TERBESIT DI INGATAN

TERBESIT DI INGATAN
12.


__ADS_3

Setelah hubangannya di ketahii oleh Irnes, Aira mulai cemas apakah karyawan lainnya juga sudah tau! Irnes tanpa di beri tajuga dia sudah tau kalau dia masa Randy pacaran. Dia ngga mau sampai ketahuan sama yang lainnya. Dia menghubungi melalui telepon seluler.


Henpon Randy bergetar dan berbunyi tanda ada panggilan masik, dia mengambil henponnya dan melihatnya, ternyata Aira yang menelfonnya, dia tersenyum dan dan menggeser hambar telfon yang ber warna hijau dan berkata.


" Assalamu 'alaikum Ra."


" Waalaikum salam, Ran gimana kalau hubungan kita ada yang tau selain Irnes?" tanyanya cemas.


" bukan cuman irnes aja yang tau Hardi sama Irsan pun tau." jawabnya santai


" kok bisa?"


" bisa lah, emang kenapa?" tanyanya balik


" ngga gimana gimana, takut aja ada yang tau trus sampai sama atasan, kan ngga lucu."

__ADS_1


" emangnya kenapa kalau sampai atasan, kamu takut."


" ia lah, gi mana ngga kalau sampai kena sidang segala."ucapnya lirih tapi Randi masih mendengar ucapannya.


" sidang apa maksudmu?"


" ngga apa apa, kamu kok ngomong sama aku ngga ada romantis romantisnya kaya orang orang gitu." ucapnya untuk mengalih pikiran Randy tentang sidang keluarga.


" nanti kalau udah nikah, baru aku akan selalu romantis sama kamu." ujar randi santai tanpa melihat di sekelilingnya dan ternyata teman sjawatnya adaa yang mendengar percakapannya dan dia mulai menebak kalau itu Aira.


" ia, ya udah aku lanjutin kerjaanku dulu ya, biar bisa pulang bareng yah."


" iya, assalamualaikum." ujarnya sambil tersenyum manja.


" wa alaikum salam." ucapnya dan nenutup panggilan juga tersenyum sambil mennglengkan kepalanya, tidak lama kemudian datang Irsan mengagetkannya.

__ADS_1


" telfon dari Aira ya." tanyanya menggoda.


" ia, sejak kapan kamu suka nguping pembicaraan orang lain. Ngga sopan tau." kata randy.


" bukan cuman aku aja kali yang nguping." ucapnya sambil menaik turunkan kedua alisnya, dan Randi pun secepat kilat menoleh kiri dan kanan untuk memperharikan di sekitarnya dan ternyata benar ucapan Irsan,dia aja yang tidak memperhatikan di sekitarnya saat telfonan. Randi pun pura pura cuek untuk menghilangkan kegugupannya kare ketahuan sudah punya pujaan hati.


Setelah jam kerja usai Randi mengirimi pesan pada Aira bahwa ia sudah menunggu di parkiran. Selang beberapa saat Hardi dan Irnes pun keluar sambil berpegangan tangan, Randi yang melihat iyu hanya geleng kepala melihat tingkah temannya.


" napa lo geleng kepa kaya gitu, ngiri ya makanya yang romantis dong sama si ayang embeb." ujar Irnes ngeledek


" trima kasih, nanti saat kami halal baru romantisnya." jawanya cuek. Sedangkan irnes bukannya ngelepasin genggamannya malah di rubah menjai memeluk lengan Hardi, sentara Hardi hanya mengelus kepala kekasihnya dan tersenyum.selang beberapa saat Aira keluar dan menghampiri sahabat dan kekasihnya.


" ayo, mumpung lagi pulang bareng gi mana kalau kita kencan ganda?" tanyanya sambil melihat sahabat dan kekasihnya.


" oke, ayo sayang kita naik motor aja biar tambah romantis." uhar Ires sambil menggandeng lengan kekasihnya. Sementara Randi dan Aira menaiki kendaraan yang berbeda karena tidak ingin ada yang mengetahui hubungan mereka tetapi mereka salah di saat mereka lagi asyik mengobrol Rami mendengar semua ucapan mereka tanpa sepengetahuannya, setah itu dia melanjutkan langkagnya biar tidak di ketahui oleh adiknya.

__ADS_1


Tidak lama kemudian mereka menyusul Hardi dan Irnes dengan kendaraan yang berbeda.


__ADS_2