
karena tawaran uda nico begitu menggiurkan Fika pun menerimanya. namun karena waktu pertama kali Fika lupa tempatnya. uda nico memberi tahu bahwa besok uda nico akan mengantarkan Fika. lalu setelah itu Fika bisa naik grab menuju ke sana. Fika pun setuju. namun bekerja di pasar pagi itu haruslah pagi. jam 6 pagi harus sudah sampai di sana. jam 12 siang beres beres pulang. tak masalah bagi Fika.
pagi ini Fika pergi di antar uda nico. dan uda nico meminta Fika membuat pembukuan atas penjualan tiap harinya. oleh karena itu Fika harus menghitung berapa stok barang yang ada dahulu. di bedakan atas celana jeans panjang dan pendek serta rok juga. sambil menyusun dagangan Fika mencacat stok. di pasar laris ini tidak pakai tenda. karena sudah berada di dalam gedung. di sebelah kiri Fika ada pedagang snack. di sebelah kanan Fika ada dagang aksesoris. di depan Fika dagang sandal. di belakang Fika pedagang buah. tak jauh ada pedagang sayuran, tahu dan banyak lagi. Fika berkenalan dengan cici pedagang snack. mereka mengobrol, cici itu juga dulunya pernah tinggal di medan. tinggal di perumahan setia budi. Fika ini orang yang mudah bergaul dengan siapa pun tak mengenal usia. baik muda maupun tua. penjualan Fika hari ini cukup bagus. uda nico meminta Fika untuk menyetor laporan dan setor uang seminggu sekali. pulang dari pasar Fika menggunakan jasa grab. Fika lalu memesan Grab dan menunggu di depan pasar. setelah sampai si abang grab yang sangat ramah mengajak ngobrol Fika. sesampai di kosan Fika bertemu dengan rahmat yang ternyata hari ini libur. rahmat sedang mencuci. Fika pun mengobrol dengan rahmat. selesai menjemur pakaian rahmat bertanya pada Fika kak udah makan siang. yok cari makan. fika pun menjawab belum dan mengiyakan untuk pergi mencari makan. lalu Fika dan rahmat pergi. ternyata rahmat ingin makan nasi padang. Fika pun yang bosan serta bingung mau makan apa. akhirnya Fika makan pecal sayur saja. mereka membeli dan membawa pulang lalu makan di teras kosan. saat mereka sedang makan erny dan rya pulang dari mengajar.
" wuih, makan enak ni." ucap erny.
" makan apa mbak Fik?" tanya rya
__ADS_1
" yok sini makan bersama. aku beli pecal sayur ni." Fika menjawab
nimbrung erny dan rya. makan bersama lah mereka. lalu erny mencetuskan untuk besok masak aja. biar makan bersama seluruh anak kos. Fika setuju dan yang lain pun begitu. karena Fika memiliki kompor yang di belikan Y. kalau kalau Fika ingin memasak. namun Fika tak pernah masak. kali ini Fika mau karena akan makan besar bersama teman teman kosnya. Fika pun berpikir bisa sekalian belanja di pasar laris tempat Fika bekerja sekarang. lalu merapatkan lah menu besok apa yang akan di masak. dan keputusan memasak sayur asem dan ayam goreng kalasan tak lupa tempe dan tahu serta sambel belacan nya. tak lama ragil pulang. lalu mereka menanyakan ragil apakah ingin ikut. dana yang di kutip nanti setelah selesai akan di total kan dan di bagi berapa orang yang ikut. dan ada 5 orang yang ikut. lalu Fika pun mencatat apa saja yang akan di belanjakan nya besok. mereka ber 5 masih mengobrol di depan teras sambil menyeruput kopi instan milik rahmat yang di buat oleh Fika dengan cemilan Snack nya. ada saja yang di bahas mereka ber 5 sampai menjelang magrib. lalu rahmat pergi sholat ke mesjid. melihat rahmat sholat Fika berpikir sudah lama tak sholat. Fika pun sholat di kamar kos saja. malam hari ini Fika tak keluar. Fika cepat pergi tidur. karena akan bangun pagi. Fika sekarang bangun jam 5 karena jam 6 sudah harus sampai di pasar. sebenarnya kalau tidak macet perjalanan nya sangat singkat. namun di jalan daan mogot sangat macet. semua orang mulai berangkat kerja.
Fika bangun dan bersiap untuk berangkat ke pasar. setelah sampai di pasar Fika menyusun dagangannya. sekitar pukul 11 Fika meminta cici sebelah untuk melihat dagangannya dahulu karena Fika akan belanja untuk makan bersama dengan teman temanya. lalu Fika ke pedagang sayuran untuk membeli sayur asem ternyata sayur asem disini sudah di packing 5 ribuan. Fika membeli 2 bungkus. tak lupa Fika membeli percabean untuk membuat sambel belacan. ternyata si pedagang cabe sangat kenal dengan padang sehingga Fika mendapat banyak potongan. lalu Fika mencari penjual ayam dan membelinya. dilanjutkan dengan membeli tempe dan tahu serta tak lupa ikan asin. ternyata tukang tahu pun tetangga di tempat kos padang. Fika di berikan free tahu dan tempenya. setelah semua barang yang ada di catatan di dapatkan Fika pun balik ke tempat dagangan.
" masak bu?" ledek cici.
__ADS_1
" bagus itu kalau bisa tiap hari kan hemat." seru cici.
" iya ya ci. nanti lah aku bilang ke mereka. tadi aku di korting belanja cabe. dan tahu tempe ini di kasih gratis loh."
" tuh kan. lumayan lah."
" iya ci."
__ADS_1
lalu Fika dan cici sama sama membereskan dagangannya. untuk pulang. selesai menyusun Fika memesan grab untuk pulang ke kosan. Fika menunggu di depan pasar tak lama datanglah si abang grab mengantar Fika pulang ke kosan. sesampai di sana Fika mempersiapkan untuk memasak dan tak lama pulang lah erny dan rya membantu Fika memasak. selesai masak mereka bertiga makan dahulu karena rahmat masuk pagi pulangnya jam 4 sore dan ragil pulang jam 5. saat habis magrib barulah mereka berlima makan bersama. dan mereka pun sepakat akan tiap hari makan begini saja. karena kalau begini pun ada sisa ayam tahu dan tempenya bisa untuk sarapan pagi lagi. kan menjadi hemat untuk para anak kosan. jadi Fika lah yang bertugas belanja dan yang memasak Fika, erny serta rya. rahmat dan ragil tinggal makan saja.
selesai makan mereka minum kopi lagi. namun Fika sering minum kopi tak membuat Fika bergadang. Fika tetap tidur cepat mungkin karena sekarang pun bangunnya cepat. sehabis isya padang menelpon Fika mengajak Fika untuk makan. Fika menjawab sudah makan. lalu padang beralih mengajak nongkrong minum bandrek susu. Fika juga menjawab bahwa dia sedang nongkrong dengan teman temanya sambil ngopi. padang tetap memaksa karena ternyata dia sudah di depan kosan Fika. Fika melihatnya dari atas benar saja padang sudah berada di depan kosan. lalu Fika pergi turun.