TERBESIT DI INGATAN

TERBESIT DI INGATAN
01. AWAL MULA


__ADS_3

Disebuah desa terpencil


terdapat keluarga sederhana nan harmonis.dia adalah keluarga pak Ashari dan ibu Aisyah mereka memiliki dua putra yang pertama telah lulus di bidang menajen dan yang kedua masih menduduku bangku kuliah semeste empat. Ashari memiliki toko bangunan dengan nama Tb. Ashar Jaya.


Rutinitas pak Ashari adalah mengelola toko bangunan yang ia bangun semasa awal pernikahannya. Kini tokonya sudah Alhamdulillah berjalan dengan baik dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan anak anaknya. Ashari memiliki dua karyawan untuk memudahkan pekerjaannya karena usianya yang sudah mulai renta dan dia juga tidak bisa mengharapkan putranya karena sutu saat anaknya pasti memilih jalannya sendiri.


Di malam harinya seuasai makan malam bersama, Randy meminta izin kepada ayah dan ibunya untuk kekota dengan alasan untuk mencari pengalan serta belajar untuk madiri dan tidak selalu tergantung pada orang tuanya.


"Ayah, Ibu Randy mau izin ke kota untuk mencari pengalan serta mau belajar mandiri" kata Randi anak tertua pak Ashari dan bu Aisyah.


"Nak kenapa mesti ke kota? "tanya Ashari pada anaknya.


" Kenapa ngga kamu lanjutin aja usaha ayah?


ayah kan sudah tua nak! siapa lagi yang bisa ayah lanjutin toko bangunan kita kalau bukan kamu!" lanjut sang ayah.


"Ayah tau kan kalau Randy tidak ada bakat di pertokoan, Randy mau cari pengalaman dulu di kota siapa tau ada yang cocok dengan bidang yang pernah aku dapatkan sewaktu kuliah dulu, percuma dong Randy sekolah tinggi tinggi yang ujung ujungnya hanya di toko Ayah." jawab Randi.


"memangnya kamu mau berangkat dengan siapa?" tanya sang ayah.


"Bareng teman teman yah.

__ADS_1


rencananya sih mau lamar di perusahaan A.J Grup, katanya lagi buka lowongan besar besaran untuk usia di bawah 30 tahun, siapa tau keterima kan lumayan yah." jawab randi dengan santai.


" Kenapa tidak kamu pastikan dulu nak? tus kapan rencana kamu mau brangkat?" tanya sang ayah lagi.


"Rencananya sih tiga hari lagi yah." jawabnya.


" kamu pastikan dulu baru berangkat Ran, ngga usah buru buru kalau rejeki pasti diteri." Nasehat Ashari.


" Ia yah." jawab Randy lesuh.


Malampun semakin larut dan Randy terbangun dari tidurnya dia lalu bergegas menuju kekamar mandi lalu mengambil wudhu guna shalat malam. Seusai sholat Randy melanjutkan dengan membaca Alqur'an samnil menunggu waktu subuh.


Fajar pun mulai menampakkan sinarnya dan Randy pun menuju kerumah temannya untuk memastikan tentang lowongan kerja yang ada di A.J Grup.


" Yah ini brosurnya lusa kami akan berangkat berlima termasuk Hardi." ujar Tandy sambil menyodorkan henfonnya dan memperlihatkan foto tentang loker yang ada di iklankan lewat online.


" boleh ngga yah?" tanya Randi membujuk


"ya sudah ayah izini, tapi ingat jangan sekeli kali meninggalkan ibadah dengan berbagai macam alasan, jaga srlalu sholatmu dan jangan pernah keluyuran ngga jelas. " nasehat Ashari pada anak sulungnya.


" siap boss, nasrhat akan selalu di ingat dan di laksanan." ujar Tandy sambil memberi hormat seperti hormat pada pembina upacara. Ashari pun grleng kepala melihat tingkah lakuanaknya kalu Bernays.

__ADS_1


"Ya sudah sana jangan lupa bilang sama ibu kalau Ayah mau ke toko dulu sebentar." perintah Ashari.


" Baik yah terima kasih, ayah selalu terbaik." jawab Randy dan bergegas masuk kedalam rumah untuk menemui ibunya.


setelah memberitahu ibunya tentang keberangkatannya Randy menujun ke kamarnya dan menyiapkan segala kebutuhan yang harus diba serta berkas berkas dan persyaratan lamaran kerjanya.


Hari terus berganti dan tibalah waktu keberangkatan Randy menuju kekota mereka menaiki kendaraan umum yaitu Bi?s kotadan perjalanan cukup memakan waktu lama, mereka di dalam bis sekitar seharian penuh.


Di pagi hari setelah sarapan sang anak pamit ke kota karna hari keberangkatannya udah tiba.


"Ayah Ibu mamas berangkat dulu ya, mohon doa restunya." pamit randi kepada kedua orang tuanya.


"Ia nak, ibu dan ayah selalu mendo'akan danmerestui setiap langkahu,hati hati di rantau orang sering sering ngasi kabar ya." jawab sang ibu.


"Baik bu yah, Assalamualaikum."pamit randi pada orang tuanya.


"Tunggu nak, ini ada bekal sedikit untuk jaga jaga." jawab sang ayah.


"Baik yah kalau begitu mamas pamit yah bu Assalamualaikum." pamitnya sambil mencium tangan kedua orang tuanya denan tazim.


"Waalaikum salam warahmatullah."jawabnya serempak.

__ADS_1


Setelah keberangkatan anaknya Ashari pamit pada istrinya untuk membuka toko bangunannya karena hari sudah mulai siang dan takutnya para pelanggan sudah mulai berdatangan sementara toko belum di buka dan tidak ada pemberitahuan sama sekali jika hari ini dia akan buka siang bukan pagi seperti biasanya.


__ADS_2