Tentang Fika

Tentang Fika
Lahiran Fakhri


__ADS_3

menjalani operasi lah Fika hari itu.


setelah selesai lagi lagi kejadian waktu Fika melahirkan Fikri. harry tak berada di samping Fika sehingga saat pemindahan diri Fika dari tempat tidur operasi ke tempat tidur untuk rawat inap di bantu oleh perawat lelaki. tak tau ntah kemana harry berada. ibu Fika dan kakaknya pun sudah mencari kemana mana namun tidak jumpa.


sudah jelaskan disini kalau dia bukanlah suami yang siaga. bagaimana bisa istri sedang lahiran dia ntah kemana. bahkan saat mau mengadzani Fakhri pun ibu Fika keliling rumah sakit mencarinya.


sebenarnya saat bagian ini adalah bagian paling tersakiti bagi Fika. di sini Fika hampir stress semua karena kelakuan harry. sebenarnya aku benci sekali menceritakan ini. membuat hatiku merasa tersayat sayat. dan karena ini juga Fika yang dulunya anak rumahan tidak di kenal siapapun menjadi terkenal di kampungnya. itu adalah hasil perbuatan mertua Fika. aku di sini tidak mengarang ini Fakta kalau mau kroscek bisa di tanya. nanti aku akan menjelaskan dimana mertua Fika mengamuk sehingga seluruh kampung akhirnya tau.

__ADS_1


dan setelah lahiran Fakhri ini lebih membuat Fika stres. karena harry selama menjaga Fika di rumah sakit hanya main Hp dan tidur. syukurnya kalau siang ibunya Fika yang menjaga Fika. padahal sebelumnya Fika pindah ke rumah mertuanya kan Fika bertengkar dengan ibunya Fika. karena Fika membela harry. Fika merasa sangat durhaka. sampai menetes air mata Fika. karena ibunya Fika tetap memberikan yang terbaik untuk Fika.


hanya 4 hari Fika di rumah sakit untuk kelahiran Fakhri ini dan harry meminta Fika untuk pulang ke rumah orang tuanya. namun kakak Fika menyarankan agar ke rumah ibu Fika saja. Fika jadi bingung mau kemana. dan Fika bernegosiasi pada harry. bahwa mana mungkin Fika pulang ke rumah orang tua harry sedangkan Fika dan Harry tinggal di lantai 2 sedangkan kamar mandi di bawa. mana bisa Fika habis operasi naik turun tangga. sehingga Fika membujuk harry untuk Fika dan Fakhri tinggal di rumah ibunya Fika saja. karena Fika pun paham tidak ada yang bisa urus Fika bila Fika ikut dengan mertuanya. namun harry tetep kekeh ingin Fika tinggal dengan orang tuanya saja. dan harry bilang kalau kami bisa tidur di kamar adiknya untuk sementara waktu. sebenarnya sih itu kamar Fika dahulu waktu Fika awal datang ke rumah mertuanya itu. kamar yang di renovasi Fika. namun Fika mewanti wanti untuk di bereskan dahulu kamar itu. karena kamar itu sudah seperti gudang di buat banyak barang barang orang service yang tidak di ambil.


oh ya. aku udah cerita belum ya kerjaan orang tua harry dan abang abangnya adalah tukang service barang barang elektronik.


harry pun mengiyakan akan membereskan barang barang yang ada di kamar itu. sebelum pulang Fika pun masih sempat bertanya apakah kamar itu sudah rapi dan sesuai yang di minta Fika. harry menjawab aman udah beres semua.

__ADS_1


akhirnya pun Fika mengalah untuk pulang ke rumah mertuanya. pulang lah Fika, dan kakaknya memangku Fakhri menaiki taksi. tadinya mau naik becak karena Fika sudah tidak memiliki uang ataupun emas yang untuk di jual. dan kakaknya menawarkan untuk memakai uangnya dahulu. Fika tidak terbiasa meminjam. sebenarnya tidak enak hati. sehingga bicara ke harry. harus lekas membayarnya. hanya 50 ribunya. tetapi emang Fika bukanlah orang yang suka meminjam. tipenya adalah kalau ada ya syukur kalau tidak ada pakai yang ada saja. tanpa merepotkan siapa pun.


sampailah Fika di rumah mertuanya. betapa kagetnya Fika. kamar itu tidak berubah sama sekali terakhir kali Fika lihat sebelum Fika ke rumah sakit.


mengamuklah Fika sejadi jadinya. bagaimana bisa ada anak bayi baru beberapa hari mau di letak di kamar yang seperti gudang. kesal tidak? itu masih tak seberapa karena di tahan kakak dan papanya Fika. bayangkan Fika di antar orang tuanya. tetapi sambutan besan papa Fika cukup cuek.


karena mendengar Fika murka, 2 abang lelakinya berlari masuk ke dalam dan bergerak buru buru membereskan kamar itu. setelah selesai Fika baru meletakan Fakhri di kasur. dan Fika meminta makanan. karena Alhamdulillah ASI Fika di saat Fakhri ini lebih banyak sehingga membuat Fika cepat kelaparan. dan benar saja, yang katanya mertua sayang menantu itu belum Fika jumpai ya. karena harusnya tak usahlah ya aku bilang kalian pahamnya itu. harry pamit keluar untuk beli makan. tidak lama kemudian harry balik dengan sebungkus nasi padang. sebenarnya tidak ada pantangan untuk Fika makan apapun hanya saja kan alangkah baiknya Fika makanan sayuran dahulu saja dan telur pun jadi. lah ini kok nasi perang. papa Fika pun terkaget kaget. Karena melihat Fika akan ngamuk lagi papa Fika langsung ngomong " udah ibu di rumah itu masak nanti di antar kesini kalau tidak sana pergi ambil dulu handayani" perintah papa Fika pada kakaknya. pergilah kakaknya Fika. sekembali kakaknya Fika sudah membawa rantang berisi nasi, lauk dan sayuran. coba bayangan kan merepotkan jadinya kalau Fika tinggal di rumah orang tua harry. ya karena itulah tadinya Fika bersih keras ingin tinggal dengan ibunya. karena emang berbeda ibu Fika itu orang yang rajin. rajin bekerja, mengurus rumah. wanita super lah pokoknya. itulah inspirasi Fika bisa menjadi seorang perempuan yang kuat dan tangguh. karena ibu Fika persis dengan Fika sedari kecil sudah bekerja dan berjualan bahkan sampai sekarang ini ibu Fika tidak pernah meminta bantuan untuk hidupnya pada kami anak anaknya. yang ada kamilah yang di bantu oleh ibu kami. kalau tidak ada ibu kami tak kan lah kami semua seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2