TERBESIT DI INGATAN

TERBESIT DI INGATAN
31.


__ADS_3

Rajiun pun berdiri dan menuju keruang kerjanya setelah berpamitan pada Raditya dan istrinya.


" memangnya anak saya berbuat apa jeng? sampai sampai jeng Arumi bisa semarah ini?" tanya Siska lagi.


" Bu Raji tunggu tunggu pak Raji dulu bary kita bahas sama sama." Jawab Radutya karena Arumi di minta pada suaminya untuk bersabar.


" jeng tolong jawab saya. " pintanya lagi.


" maaf jeng sesuai kata suami saya kalau Jeng Siska di minta untuk menunggu pak Raji dulu baru kami jelaskan karena saya dan suami saya tidak ingin menjelaskan duakali jadi mohon sabar." jawabnya


Setelah beberapa saat Rajiun datang dengan wajah lesuhnya.


" Ada apa pa? kok papa lesuh banget.? " tanya Siska penasaran.

__ADS_1


" Mohon maafkan kelakuan anak saya pak Radit, saya harus bagai mana untuk menebus semua ini. Jujur saya sangat malu sekarang apa lagi dalam hitungan bulan kita berbesanan, saya mohon dengan sangat tolong maafkan kelakuan putraku pak Radit. " ujarnya sambil tertunduk.


" Ada apa ini pah? kenapa papah tiba tiba meminta maaf? Arkan pulangkan pah?" tanya Siska beruntun dengan cemas.


" Arkan ada di tangan Rami ma..... dia tidak bisa pulng sebelum Arkan mau mengakui perbuatannya. " jawab Rajiun.. Sedangkan Raditya dan Arumi hanya terdiam dan mendengarkan perkataan mereka tanpa mau ikut campur serta membiarkan Rajiun terlebih dahulu membuat keputusan jika todak sesuai dengan apa yang ai inginkan barulah dia bertindak.


" Memangnya Arkan berbuat apa pah?" tanya Siska


" APA? " teriak Siska dan langsung terduduk lesuh setelah mendengar perkataan suaminya. " apa ada lagi perbuatannya yang lain pah? " tanyanya dengan air mata yang mulai bercucuran dan mengangkat kepalanya lalu berkata pada Raditya. " Pak Radit tolong minta Rami untuk memulangkan putraku biar saya yang mendidiknya dan tolong maafkan perbuatannya. Pernikahan mereka tetap berjalan sesuai dengan rencana kita kan? " tanya Siska pada Raditya.


" Maaf bu Raji....pernikahan mereka batal dan saya tidak ingin mempunyai menantu yang tidak bertanggung jawab. " jawab Raditya.


" Kalau begitu bagai mana kalau Arkan menikahi Najwa saja? " Rajiun menimpali.

__ADS_1


" perbuatannya bukan hanya pada putri bungsuku akan tetapi masih banyak wanita di rusaknya terutama sahabat Aira yang telah mengandung anak Arkan. Kalau Najwa mungkin hanya trauma ringan saja terhadap laki laki." ujar Raditya.


" apa maksut pak Radit? " tanya Rajiun tegas dia tidak menerima jika pitra semata wayangnya di fitnah.


" Pak Raji tanya saja pada putramu, berapa banyak wanita yang telah ditidurinya dengan iming iming akan bertanggung jawab dan akan menghadiahkan mereka rumah serta fasilitas lengkap. " jawab Raditya dengan emosi yang mulai menguasai dirinya.


" saya tidak menyangka anda segampang itu percaya pada ucapan wanita murahan yang rela menjual dirinya demi harta. " ujarnya sinis.


" jika mereka anda anggap wanita murahan berarti putriku juga kau anggap murahan Raji." jawab Raditya dengan gigi bergemeletuk.


" saya tidak pernah beranggapan kalau putrimu murahan Radit! saya hanya ingin pernikahan oni tetap terlaksana karena undangan sudah saya sebarkan dari beberapa hari lalu dan gedung serta katerine juga sudah kami kontrak selama tiga hari tiga malam. Apa lagi MUA dan pakaian pwngantin serta seragam keluerga sudah siap semua. Jika di batalkan mau taro di mana wajah saya Radit? bagai mana dengan teman taman sekantorku yang ada di pemwrintahan?"


" maaf tuan Raji yang terhormat saya tidak mementingkan itu semua yang terpenting adalah kebahagiaan mereka jasi maaf penikahan ini kita batalkan. Jika kamu meminta ganti rugi tolong perinciannya paketkan ke rumah ku. " ujar Radit tegas. " ayo mi kita pulang. " ucap Radit sambil menggandeng tangan istrony dan melangkah meninggalkan kediaman Rajiun dengan darah yang sudah mendidih dan ingin melampishan.

__ADS_1


__ADS_2