
Setibanya di kota Randi dan teman temannya menuju kerumah saudara jauh dari Hardi karena rencana awal mereka adalah kediaman Angga keluarga Hardi untuk sementara waktu sebelum mereka di terima perusahaan A.J Grup.
Rumah Angga lumayan besar dan bisa menampung mereka berlima dan Angga sudah berkeluarga dan memiliki anak.
Randi dan temannya akan memwsukkan lamarannya keesokan harinya.
☆☆☆☆☆☆
Sementara itu di sebuahh perusahaan ternama A.J grup lagi kewalaha menghadapi situasi saat ini.
Mereka kekurang staf semenjak Rami Surya Atmaja yang memegang kendali perusahaan.
Dia merupakan pria yang tegas dan dingin. semua karyawan segan dan takut karena kedisiplinannya yang ketat.
Setiba di kantor semua karyawan berbaris dan memberi hormat kepada sang CEO. Rami dan asistennya langsung menuju ke pintu lifr yang khusus untuk para petinggi.
TIIINGGGG....
Rami masuk kelif dan asistennya mengekor di belakang dan langsung memencet tombol angka 7 yang terdapat dalam kotak besi itu untuk menuju ke ruangannya.
"Gimana perekrutan karyawan baru apa sudah ada kemajuan"? tanyanya pada asisten yang berdiri di sampingnya.
__ADS_1
"Sudah pak, kami sudah mengedarkan lowongan pada situs online maupun ofline." jawab sang asisten.
TIINGGG....
Lift terhenti dan terbuka.mereka berjalan menuju ruangan sambil berkata.
" Suruh Winda keruanganku sekarang" ucapnya dan terus berjalan menuju ke ruangannya.
Asistennya menunduk dan berbelok menuju ke kubikel sekertaris tanpa mengucapkan apapun.
sesampainya di ruangan dia langsung duduk ke kursi kebesarannya sambil memeriksa berkas yang ada di atas meja kerjanya.
" Masuk " mempersilahkan masuk tanpa menoleh dan tetap fokus pafa berkas yang ada di atas mejanya.
Pintu ruangan terbukan dan wanita cantik dan seksi masuk lalu menghampiri atasannya dengan melenggak lenggokkan badan ramping nan seksinya di hadapan Rami agar bossnya tergiur dengan lekuk tubuhnya.
"Apa agendaku hari ini?" tanyanya tanpa mengalihkan perhatiannya pada berkas yang masih di tanda tangani.
"pukul 11.00 bapak ada pertemuan dengan PT JM dan di lanjutkan makan siang bersama tuan Adijaya bersama putrinya yang baru pulang dari London pak." jawab winda dan seketika itu pula dia menghentikan aktifitasnya dan menatap sekekertarisnya dengan tatapan bingung.
Cukup lama dia terdiam lalu berkata. " tidak ada mithing hari ini selain dengan Pt. JM ?" tanyanya lagi.
__ADS_1
" Tidak ada pak." jawabnya singkat lalu dia melambaikan tangannya pertanda untuk mempersilahkan wanita seksi itu keluar dari ruangannya.
" Eh.... Winda sebentar." lanjutnya.
" Kemana Fajar? kenapa dia tidak memberitahukan tentang hal ini.?" tanyanya lagi setelah Winda mendekat ke mwja kerjanya.
"Pak Fajar tidak tau pak tentang pertemuan makan siang ini pak, ini yang atur tuan dan nyaonya besar pak." jawab Winda sambil menunduk karena takut kena marah oleh atasannya.
"Oke, bagai mana tentang perekrutan karyawan baru! dan kapan di adakan wawancara? " tanyanya lagi.
"Rencananya besok jam 08.00 pagi pak sampai sore karena karyawan yang di butuhkan tidak sedikit mengingat banyaknya difisi yang kekurangan tenaga kerja."jawab Winda.
Sambil menganggu anguk dia berkata lagi " kensel pertemuan hari ini untuk minggu depan dan panggilkan Fajar suruh menemui saya di lobi.." titahnya lagi.
"Baik pak." jawab Winda sambil menunduk untuk memberi hormat pada atasannya dan berlalu pergi meninggalkan ruangan CEO menuju kubikelnya dan menghubungi Fajar jika bosnya sedang menunggu di lobi kantor.
Keesokan harinya ribuan calon pelamarpun sudah berdatangan dan menyerahkan berkas mereka panitia dan berharap cemas tentang keterimaan mereka karena yang di rekrut hanya sekitaran seratus dua puluh orang saja sedangkan pelamar membludak karena besarnya gajiyang akan mereka dapatjan jika bisa bergabung di A.J Grup.
Semua calon disuruh untuk menunggu selama satu minggu untuk mendapat wawancara kerja yang di kirim lewat Email ataupun lewat pasan yang dikirimkan oleh tim HRD bagi yang beruntung.
Bersambuuunggg.......
__ADS_1