
Fika kembali pulang kerumah. namun belum lagi Fika memasuki rumah orang tuanya. hp Fika berdering panggilan dari nomor tak di kenal. Fika angkat dan ternyata itu nomor orang tua dari A. mereka meminta Fika datang ke rumahnya untuk bertemu dengan kenalan polisi mereka untuk mengurus kasus si A dan harry.
datanglah Fika kerumah orang tua A. di sana sudah ada seorang polisi. dan polisi itu meminta izin Fika untuk membuat laporan harry ke kantor polisi. namun saat itu Fika masih mempertimbangkan lagi. karena Fika masih memikirkan masa depan Fikri dan Fakhri. apalagi Fakhri masih berumur berapa bulan saja. bagaimana nasib mereka jika mengetahui papanya akan di penjara. dan Fika meminta waktu lagi untuk memikirkannya. karena mereka sudah menyiapkan berkas yang akan memberatkan harry.
pulanglah Fika dan menghubungi harry untuk bicara. namun harry menolak karena marah Fika mendatangi si M. dan sementara harry juga sudah di pecat dari tempat kerjanya karena si M datang ke kerjaan harry melabrak si A. dan terjadi pertengkaran. karena malu si bos memecat si A dan harry. menurut bos mereka lah yang sudah membuat masalah. dan di saat itu pun si harry di pukul oleh kakaknya si A. karena membela si M. dan apalagi harry tau Fika mendatangi rumah si M dengan si A. itu membuatnya semakin marah. namun Fika menyampaikan bahwasanya si A sudah mempersiapkan semua hanya menunggu tanda tangan dari Fika berkas itu sudah bisa di daftarkan ke kantor polisi. harry tak peduli malah menantang Fika. "tanda tangani aja. gak penting kali itu. gak takut aku. aku dan si M akan pergi ke Batam" jawabnya.
ya sudah Fika sudah mendapat jawaban dari harry. dia tidak memikirkan Fikri dan Fakhri sama sekali. dia tetap memberatkan si M.
" kalau tidak ku nikahi aja dulu si A secara sirih habis tuh ku ceraikan." kata harry lagi.
" terserahmu lah. yang penting aku sudah sampaikan jangan salahkan aku kalau aku tanda tangani itu. selesailah hidupmu." ucap Fika
__ADS_1
Fika pun pergi berjalan jalan sendiri menenangkan diri. Fika pusing harus bagaimana. tiba tiba masuk inbox dari aplikasi biru Fika. ternyata itu dari si M. si M memaki Fika, bahwasanya itu karena Fika yang gila kerja, gila uang, anak dan suami tak terurus. Fika mencoba menjawab dengan sabar dan menasehatinya agar jangan menyesal bila sudah mengambil keputusan untuk menanda tangani berkas laporan harry. malah si M menantang tidak takut dan akan menjaga dan merawat Fikri dan Fakhri.
karena itu Fika semakin yakin untuk menanda tangani itu. Fika akan lihat bagaimana si M emang bisa tulus menyanyangi Fikri dan Fakhri.
Fika mengajak bertemu dengan teman harry, untuk memberi saran dan masukan apakah Fika harus menanda tangani surat pelaporan itu. tetapi ternyata teman harry sudah pergi ke jakarta semenjak kejadian pertengkaran harry dan para pelakor itu. teman harry pergi ke jakarta karena harry menyalahkan temannya. harry mengira kalau teman harry itu melaporkan semua ke Fika.
akhirnya Fika hanya minta pendapat melalui jaringan seluller. dan teman harry menyerahkan balik lagi ke Fika. dia menyarankan untuk sholat istikharah dahulu agar mendapat jalannya.
Fika pun melakukan tanda tangan dan meninggalkan Fakhri ke harry karena si M kan bilang kalau bisa mengurus Fikri Fakhri. emang berat Fika melepaskan kedua belahan hatinya yang telah di lahirkannya. tapi apa boleh buat, kata kata si M harus di buktikan. ingat si Fakhri di tinggal Fika saat usianya hampir setahun ya. dan ini di tinggal Fika pun masih berada di sekitaran medan.
tak lama di sana hanya beberapa bulan saja. Fika mendapat tawaran berbisnis. jualan dengan sistem bagi hasil. Fika pun menjalani bisnis itu. si pemilik modal hanya menanam saham Fika lah yang mengerjakan semuanya. saat beberapa bulan berjalan. si penanam saham ingin melepaskan bisnisnya dan memberikan pada Fika. Alhamdulillah itu Fika usaha sendiri tanpa membagi hasil hanya saja Fika mengembalikan biaya sewa rukonya. dan pemilik saham pun tak mengharuskan semua di bayar kontan. di cicil Fika lah.
__ADS_1
saat Fika itu tanggal 30 Desember tahun 2016. Fika mendapat telpon saat jam 9 malam dari abang si A. bahwasanya harry akan di angkat malam itu oleh polisi yang di pernah jumpa dengan Fika. abangnya bertanya apakah Fika tak ingin menyaksikan penangkapannya. Fika pun menjawab tidak. karena Fika tak kan kuasa melihat Fikri dan Fakhri.
saat tahun baru Fika mencoba datang menjenguk Fikri dan Fakhri. Fika hanya melihat tak membawa mereka. Fika datang bukan tangan kosong Fika datang dengan susu untuk Fakhri beserta pampersnya. namun mertua Fika meminta untuk di belikan pampers untuk Fikri juga karena Fikri masih mengompol kalau malam. padahal sewaktu dengan Fika, Fikri usia 2 tahun sudah tidak mengompol dan pintar buang air kecil ke kamar mandi. dengan terpaksa Fika membelikan. Fika tidak lama berada di rumah mertuanya Fika langsung balik. saat itu Fika tinggal di ruko tempat usahanya.
Fika pun berpikir untuk membawa Fikri saja ikut tinggal bersamanya. karena Fikri sudah sedikit besar. Fika tidak terlalu repot. akhirnya Fika menjemput Fikri. namun saat itu kondisi keluarga harry sedang panik karena sidang sudah di gelar. dan berat hukuman yang akan di terima harry. mereka meminta bantuan dana untuk meringankan beban harry mereka membutuhkan dana sekitar 5 jutaan. tadinya Fika sempat panik dan ingin mencari pinjaman. karena Fika pun tak ingin papa dari anak anaknya akan lama bertemu dengan anaknya.
ternyata si teman harry yang tadinya pergi ke jakarta sudah kembali ke medan. bertemu lah Fika dan teman harry di sebuah cafe mereka mengobrol dan Fika membahas itu. teman harry berkata " kan dirimu sudah yakin saat akan menandatangani itu. kenapa harus kamu tolong sekarang. lebih baik kamu fokus ke anak kamu saja." benar juga perkataan teman harry pikir Fika.
saat itu Fika meminjam hp temannya harry. Fika pun menshare pin BBM milik Fika ke kontak Hp temannya harry.
dan Fika pun berteman dengan teman dari temannya harry. inilah ya kuncinya Fika bisa pergi ke Jakarta.
__ADS_1
saat itu malam Fika belum bs tertidur dan Fika melihat story yang ada di BBM NYA fika. dan di situ ada seseorang buat story tentang total penjualan malam itu. wooww.. angka yang fantastis di coment Fika. ternyata di respon. dari situlah menjadi panjang. sebut saja inisial dia Y. sebenarnya sering Fika screnshot dan up di aplikasi biru tanpa di contreng.
dia orang baik semoga di jumpakan dan di jodohkan dengan orang baik. kenapa aku bisa bilang begini karena nanti ya di part selanjutnya. intinya dia tak pernah dendam sama aku yang hanya memanfaatkannya..