Tentang Fika

Tentang Fika
Fikri sakit karena rindu mama


__ADS_3

malam sekitar pukul 12. masuk pesan dari temannya harry. memberi tahukan dimana tempat Fikri di rawat. Fika juga tidak mau membuat keributan di rumah sakit jika Fika datang melihat Fikri.


akhirnya Fika meminta bulek nya harry. bulek nya harry ini adalah orang tua adik kelas Fika semasa Tsanawiyah. dan Fika sudah kenal dekat jauh sebelum mengenal harry.


perlu di ingat ya Fika dulu itu tidak kenal dengan tetangganya. dan tidak dekat. Fika kenal jika sama sekolahnya. karena Fika sedikit populer walaupun tidak seperti selebritis di sekolahnya.


Fika meminta buleknya harry pura pura menjenguk agat tau kondisi Fikri. sekembalinya bulek harry dari rumah sakit bulek nya memberitahukan kalau Fikri terkena DBD dan Tipes. Fika pun tambah panik dan ingin langsung melihat ke rumah sakit.


sebelum Fika pergi, Fika memberitahukan dahulu kepada anak anak lesnya agar libur les dahulu. hampir sebagian anak gang sawah dekat rumah Fika itu belajar les dengan Fika. dan para orang tua bertanya kenapa mendadak kasih tau liburnya. akhirnya Fika menceritakan kalau Fikri masuk rumah sakit. karena mereka tau mereka pun ingin ikut menjenguk. mau bagaimana Fika sudah bilang kalau ramai akan terjadi keributan. namun mereka berpendapat kan jenguk orang sakit. apa salahnya? lagian kan kami emang niat. gak urusan lah kalau Fika dengan mertuanya punya masalah. bukannya bagus kalau di jenguk. lagian si Fikri kan sering main di sini ama anak anak kami. itulah jawaban para orang tua murid les Fika. ya apa yang harus di perbuat Fika, mereka memaksa ingin jenguk.


berangkatlah hampir seluruh ibu ibu di gang sawah itu pergi bonceng boncengan mengendarai sepeda motor.


sampai lah di rumah sakit. karena Fika sudah tau nama kamarnya. langsung saja Fika mencari. dan menemukannya. Fika berjalan di iringi ibu ibu itu. seperti orang yang akan berdemo karena mereka cukup banyak.

__ADS_1


Fika langsung masuk ke kamar rawat di mana Fikri berada di situ dengan tangan di infus. dan mukanya pucat lesu. Fika langsung memeluk dan berbisik ke Fikri. sambil membaca Al-fatiha dan ayat kursi untuk kesembuhan Fikri. Fika juka berkata " abang Fikri sehat ya. ini mamak udah datang. kalau abang Fikri mau tinggal ama mamak abang harus sehat. biar mamak jemput abang nanti. abang Fikri harus kuat ya sayang." itulah kata kata yang di ucapkan Fika. setelah itu Fika mengajak ibu ibu itu untuk pulang. di sebelah Fikri ada neneknya. namun Fika tak mau memperdulikannya. di depan kamar tadi pun ada kakeknya. Fika pun tak mau memperdulikan hanya ibu ibu itu saja yang izin untuk menjenguk. dan itu pun tak di sahuti, di cueki saja.


keluar lah Fika dari kamar. dan ibu ibu itu menyalami Fikri amplop yang berisi uang. semua ibu ibu menyalami amplop tak terkecuali satu pun. Fika cukup menangis bahagia, karena para orang tua murid Fika cukup baik baik.


pulang lah Fika di rumah menata hatinya yang hancur. karena selama ini Fikri tidak pernah sakit sampai sebegitu. Fika sangat yakin kalau Fikri itu rindu berat dengan mamaknya. sehingga demamnya tinggi.


sebelum pulang Fika bertanya ke perawat dan ingin bertemu dengan dokter yang merawat Fikri. namun dokter itu sudah pulang dan datang lagi besok sekitar pukul 11 pagi.


besok pagi Fika pergi ke kantor dinas kependudukan dan catatan sipil untuk mengurus AKTE Fakhri. sebenarnya AKTE Fikri pun belum di buat. tetapi pikir Fika sudah lah kan Fikri sedang ama harry kalau dia paham dia urus lah. sesampai di sana ternyata di minta saksi. Fika mencoba menghubungi teman harry mau jadi saksi gak. dan ternyata dia mau, hanya saja dia meminta syarat untuk makan bersama setelah selesai pembuatan AKTE Fakhri. Fika pun meng ok kan saja. toh kan cuma makan. akhirnya teman harry itu benaran datang dan Fika pun langsung mengurus AKTE Fakhri. setelah selesai. AKTE itu akan keluar setelah 7 hari. saat akan keluar kantor itu teman harry bertanya AKTE Fikri udah di urus? belum jawab Fika. kenapa tidak sekalian kan mumpung ada aku bisa jadi saksi sekalian aja. tidak lah jawab Fika. karena Fikri sedang bersama harry. itu tanggung jawab dia lah. teman harry juga berkata nanti mau sekolah repot loh. lah kan ama dia, dia lah sekolahi jawab Fika lagi.


pergilah Fika ke mall tempat Fika pernah kerja. Fika sengaja ajak makan di situ karena sekalian meminta bos lama Fika untuk menerima Fika kembali bekerja. duduk lah Fika dan teman harry berhadapan dan memesan makanan. Fika banyak bertanya tentang harry. namun teman harry meminta Fika untuk move on. kenapa sih harus dia aja yang di pikiranmu? kan ada Fakhri.


" aku juga ingin memberitahumu. sepertinya harry akan mengalami masalah besar." ucap teman harry.

__ADS_1


" ada apa emangnya?" tanya Fika.


" kemaren pacarnya harry yang satu kerjaan curhat ke aku dan bilang kalau harry sudah ada tunangan artinya dia kan ada perempuan lain dan si A ni belum tau kalau harry sudah punya istri."


" woowww... benar kah???" tanya Fika.


" ya gitu si A bilang ke aku. di tunjuki kok fotonya dan chatnya. mereka berantem udah dari chat. si cwek sana bilang ke A jangan dekati harry karena harry sudah tunangan dengan dia."


" sooo... abang bilang apa ke si A? tanya Fika.


" aku bilang lah kalau sebenarnya harry punya istri dan si A akan mencarimu lah dek. aku yakin pasti jumpa kelen nanti."


" okey abang kasih aja alamat aku. biar gak susah dia cari aku." ucap Fika

__ADS_1


__ADS_2