
" kenapa kalian..?? kok bisa begini" ibu Fika kaget melihat keadaan Fika yang luka luka di tangan serta kakinya.
" gimana itu bayinya? kenapa tidak langsung ke dokter? kenapa di bawah pulang?" ibu Fika tampak benar benar panik.
Fika mengobati lukanya. Fika diam saja. sudah kesal. kalau cerita ke ibunya. ibunya akan kesal jg. saat mengobati kakinya Fika tersadar gelang kakinya tak ada. Fika meminta harry untuk mencarinya karena harry tak sedikit pun mengalami luka.
Fika tidak ke rumah sakit ataupun meminta biaya pengobatan oleh yang menabrak karen yang menabraknya adalah anak kecil sumuran 13 tahun yang sedang membonceng adeknya umur 6 tahunan. adiknya saja mengalami banyak luka. membuat Fika tak tega dan memilih berdamai dengan karena saling salah sebenarnya. harry mengebut dan tiba tiba mengerem sehingga mereka dari belakang menabrak Fika.
harry kembali dengan kabar buruk bahwasanya sudah tak di temukan gelang kaki Fika di tempat kejadian tadi. Fika pun memilih ikhlas. sudahlah nanti bisa di beli lagi.
ibu Fika terus mengomel untuk memeriksa kehamilan Fika. fika menjawab besok akan memeriksakannya dan USG.
pagi Fika mendaftar untuk USG dengan dokter bagian obgyn yang terkenal dari zaman ibunya Fika. setelah mendaftar Fika berangkat kerja. Fika izin pulang cepat karena ingin USG. jam 4 Fika sudah balik kerja dan menuju tempat untuk USG. disana Fika mengantri lagi. jam 6.30 petang Fika baru memasuki ruang periksa. setelah di USG Fika menebus obat dan vitamin di apotik sebelah. keseluruhan biayanya senilai 500rbu itu pun Fika yang membayar.
harry tak pernah mau tau kehamilan Fika. bahkan sampe detik ini harry tak memberi uang belanja. semua keperluan hidup mereka menggunakan uang Fika. sudahlah Fika tak ingin pisah di karenakan ada anak di dalam rahim Fika.
__ADS_1
8 Februari 2011
lahirlah buah cinta harry dan Fika yang di beri nama Fikri prassetya. Fika memberi nama itu dengan singkatan Fikri adalah Fika dan harry. prassetya adalah pasangan setia. tetapi tidak lantas hanya itu Fika pun sudah mencari artinya ternyata artinya adalah pemikir yang kuat. atau bisa juga di artikan pemilik cita cita yang kuat.
Fikri dilahirkan secara operasi karena sudah hampir memasuki 10 bulan tidak ada tanda apapun untuk melahirkan. dan Fika mengecek ke bidan. bidan menyarankan untuk di operasi karena air ketuban Fika sudah sedikit di takutkan sudah di minum bayinya. jadi Fika pun pasrah. di rujuklah Fika di salah satu rumah sakit besar di daerah titi kuning medan. Fika masuk kerumah sakit itu sore dan di coba suntik untuk rangsangan agar ada kontraksi dari calon bayinya. namun sampai 2x suntikan tidak rangsangan sama sekali. Fika di jadwalkan akan operasi pagi hari. ternyata siang baru Fika mulai di operasi.
sebelum operasi Fika di minta untuk melepaskan seluruh barang yang menempel di badannya. baik baju ataupun perhiasan. dan harry lah yang menyimpan perhiasan Fika. 2 jam di ruang operasi Fika di keluarkan dan di letakan di ruang rawat inap. sementara Fikri masih di ruang bayi. di ruangan itu Fika bersama 6 temannya yang lain yang juga di operasi. namun Fika di tunggui oleh ibunya, mertuanya dan juga harry. tetapi yang membuat Fika sedih habis lahiran adalah sebelum Fika di masukan ruang rawat inap. Fika di pindah tempat tidurnya dan saat akan di pindah yang menggendong adalah suaminya. dan perawat memanggil harry sampai berapa kali tak jua datang akhirnya Fika di angkat oleh suami orang yang menunggu istrinya keluar dari ruang operasi. sungguh sedihnya Fika. Fika semenjak melahirkan menjadi cengeng. saat malam Fika tidak bisa tidur dan ingin minum harry pun tak bisa di banguni. saat malam mertua dan ibunya Fika pulang. hanya harry yang menunggunya. karena harry tak kunjung bangun dan suami sebelah melihat dia menolong Fika. y Allah kenapa aku tidak punya suami siaga. batin Fika. pagi harry pamitan untuk berangkat kerja. dan bilang akan mamaknya yang datang untuk menjaga. Fika hanya mengangguk. jam 7.30 pagi sarapan Fika sudah di antar dan di terima mertuanya. para pasien yang lain sudah di suapi oleh suami, mertua atau ibunya. sementara mertua Fika hanya terduduk diam. mertuanya menyaksikan pasien lainnya di suapi. sampai pukul 10 pagi Fika belum juga sarapan. datang office boy untuk mengangkat piring kotor. pas di tempat Fika OB itu kaget kok masih berisi penuh. " belum sarapan bu??" tanya OB. Fika menggelengkan kepala. " loh, ini sapa yang jaga?" tanya OB lagi. "ibu itu yang jaga" ucap ibu sebelah. " bu, di kasih makan anaknya" ucap OB itu. " he, iya." jawab ibu mertua Fika.
" ni Fika, makan" ibu mertua meyodorkan nampan makanan.
" loh bu, di suapi" kata ibu sebelah.
Fika melihat ke pintu ibunya sudah datang.
" loh belum sarapan?" tanya ibunya.
__ADS_1
di ambi lah nampan itu dan di suapi lah Fika oleh ibunya. alhamdulillah ibu Fika datang.
dan lagi lagi ibu mertuanya hanya duduk diam di ujung.
" bu, ibu mamak kandungnya dan itu mertuanya?" bisik ibu sebelah kepada ibubua Fika.
" iya ada apa emanknya?" tanya ibu Fika balik.
" pantas saja. nanti kita bercerita ya bu." ucap ibu sebelah mengajak bergosip.
selesai ibu Fika menyuapi Fika dan memberi minum bergosiplah ibu Fika dengan ibu sebelah. namun yang tidak habis pikir ibu sebelah itu adalah. ibu itu juga sedang merawat menantunya bukan anaknya. tapi di rawat dengan baik. padahal lagi menantunya itu tidak tau kerja apapun tetapi karena itu sudah tanggung jawab anaknya yang menjadi tanggung jawab dia juga. dia pun merawat dengan baik. mereka bergosip tentang kelakuan ibu mertua Fika serta suami Fika yang tidak menjaga juga saat malam hanya pindah tidur. mendengar itu, ibu Fika memutuskan untuk tidak pulang menjaga Fika.
setelah di 2 hari di ruang bayi. Fikri pun di pertemukan dengan Fika. namun tidak lama hanya beberapa jam saja. dan saat Fikri keluar harry. Fika tambah panik dan stres. Fika di tuntut sempurna. harry marah kalau susu formula terus boros. padahal uang untuk beli pun uang Fika. Fika sudah cukup stres di rumah sakit lama lama.
7 hari berada di rumah sakit barulah Fika di izinkan pulang. perawat datang meminta untuk mengurus administrasi dan surat keterangan lahir Fikri.
__ADS_1
dan itu harry tidak tau. sampailah ibu Fika datang. padahal hrznya pagi Fika sudah bisa keluar jika sudah di urus. ini ibu Fika datang jam 10 pagi belum apapun terpaksa ibu Fika naik turun mengurusnya. padahal tidak ada yang di bayar karena Fika menggunakan BPJS. semua free alias gratis hanya saja urusannya kesan kemari.