TERBESIT DI INGATAN

TERBESIT DI INGATAN
0.4


__ADS_3

Mereka tidak mengetahui jika ada penguntit di antara banyaknya karyawan yang sedang beristirahat dari banyaknya dokumen yang harus mereka hadapi perharinya.


Randy dan Airapun mendapatkan pesan dari nomor asing yang mengatakan jika Irnes akan mencari masalah pada mereka serta akan menyikirkan Aira jika berani berpacaran dengan aira.


Randy dan Aira tidak menghiraukan pesan singkat yang berisikan ancaman baginya itu hanyalah teror yang tidak bertanggung jawab sedangkan mengenai Irnes yang akan mencari masalah mereka tidak mempercayainya karena Aira lebih tau.


Randi pulang ke kontrakannya, setelah dia di terima bekerja mereka langsung mencari rumah yang sederhana dan masih layak di tempati untuk tiga orang biaya hidup mereka juga tercukupi. Randy bukannya mendapatkan teror melainkan pesan cinta dan sayang seseorang yang di kenalinya yang membuat Randy bergidik ngeri. Randy langsung memblokirnya tanpa bertanya pada Aira karena hanya mereka berdua yang mendapatkannya.


Langit malam telah berubah dari gelap menjadi jingga, Randi selalu melakukan aktifitas yang tidak pernah di tinggalkan yaitu setelah sholat subuh tidak lupa berolahraga sejenak lalu bersiap untuk bekerja rutinitas inilah yang tidak pwrnah bosan di lakoninya apalagi ada penyemangat paginya yang mengatakan jika mereka akan terjun langsung ke lapangan hari ini dan tidak perlu masuk kantor.

__ADS_1


Sudah seminggu ini Aira tidak lagi mendapatkan lagi teror sedangkan Randy merasa risih jika masuk kantor sendiri tanpa adanya Aira ataupun Irnes, jika Hardi dan Irsan yang di harapkan sudah tidak mungkin karena mereka sibuk dengan kegiatan mereka masing masing serta jam maduk kerjanya berbeda.


----‐---------------


Di lain tempat tepatnya di ruangan CEO lagi banyak masalah terutama tekanan dari pemilik perusahaan karena Rami sang ceo menunda pertemuan antara dirinya dan Friska secara pribadi karena kesibukan yang di alami Rami yang telah membuka kantor cabang baru dan penempatan karyawan, maupun pengangkatan jabatan yang di lakukan secara mendadak dan pemutasian karyawan yang menurutnya bisa di andalkan untuk di tempatkan di kantor cabang yang ada di luar kota.


Sementara itu tepatnya di kediaman Raditya Atmaja setelah menunggu sang putra pulang dari kantor dan akan makan malam keluarga.


"Rami papi mohon pekan ini kosongkan jadwalmu." pintanya terhadap anak tertuanya tanpa mengatakan tujuannya.

__ADS_1


" emangnya ada apa pi?" tanya Rami bingung karena tidak biasanya sang papi meminta langsung kepada dirinya, dan biasanya sang mamilah yang turun tangan.


" ngga ada apa apa cuman makan malam keluarga aja sudah laman kita tidak pernah berkumpul lagi semenjak kamu yang hendel perusahaan, jadi papi minta kamu kosongkan jadwalmu minggu ini ya agar kita tidak asing seperti sekarang. mau makan malam sama anak sendiri aja kaya mau makan malam sama pejabat negara.." jawab sang papi sambil bercanda walaupun masih ada ketegasan dalam setiap penuturannya.


Rami diam sejenak sebelum menjawab permintaan sang papi


" ia pi nanti saya usahakan dan keluar kotanya saya kensel minggu depan aja." jawab randi tapa senyum dimimik wajahnya dan Radit tau itu karena ulahnya yang memaksakan kehendak tanpa bertanya dulu jadwal anaknya.


Radit sudah tidak banyak bicara lagi saat mendengar dan melihat putranya, cukup tersenyum ala kadarnya dan meminta anaknya untuk isirahat karena hari sudah malam.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian waktu yang di jadwalkan untuk makan malam keluargapun telah tiba dan agendanya langsung berubah malam itu juga karwna bukannya kumpul hanya keluarga inti melainkan ada keluarga tamvahan dan berakhir pada pertunangan serta persiapan pernikahan tanpa adanya persetujyan dari Randy dan Friska.


BERSAMBUNGGGG........


__ADS_2