Tentang Fika

Tentang Fika
Menghindar untuk menang


__ADS_3

Setelah kakak Fika kesal pun tak kunjung wawak Fika ini diam.


" Kalian gak usah belain mamak kalian. Dia nangis cuma pura pura aja."


Mama Fika pun pergi pulang. Karena sudah keterlaluan emang papa Fika ini.


" Ma,.." Fika memanggil dan mengejar mamanya karena Fika tau sekali perasaan mamanya pasti sakit sekali.


" Awas lah ya sampai siang nanti masih di sini. Jangan salahkan aku ya." Ucap Fika mengancam wawaknya karena emang sudah kesal sekali.

__ADS_1


"Ma, udah lah jangan sedih lagi ya. Maafin Fika ma. Karena Fika jadinya mama yang di salahkan." Ucap Fika ke mamanya


" Ya udah, Fika biarin aja mereka mau berbuat apa. Jangan di campuri. kalau pun nanti siang wawakmu belum pulang. Biarkan aja ya. Fika pergi kerja aja lah. Udah siang ini."


" Iya ma. Mama jangan sedih lagi ya. Fika biar tenang pergi kerjanya."


" Iya. dah pergilah sana."


Sebenarnya Fika berangkat dengan hati gak enak. Namun kalau tidak masuk kerja sayang juga. Emang tak masalah sih jika Fika tak masuk. Namun Fika akan kehilangan uang harian dan bonus mingguan dari bosnya. Selain itu juga gaji Fika akan menjadi mundur sesuai absen Fika selama sebulan.

__ADS_1


Dengan mengucap Basmallah Fika berangkat kerja agar hatinya tak beramarah terus.


Fika pun sampai di tempat kerja dan melakukan pekerjaannya. Di awali dengan merendam pakaian yang akan di cuci dengan sabun. Namun sebelum di rendam, setelah di beri sabun pakaian di kucek dulu oleh Fika barulah di rendam. Lalu Fika pun turun untuk mencuci piring. Selesai mencuci piring Fika naik lagi ke atas untuk mencuci pakaian. Fika pun memilah pakaian putih dan yang agak kotor untuk di sikat menggunakan tangan lalu di bilas dengan air bersih. Dan di masukan lagi ke mesin cuci untuk di cuci lagi di mesin cuci. Sembari menunggu cucian di mesin cuci. Fika menyetrika pakaian kemaren yang udah kering. Setelah selesai menyetrika. Pakaian di mesin cuci pun sudah selesai. Lalu Fika menjemur pakaian yang sudah di cucinya. Setelah menjemur Fika membereskan ember ember yang di pakainya untuk merendam pakaian tadi. Serta juga membersihkan lantainya agar tidak licin.


Begitulah detail pekerjaan Fika setiap hari di lalukan nya kecuali hari minggu dan hari merah di kalender Fika libur. Karena menurut perintah bosnya Fika datang jika toko buka. Namun jika toko tutup Fika pun ikut libur.


Setelah selesai semua Fika pun turun dan bergegas untuk pulang. Karena Fika ingin melihat keadaan mamanya. Takutnya masih dalam keadaan sedih terus mamanya.


Sewaktu Fika akan keluar toko ternyata kakak Fika sudah di depan toko Fika.

__ADS_1


Oh ya. kakak Fika ini kerjanya di toko listrik yang tak jauh dengan toko di tempat Fika bekerja ya.


" Fika udah ya nanti jangan di lanjut lagi." Kakak Fika mewanti Fika agar dapat menahan amarahnya. Karena kakak Fika sangat paham gimana Fika.


__ADS_2