
rumah yang akan di kontrak Fika itu pertahunnya 3juta. dengan hasil penjualan cincin tunangan yang di beli Fika sendiri dan di jual untuk mengontrak dimana yang janji akan mengontrakan rumah adalah mertuanya Fika.
" kenapa tiba tiba? kemaren kau bilang gak mau. dan udah mau daftakan gugatan cerai. kenapa lah bisa berubah gini?" tanya ibu Fika
" ya kan ibu juga bilang gak ada salahnya untuk mencoba kan. biarlah q coba dulu bu." sahut Fika.
" ya sudah lah suka mu" ucap ibu Fika.
ke esokan harinya.
Fika mengangkati barang barangnya dari rumah ibu Fika menuju kontrakannya yang baru. disini harry sangat begitu rajin dia membereslan semuanya sendiri. Fika hanya duduk melihat sambil menggendong Fikri.
__ADS_1
siaplah di tatanya semua barang barang. istirahat lah sebentar. lalu malamnya harry mengajak Fika untuk berbelanja di swalayan untuk belanja keperluan bulanan. pergilah mereka dan belanja mulai dari sembako sampai ke persabunan. seperti biasa di kasir membayar menggunakan uang milik Fika.
tak begitu susah bagi Fika untuk berbaur dengan tetangga baru. Fika adalah orang yang humble dan ramah, namun kalau belum kenal Fika terlihat orang yang sombong. begitu pula kalau temen sosmed menilai Fika. mereka rajin menglike, ataupun coment dari story atau status Fika. namun di cueki saja oleh Fika. Fika tak mau ambil pusing. kalau tidak penting. dan Fika juga membuat story ataupun status terkadang tak butuh coment kecuali status tentang jualan. begitu pula kalau japri alias chat jalur pribadi Fika akan cuek. karena ada group. Fika tidak ingin berkhianat di Group. hanya saja jika japri untuk bertanya tentang perihal penting pasti Fika akan menjawab dan bersedia membantu.
namun penggemar Fika di kontrakan barunya adalah anak anak. tadinya ibu ibu di situ mengira Fika itu masih terlalu belia sudah menikah dan memiliki anak. apalagi jiwa dan postur badan Fika seperti anak anak. kalau sekarang jangan kalian lihat ya. perkembangan Fika dimulai saat berjualan sampai pagi. saat berjualan Fika kuat sekali mengemil sehingga badannya membesar.
banyak anak anak bermain di kontrakan yang Fika tempati. alhamdulillah karena itu dapat meringankan beban Fika. karena saat Fika sibuk memasak, mencuci ataupun beberes rumah Fikri di jaga oleh anak anak tetangga sekitar. Fika pun orang uang tidak pelit dan pemalas. Fika rajin membuat cemilan makanan. dan di bagi bagi ke anak anak tetamgga yang bermain di rumahnya. dan lagi sebelum Fikri lahir Fika setiap harinya sudah membeli mainan. sehingga banyaknya mainan di mainkan juga dengan anak tetangga. dan saat itu Fika memiliki CD player. dan memiliki kaset CD kartun yang banyak sehingga rumah Fika mirip studio XXI. rumah Fika selalu berserak tetapi Fika tidak marah. Fika mengajarkan ke anak anak tetamgga untuk membereskan mainan jika sudah selesai. sampe akhirnya mereka pun menyapu rumah Fika bahkan mencucikan piring piring kotor Fika. ada beberapa orang dari mereka yang berusia 13tahunan. mereka lah yang membersihkan.
namun saat di situ rezeky Fika kurang bagus. karena warnet tempat Fika bekerja. izin sewanya tidak di berikan lagi oleh Fakultas tersebut karena warnet itu akan di jadikan laboratorium. dekan Fakultas menyatakan bahwa mereka kekurangan ruangan laboratorium untuk praktek mahasiwa. itulah berakibat warnet tutup. akhirnya Fika pun di berhentikan. waktu itu memang ada tawaran dari bapak bosnya Fika untuk kerja di sekolah swasta tempat bapaknya menjabat menjadi kepala sekolah disana. Fika menolak karena tempanya cukup jauh dan perginya pagi sekali. akhirnya Fika mencoba peruntungan melalui jualan di kantin yang berada di depan warnet Fika. Fika mencoba menjual spagety, macem macem martabak, dan sedikit gorengan. namun Fika tiap malam masih mengajar les ya. Fika mengajar les semenjak hamil Fikri. setiap malamnya. awalnya karena ponakan Fika yang di angkat oleh bu leknya Fika bertanya tentamg pelajaran. di ajari lah oleh Fika. esoknya kedua adik angkatnya alias anak kandung dari bu lek Fika ikut belajar. dan bu lek Fika bilang nanti aku kasih sedikit lah untuk jajan. sebenarnya Fika tidak di bayar pun tak apa. karena bagi Fika hitung hitung belajar lagi. agar jangan lupa dengan pelajaran karena sudah lama tidak sekolah. alhamdulillahnya anak anak tetangga bu lek Fika datang ingin ikut les. mulai dari belum sekolah sampai ada yang SMP. belum sekolah Fika hanya mengajarkan menulis saja awalnya kalau sudah lancar barulah di ajari membaca. Fika mengajarkannya 1 per 1. 1 paham di tinggal ke yang 1 lagi. sehingga sampai Fika ngontrak rumah pun mereka datang ke kontrakan. dan belajar di rumah Fika. anak anak tetangga situ pun tau Fika bisa mengajar les akhirnya anak anak itu ikut juga. jadi ada hampir 2 gang anak anak yang les ama Fika. sampai berkisar 30an orang. Fika tidak mematokan biaya. ada yang memberi sedikit mungkin emang rezekynya begitu. alhamdulillah ada yang memberi banyak. namun saat ada salah orang tua minta Fika untuk anaknya di ajarkan mengaji sekalian Fika terus terang tidak sanggup karena Fika belajar membaca Al-Qur'an hanya saat Tsanawiyah. Fika takut salah mengajarkannya karena itu ilmu Allah. salah jadinya dosa. kalau ilmu umum Fika masih sanggup.
namun saat menjelang puasa harry ingin mengambil kredit sepeda motor lagi. Fika kesal donk. harry mendapat uang THR lebih dahulu saat puasa. dan dia ingin memakai uang itu untuk DP sepeda motor. Fika heran saja, padahalkan itu sepeda motornya masih bagus. akhirnya Fika berucap " jika ingin kredit jangan minta bantuan apapun lagi dengan ku. dan juga jadi kretamu itu mau di apakan?"
__ADS_1
" iyalah gak ku minta bantuanmu. kan udah gak ada tanggungan Bank ku dan juga kredit kreta itu udah lunas. kreta itu mau ku kasih ayah." jawab harry.
" kalau kau kasih ayahmu. jadi uang yang selama ini aku bantu kau bayar kretamu hilanglah. gini aja minta ayahmu 1juta aja. untuk mengganti uangku. kan hitung hitung bisa bayat mio itu ke mamakku" ucap Fika.
" kau ini lah ayahku loh yang pake" serunya lagi
" ya biarpun kan ada uangku". Fika tetap menuntut.
" ya udah lah nti ku bilang" ucapnya lagi.
dikasihlah 1juta itu oleh ayahnya harry. sebenarnya kalau di hitung lebih daripada 1juta. karena tiap bulannya minimal harry meminta bantuan bayar kredit 100rbu. dan kadang 200ribu. kalikan saja 3tahun. 100rbu saja kali 36bulan sudah 3juta 6ratus ribu. tapi ya sudah lah Fika mengikhlaskan.
__ADS_1
lalu pergilah Fika dan Harry ke sorum sepeda motor bekas namun bisa kredit. di cek lah harga dan sepeda motor mana yang akan di ambil. jatuhlah pilihan harry ke sepeda motor bebek berwarna putih. dia ajukanlah kredit sepeda motor itu. namun karena nama harry di deller yang lama suka menunggak. heran lah Fika padahal di bantu Fika tapi lalap menunggak. sehingga tidak bisalah menggunakan nama harry. lalu harry meminta untuk memakai nama Fika. namun Fika tidak mau. karena Fika tidak mau tau lagi apalagi ikut campur. akhirnya dia menggunakan nama leleknya. dia minta bantuan leleknya.
akhirnya keluarlah sepeda motor itu. karena semua administrasi sudah selesai.