapat tidur entah apa yang mengganggu pikiran Fika sehingga tak dapat tidur. akhirnya Fika mencuci pakaian saja. daripada tak tidur selesai mencuci Fika mandi. dan bersiap siap ke pasar Giant. namun Fika merasa kecepatan. tetapi apa lagi yabg harus Fika lakukan untuk mempercepat waktu. sekarang ini masih pukul 4 sore. emang biasanya pukul 4 uda nico sudah datang sih buat pasang tenda. tetapi kan Fika biasanya datang habis magrib.
__ADS_1