
Jualan Fika yang di dirikannya di depan rumah yang di tempatinya menghasilkan hasil yang cukup Alhamdulillah. Sehingga Fika bisa membeli sebuah kulkas dari hasil jualannya. Meskipun tak baru kulkas itu. Namun bisa di gunakan Fika untuk membuat es cream dan es lilin serta juga es buah coklat. Anak anak sangat menyukai es buah coklat.
Wawak Fika datang lagi untuk menjaga neneknya. Sebaik datang Fika pun tak bertegur sapa. lagian papa Fika pun tidak ada mengabarkan kalau wawaknya akan datang. Ya udah menurut Fika selama wawaknya tidak mengganggu Fika. Terserah lah wawaknya tinggal di rumah papanya Fika.
Ke esokan siang harinya Fika jam 11 sudah pulang kerja langsung mencuci baju. Selesai menjemur jualan Fika pun sudah di susun oleh Fikri dan Fakhri yang selalu membantu Fika. Kulkas yang di beli Fika masih berada di rumah papanya Fika. Dan rencana hari ini Fika akan membersihkan kulkasnya dan akan memindahkan ke rumahnya sendiri. Selesai mencuci Fika mencoba masuk lewat pintu belakang rumah papa Fika yang saling berhubungan dengan pintu belakang Fika juga. Namun pintu itu di kunci. dan kejadian seperti itu sudah terjadi sejak wawak Fika datang 2 hari yang lalu. 2 hari yang lalu Fika masuk dari pintu depan. dan di depan ada wawak Fika dan seseorang yang tak di kenal Fika yang datang sebaik dari papa Fika pergi kerja sampai papa Fika akan tiba pulang ke rumah orang itu sudah pulang sebelum papa Fika tiba di rumah. Kali ini Fika pun ingin masuk dari depan dan ternyata depan di kunci. Kesal dong Fika.
" Kenapa semua pintu di kunciin?" Tanya Fika dengan nada kesal.
__ADS_1
" oh, mau masuk ya rupanya?" Tanya balik wawak Fika.
" Kok mesti di tanya. Ini rumah siapa emang? " Fika semakin kesal.
" ya bilang lah kalau mau masuk kan di buka pintunya." sembari dia membuka pintu.
" he... ini rumah sapa? aku harus laporan mau masuk? ha...! kesal Fika menambah.
__ADS_1
" helloooo... ini bukan hanya rumah adikmu. ini juga rumah istrinya. kau tau aku siapakan? anaknya. jadi kalau tidak ada orang tua ku. aku lah yang bertanggung jawab. apa kau bilang orang keluar masuk seenaknya? siapa? yang masuk dari kemaren tuh cuma aku. aku ini siapa? sedangkan itu siapa? kalau mau ku teriakan maling sangat bisa. kalau wawak meneriakan aku maling kagak bisa. karena ini rumah ku juga." sudah memasuki level marah dong Fika
" apa kau bilang aku maling. gak terima aku. ku laporkan polisi kau." ucap seorang perempuan yang sudah 2 hari datang ke rumah papa Fika.
" Laporkan lah. Jangan sok hebat kau laporkan aku. Kau yang orang luar di sini. Pergi kau dari rumah ini." ucap Fika semakin lantang.
" Kak, aku gak terima ya kak aku di giniin. di usir gini ama anak kecil." ucapnya
__ADS_1
" Fika dia itu adik ipar ku. dia yang membantu aku menjaga nenek." ucap wawak Fika
" Gini ya wak. kalau wawak mau jaga nenek. Gak masalah sok jaga. Tapi jangan masukan orang luar. mau itu adik ipar wawak. di rumah ini dia orang luar. Kalau wawak gak bisa jaga sendiri nenek di rumah ini. wawak bawa nenek pulang lagi kerumahnya. Nenek masih punya rumah." dengan kesal namun di tahan amarah Fika.