
ada sekitar 3 kali Fika memanggil tukang kusuk untuk mengusuk neneknya. dan itu nenek Fika mau lagi. tetapi darimana Fika membayar. Fika tak ada tempat untuk meminta. kadang pun Fika memberi makan nenek dan papanya. karena mama Fika sudah tak mau lagi memasakkan. lauk harian Fika adalah tempe dan telur. nenek Fika mengeluh. kok kalian makan tempe terus sih. ya menurut Fika itu lebih baik daripada mau makan enak tapi ngutang. lebih tidak tenang. toh apa yang di makan berakhir menjadi kotoran. dari situ Fika sudah agak kesel. namun Fika mencoba bersabar. yang menyakitkan hati Fika adalah. saat Fika menyuapi neneknya ngobrol neneknya menceritakan bahwa seharusnya jodoh papanya Fika bukanlah mamanya Fika. melainkan seorang guru yang cantik. sakit sekali rasanya. karena Fika pernah mengalami seperti itu. iya Fika pernah di perlakukan seperti itu. terang terangan ayah mertua Fika ngomong di depan Fika dan mantan si harry. perempuan yang menunggu angkot bersama Fika. " loh kok gak kau lah yang jadi mantu ku. padahal aku berharap kau yang jadi mantu ku." itulah ucapan mertua Fika. yang membuat Fika menangis sejadi jadinya. padahal itu Fika sedang hamil Fikri. karena ucapan nenek Fika jadi teringat Fika akan kejadian itu. dan bagaimana perasaan mama Fika. kenapa ya para mertua seperti ini. Fika pun menanyakan pada papanya perihal omongan neneknya. papa Fika bilang bahwa orang yang di maksud pun sudah meninggal dunia.
semenjak kejadian itu Fika sudah agak jarang mengurusi neneknya lagi. padahal setiap harinya Fika lah yang mengurus mulai dari pagi mandi, kasih sarapan, makan siang, mandi sore. sekarang malah hampir sama sekali tidak. jadi kakak Fika lah yang mengerjakannya. lagian toh Fika sudah bilang ke papanya agar papanya mencari kerja. masalah nenek biar Fika yang jaga. toh Fika kerja tak lama waktunya hanya dari jam 8 dan jam 10 pun sudah balik ke rumah. namun papanya Fika khawatir. 2 jam di tinggal bagaimana?.
Fika juga jujur saja tak sanggup menanggung nenek dan papanya. akhirnya Fika memilih berdiam diri saja di rumah tak pernah datang ke rumah papanya walaupun sebelahan. lagian listrik Fika masih 1 dengan papanya dan yang bayar listrik pun Fika.
karena tidak ada yang memperdulikan papa Fika dan neneknya lagi. papa Fika mencari pekerjaan dan dapat. lalu datanglah kakak papanya Fika yang dari bandung tinggal di rumah Fika. untuk merawat neneknya Fika. sudah lama sekali sebenarnya gak ketemu dengan uwak Fika ini. saat itu Fika masih umur 5 tahun. saat uwak Fika datang pun Fika mengobrol.
__ADS_1
setiap pagi uwak Fika belanja di kedai dan masak untuk nenek dan papanya Fika. setiap siang pun Fika mengobrol dengan uwaknya.
udah sekitar 3 minggu uwak Fika tinggal di rumah papanya Fika. dan siang ini. sepulang kerja Fika masak. selesai makan Fika makan bersama dengan uwaknya dengan menu masakan mereka masing masing. selesai makan Fika izin pamit tidur karena ngantuk sekali. biasanya semenjak uwak Fika tinggal di sini. setiap nenek Fika ingin buang air besar atau pun kecil Fika lah yang menggendong neneknya ke kamar mandi karena uwaknya gak kuat. begitu juga kalau mandi pagi dan sore.
Fika udah izin mau tidur dulu sebentar dan bilang kalau nenek mau apa apa panggil aja Fika.
wow, kaget Fika dong. ada apa sebenarnya. Fika pun masuk menjumpai neneknya. neneknya malah nangis sambil berkata. gimana nonong gimana nonong. aku mau lihat nonong. Fika pun menjawab iya nanti ya. emang kenapa wak nonong tadi nek? si nenek hanya histeris.
__ADS_1
Fika mencoba menghubungi papanya. dan di angkat. papa Fika langsung berkata." Cemana nya kau. ya udah nanti aja ni udah di jalan papa." haaaa... apanya yang cemana. Fika pun tak mengerti kenapa.
Fika menenangkan dirinya dan memandikan neneknya saja. daripada stres mikirin nya. setelah selesai mandi Fika membawa neneknya melihat kondisi wawak nya yang sedang ada di klinik dekat rumah Fika. Fika membawa neneknya dengan kursi roda. sesampai di sana Fika menanyakan ke wawaknya ada apa. namun tak di jawab. kakak Fika pulang dari kerja langsung mampir ke klinik. sesampai di sana kakak Fika mananya kan sebabnya wawak sampai harus di bawa ke klinik. namun karena hampir magrib Fika tak mendengar karena pulang membawa neneknya.
sesampai di rumah papa Fika marah ke Fika. bagaimana bisa Fika tak mengetahui wawaknya sakit sampai di bawa ke klinik. Fika pun sendiri bingung. Fika agak kesal juga. kenapa papa Fika melampiaskan ke Fika. apakah Fika harus menjaga wawaknya juga. sementara wawak nya kan datang untuk menjaga neneknya Fika. kok jadi tambah merepotkan Fika. Fika pun kesal langsung pulang.
setelah kakak Fika pulang Fika mendatangi rumahnya. menanyakan apakah wawak nya menjawab pertanyaan kakaknya. dan ternyata di jawab. kakak Fika menceritakan sebab nya seperti yang di ceritakan wawak nya. bahwa wawak nya tadi mau ke dapur kaget melihat ada hantu. jadi lari ke depan dan di depan sesak napasnya. lalu wawak nya menelpon ponakannya yang tinggal di rumah neneknya Fika. karena mau membangunkan Fika udah gak bisa apa apa lagi. datanglah mereka lalu membawa wawak ke klinik karena nafas wawak sesak.
__ADS_1
di sini yang Fika herankan itu. yang pertama, katanya melihat hantu di dapur. siang bolong ada hantu. seperti tidak punya tuhan. yang kedua gak bisa apa apa. nelpon kok bisa ya. alasan yang tidak ada di akal Fika. kalau dia teriak saja mungkin tetangga keluar dan pasti membangunkan Fika. toh dia malah nelpon ponakannya yang jauh. ya kalau dia bisa pegang telpon kenapa tidak telpon Fika kok malah yang jauh. kan nomor Fika juga ada. semakin nambah kekesalan Fika. bagaimana tidak tadi papanya Fika sampai marah sama Fika. mengetahui alasannya yang gak di akal Fika. dan kakak Fika pun bilang bahwa wawak mendengar dari tetangga bahwa banyak hantu di rumah orang tua Fika karena orang tua Fika pelihara tuyul. ya Allah, itulah wawak Fika ini katanya datang mau jaga neneknya Fika tetapi kalau Fika belum pulang kerja wawak Fika ini gosip emang ke tetangga. maaf ya Fika dan seluruh keluarga bukanlah orang yang hobby gosip nongkrong di tetangga berjam jam. lebih baik tidur di rumah kalau tidak ada kerjaan. itulah kenapa para tetangga jadi benci keluarga Fika. keluarga Fika sudah di fitnah dari dahulu tetapi tak ada yang bisa membuktikan omongan mereka.