Tentang Fika

Tentang Fika
Jalan pertama kali dengan Padang


__ADS_3

malam minggu ini Fika sedari sore udah keluar menuju ke Kota Tua. Fika berjanji dengan saudara dari sepupu Fika yang sedang berkuliah dia di Jakarta. Fika dan Yudha mengobrol sambil ngopi hingga tak terasa jam sudah malam. Fika dan Yudha berbisa d stasiun gambir karena Yudha tinggal di sana. dan Fika turun d stasiun manggarai untuk menyambung kereta api ke Tanggerang. namun di manggarai Fika mencari colokan listrik untuk mengecharger hp nya yang sudah lowbet. Fika meminta izin ke security itu mencharger hpnya. namun saat Fika pergi mencharger ternyata kereta terakhir telah berangkat. Fika pun bingung untuk kembali. akhirnya security tadi mengajak berkenalan dan mengobrol dengan Fika. sekuriti itu namanya toyib biasa di panggil iib. dan ada dandru nya namanya budino. Fika di berikan kopi oleh bang iib. Fika mengobrol sampai jam 6 pagi kereta api pertama datang. Fika pun naik dan berangkat pulang. di perjalanan Fika mencoba menghubungi Rizal karena ngantuk banget begadang. tadi malam Fika sudah meminta Rizal menjemput Fika pagi ini di stasiun. namun Rizal tak mengangkat telponnya. ternyata padang sibuk menelpon Fika. Fika angkat, dan padang bertanya sedang dimana Fika. Fika menjawab sedang di kereta api. padang bertanya mau kemana emangnya Fika. Fika bilang bahwasannya dia akan pulang bukan hendak pergi. akhirnya dengan semangat padang ingin menjemput Fika. karena Rizal tak kunjung menjawab telpon Fika. Fika pun menerima padang menjemput Fika. akhirnya tiba Fika di stasiun poris. di sana benar saja padang sudah menunggu Fika.


" yok!" ajak padang


Fika pun naik ke sepeda motor king nya padang.


" udah sarapan?" tanya padang.


" belum da." jawab Fika. Fika manggil padang uda ya.


" sarapan lontong padang yok"

__ADS_1


" boleh"


pergilah mereka makan lontong padang. padang bertanya dari mana Fika pulang pagi pagi. Fika pun menceritakan bahwa dirinya ketinggalan kereta api. setelah makan padang meminta Fika untuk menemani ke pasar cengkareng. katanya mau lihat tempat untuk jualan baru lagi. Fika sudah menolak dengan alasan Fika akan mencuci pakaian dan ngantuk banget. namun dia berkilah hanya sebentar saja. karena tak enak hati akhirnya Fika pun mengiyakan. selesai makan pergilah mereka ke pasar laris palm paradise cengkareng. di sana padang bertemu dengan uda nico dan istrinya. padang mengenalkan Fika ke uda nico dan istrinya. setelah melihat tempat. mereka menemui manager pasar untuk mendiskusikan biaya sewa ruko. setelah selesai dari sana Fika dan padang pergi ke pasar pekan di cengkareng. uda nico dan istri pulang. di pasar pekan cengkareng banyak teman teman padang. padang pun mengenalkan Fika ke seluruh temannya padang. dan padang bilang jika Fika ada yang di inginkan bilang saja. akan di kasih oleh teman temanya. ada beberapa yang di ambil Fika karena ingin dan perlu. tak terasa jam sudah menujukan pukul 12 siang. Fika mengajak padang untuk balik karena Fika emang lelah dan ngantuk. namun padang bilang makan siang dahulu barulah balik ke kos. pergilah makan Fika dan padang di rumah makan padang milik temannya sekampung. selesai makan padang mengantar Fika ke kosan namun padang meminta Fika untuk berjanji jalan sore harinya. Fika menjawab iya kalau aku terbangun ya. sembari melempar senyum kecil. begitu sampai di depan pagar kosan. Fika langsung berpamitan ke padang dan langsung naik ke atas. Fika pun langsung mengganti bajunya. lanjut mencuci semua pakaiannya yang sudah menumpuk. setelah mencuci Fika mandi dan merebahkan badan karena lelah dan sangat ngantuk. Fika selesai mencuci sekitar jam 3 an. jam 5 lewat hp Fika berdering terus menerus. itu adalah panggilan dari si padang. aduh Fika malas banget. namun karena berisik di angkat juga oleh Fika.


" hmmm... ada apa da".


" ayok lah kan udah janji. udah siap nyuci nya kan?"


" jadi jam berapa kita pergi?"


" nanti lah."

__ADS_1


ternyata masuk juga sebuah pesan dari Rizal. Rizal mengajak makan malam nanti malam sepulang dia dari kerja. semenjak berkenalan dengan Rizal, Fika hampir tiap malam makan keluar dengan Rizal. Rizal minta di temeni makan karena bagi dia enak aja kalau makan ada temannya. Fika pun membagi waktunya. sehingga langsung gerak untuk jalan dengan padang. agar nanti sempat pulang biar jalan dengan Rizal. Fika pun mengirimkan sebuah pesan ke padang bahwa akan jalan sekarang jadi jemput lah Fika di kosan. ternyata Fika siap berganti pakaian dan sedikit polesan make up padang pun sudah di depan kos. karena sudah masuk pesan dari padang kalau dia sudah menunggu di depan kos. pergilah Fika dan padang. Fika membawa padang ke tempat dia dimana berjualan. dia berdagang di belakang rumah sakit cengkareng. ramai dengan teman temannya. menanyakan kenapa padang tak dagang sudah beberapa hari ini. dia hanya menjawab karena lagi gak enak badan. saat magrib padang pamitan ke Fika untuk sholat do mushola. Fika menunggu padang di tempat uni rina berjualan.uni rina berjualan kaos lelaki dewasa. si padang berdagang celana jeans. yang kemaren di pasar poris itu rupanya punya uda nico. si padang berjualannya di cengkareng. setelah padang balik dari mushola Fika bersandiwara bahwasanya erny menelpon menanyakan kunci kamar kos dimana. dan Fika bilang ke padang untuk pulang karena Fika membawa kunci kamar dan erny tidak bisa masuk kamar. padahal kenyataannya kunci itu di tempat rahasia yang sudah di ketahui erny. dan erny saja pun sudah berada di dalam kamar. itu hanya akal akalan Fika agar padang mau pulang. namun lagi lagi sebelum pulang padang mengajak Fika makan. Fika akan merasa jadi apa badannya bila ini makan dengan padang dan nanti makan lagi dengan Rizal. namun Fika berpikir saat nanti dengan Rizal Fika minum jus saja ataupun ngopi aja. akhirnya Fika pun makan dengan padang. dan lagi lagi di rumah makan padang. setelah makan barulah padang mengantar pulang Fika kembali ke kosan. sesampai di kosan sebenarnya padang bilang " kasih kunci habis itu turun lagi ya kita jalan jalan."


" gak lah da. aku capek. selain itu pintu kos akan di tutup. pak haji marah."


" oh gitu ya."


" iya lain hari aja. kan masih banyak waktu.,"


" ya udah lah. nanti telponan ya."


" oke. Fika sambil mengedipkan matanya sebelah.

__ADS_1


Fika langsung naik ke atas dan ke kamar. Fika pun ketemu erny dan bercerita tentang sandiwara Fika tadi ke padang. sambil ngakak ketawa sangking lucunya. karena Fika tidak pernah bisa berbohong sebenarnya. makanya heran saja kalau Fika bisa berbohong ke padang. sebenarnya Fika tidak terlalu suka dengan lelaki yang agresif terlalu mengejar. sampai Fika tidak punya kebebasan. baru sehari saja jalan dengan padang Fika sudah kesal sekali.


__ADS_2