Tentang Fika

Tentang Fika
Fika mendatangi M


__ADS_3

mendengar bahwa Fika sedang mencari alamat rumah si M, si A ingin ikut Fika. akhirnya esok mereka pergi bersama berkeliling mencari alamat yang tak jelas. mereka hanya tau nama jalan rumahnya. namun tak tau gang apa nomor berapa rumahnya. sehingga mereka mencari juga dengan bertanya tanya sambil menunjukan foto si M.


oh ya si Fika pernah berjumpa sebelumnya dengan si M. di rumah orang tua harry. saat itu acara nikahan adiknya harry. dan Fika datang membawa Fakhri. menghebohkan acara itu juga karena para tetamu fokus melihat Fika. dan Fika berjumpa dengan M. Fika sengaja duduk dekat si M. Fika bercerita tentang si harry yang asli tak menafkahinya dan Fakhri semenjak kejadian perebutan Fikri ke temannya yang saat ikut remaja mesjid dahulu. dan itu membuat si M kesal. namun yang sangat di herankan saat itu mertua Fika meminta Fika menyalami neneknya harry sambil berkata " ini bojone ariyadi mak". Fika tertawa kecil padahal tadinya si M sudah mau salaman malah Fika yang santai aja cuek tapi di suruh. itupun menambah si M emang pelakor. Fika merasa aneh saja. padahal ayahnya harry saat di rumah bulek Fika dengan bangga bilang kan harry akan menikah dan istri jauh lebih cantik dari Fika. tapi kok malah Fika masih di anggap istrinya. Fika pun tak peduli penting di situ Fika emang ingin sedikit membuat kehebohan agar para tetangga tau. sapalah yang selingkuh karena sedari dulu mereka memfitnah fika lah yang selingkuh. padahal semenjak hidup bersama harry ada pun lelaki yang mendekati Fika dia tetap tak mau. karena Fika sangat menghargai pernikahan.


ternyata dalam waktu setengah hari Fika dan A menemui rumah si M. namun mereka tak masuk dahulu. mereka menunggu orang tua A. Fika tak di dampingi orang tuanya. dia ingin menyelesaikan masalahnya sendiri.


setelah orang tua A datang. Fika lebih dahulu mengucapkan salam.


" Assalamualaikum, ini rumah M?"


" wa'aaikum salam. iya ada perlu apa?" jawab nenek M


" boleh kami masuk dulu dan duduk untuk mengobrol?"


" masuklah." jawab nenek M


" ada apa ini?" tanya mamak M dan kakak M


" orang tua M mana ya? saya mau ngobrol" ucap Fika


" saya mamaknya dan bapaknya lagi di bengkel depan" ucap mamak M


" bisa panggilankan juga bapaknya?"ucap Fika


" sama saya saja ya. bapaknya lagi sibuk" ucap mamaknya M


" okey bu, begini ya. apakah ibu tau anak ibu sedang dekat dengan siapa?"tanya Fika.


" kenapa emangnya?"tanya kakanya balik


" gini kak, adik kakak sudah menjadi pelakor dari rumah tangga saya. suami saya yang di ganggunya." ucap Fika

__ADS_1


" mana buktinya?" tanya neneknya M


" ini nek bukti buku nikah dan KK kami" Fika menyodorkan buku dan kertas KK


" haaa... gak mungkin kan dia masih lajang" ucap kakaknya


" mungkin harry mengaku lajang. tapi M sudah tau kalau harry memiliki anak dan istri. karena saya sudah pernah jumpa dengan si M di pernikahan adik ipar saya." ucap Fika


" ya sudah tak bisa di salahkan M donk. kamu aja yang gak bs jaga suamimu" ucap kakaknya.


" okey suami ku itu emang penjahat. jadi di sini pun saya datang dengan baik baik agar si M tidak menjadi korban selanjutnya." ucap Fika.


" makkkkk... suara teriakan dari dalam kamar.


" cepat makkkk sini... kasih hp ini ama si Fika itu" .


mamaknya langsung masuk dan mengambil hp nya serta memberikan pada Fika


" hallo." ucap Fika


" ngapain kau atur aku. suka aku lah" lawan Fika


" pulang gak kau. kalau gak pulang habis kau nanti"


" aku gak takut. mau kau apain pun tak peduli aku." tantang Fika.


" heeee... jadi istri itu dengarkan cakap suami" dari suara yang berada di kamar.


" haaa... jelaskan kau masih mengakui aku istrinya. jadi kau apanya haaaa???" ucap Fika


" usir mak usir mereka semua"

__ADS_1


" begini saja. saya kasih peringatan kalau si M tidak berpisah dengan Harry jangan salahkan saya kalau hidupnya akan sengsara. karena ini si A korbannya akan melaporkan harry..."ucap Fika


" gak takut aku ama kalian. laporkanlah" tantang suara di balik kamar.


" owh ya kalau berani jangan di kamar dong. sini keluar jumpai kami" ucap Fika


" gak sudi aku jumpa kelen. usiiiir makkkk... usir merekaaa." ucapnya lagi.


" tak perlu kau usir. nek, kak, buk, saya datang baik baik. pamitan pun baik baik pula. tolong di ingatkan saja anaknya ya bu." ucap Fika


" iya, maaf ya" jawab ibunya M


Fika pun berpamitan dan menyalami neneknya, kakanya serta mamaknya M. sama seperti saat Fika datang tadi.


saat Fika akan menaiki sepeda motor ibu si M menghampiri. " dek, sapa tadi nama kamu? tanya ibu M


" Rafika bu, biasa di panggil Fika. kenapa bu? jawab fika


" boleh minta nomor hp kamu. karena kan ini bapaknya belum tau. saya akan ngomong ke bapaknya pelan pelan dan sapa tau bapaknya mau ngomong ama kamu kan saya bisa hubungi kamu." ucap mamaknya M


" owh, okey boleh bu" jawab Fika


di berilah nomor hp Fika ke mamaknya si M.


" kapanpun ibu telpon aku. aku angkat bu. tolong jangan sampai si M menjadi korbannya. dia masih muda masih panjang jalan ceritanya bu. di sini saya memberitahukan agar cukup saya saja yang menjadi korbannya saya tau siapa dia. saya sudah cukup lama mengenalnya. sementara si M masih baru kenalnya." ucap Fika


" ma kasih banyak ya nak. kamu baik kali. kamu datang tanpa marah marah malah anak saya yang marah marah. saya malu nak. padahal dia yang salah." ucap mamaknya M


" gak pa pa bu. ibu dan M tidak mutlak salah. karena harry lah yang salah dia yang sudah berbohong. mungkin si M sudah jatuh hati jadi tidak bisa mendengar penjelasan apapun lagi dari aku. saya pamitlah ya bu." ucap Fika


" hati hati ya."

__ADS_1


" iya bu. ma kasih."


Fika berlalu pergi dan kembali pulang kerumah.


__ADS_2