Terjerat Cinta Perawan Tua

Terjerat Cinta Perawan Tua
CH-13


__ADS_3

Tiga Minggu Kemudian.


Di sinilah Felly berada di sebuah pelaminan bersama pria yang di jodohkan oleh Ayah nya yaitu Reyhan Sanjaya. Pesta pernikahan mereka cukup mewah dan megah yang di gelar di mansion milik keluarga Aditama.


Tema pernikahan mereka mengusung tema outdoor dan indoor sekaligus dengan nuansa biru dan ungu sesuai dengan selera dari keluarga kedua belah pihak.


Tentu saja dekorasi pernikahan mereka benar benar totalitas membuat pasangan manapun menjadi iri melihat kemegahan dan kemewahan pesta dari Felly dan Reyhan. Karna keluarga kedua belah pihak tidak ingin mengecewakan anak anak mereka.


“Akhirnya kamu nikah juga Felly. Haha aku sangat bahagia. Karna menunggu hal ini terjadi dari tahun ke tahun,” kata Audrey teman baik Felly.


“Terimakasih Audrey sudah menyempatkan untuk hadir,” ucap Felly.


“Selamat atas pernikahan kalian. Pak Reyhan. Tolong jaga Felly dengan baik. Jika tidak, aku akan mengambil nya,” kata Stevan di selingi candaan.


“Kamu tidak perlu khawatir. Aku lebih tau apa yang akan aku lakukan pada istri ku,” ucap Stevan merangkul pinggang Felly.


“Benarkan sayang???” tanya Reyhan melirik ke arah Felly.


Felly mengangguk lalu tersenyum. Selama akad berlangsung dan sampai selesai akad. Reyhan melihat wajah Felly datar tanpa ekspresi. Dirinya tidak paham pada wanita itu. Apakah wanita itu bahagia atau tidak menerima pernikahan ini.


Tetapi Reyhan cukup percaya diri jika Felly bahagia menikah dengan dirinya. Karna dirinya yang tampan, gagah dan mapan. Tentu saja dirinya idaman semua wanita termasuk Felly.


Jika Felly tidak bahagia menikah dengan dirinya. Tentu saja Felly menolak dan pernikahan ini tidak terjadi. Pikir Reyhan.


Felly dan Reyhan akan tersenyum saat tamu menyalami mereka. Setelah tamu itu pergi, wajah mereka berdua akan kembali datar tanpa ekspresi. Pada dasarnya hanya hati mereka yang tau apakah mereka bahagia atau tidak dengan pernikahan mereka.

__ADS_1


***


Acara pernikahan udah usai. Felly dan Reyhan sudah membersihkan diri mereka masing masing dan tidur di salah satu kamar yang sudah di hiasi dengan lilin serta tempat tidur yang sudah di taburi bunga mawar.


Saat Felly ingin merebahkan badan nya. Tiba tiba saja Reyhan menghentikan kegiatan nya. “Tanda tangan ini!!!” kata Reyhan memberikan secarik kertas kepada Felly.


Felly memperhatikan kertas yang di genggam oleh Reyhan. Lalu matanya beralih ke arah Reyhan. “Aku bilang ambil dan tanda tangan ini!!!” ucap Reyhan.


Felly mengambil kertas yang di genggaman Reyhan. Membaca seluruh isi dari kertas itu. Di dalam kertas itu di tulis sebuah perjanjian yang pastinya isi perjanjian itu sangat menguntungkan untuk Reyhan saja.


“Untuk apa mu menulis surat perjanjian ini?” tanya Felly.


“Untuk apa? Kamu bilang untuk apa?” tanya Reyhan dengan dahi mengerut.


“Ehem,” deheman Felly.


Dddeeeeggggg....


Bagai seribu belati yang menancap di hati. Ucapan Reyhan selalu menyakitinya.


“Isi surat ini sangat menguntungkan mu. Tetapi merugikan diri ku!”


“Itu bukan urusan ku. Cepat tanda tangan surat itu.”


“Jika aku tidak mau tanda tangan surat ini bagaimana?”

__ADS_1


“Aku akan membuat mu menderita!!!”


“Cepat tanda tangan!!! Jangan membuang waktu ku!!!!”


“Kamu mau aku tanda tangan surat ini. Baiklah!!!” kata Felly. Dirinya bangkit lalu berjalan ke arah meja. Felly membuka tas nya dan mengeluarkan secarik kertas.


“Aku akan tanda tangan surat perjanjian yang kamu berikan. Tetapi, kamu harus tanda tangan surat ini juga.” Felly menyodorkan secarik kertas ke arah Reyhan.


“Bagaimana? Kita adil bukan.”


Reyhan mengambil kertas itu dari tangan Felly. Lalu membaca isi nya. Isi dari kertas itu membangkitkan amarah yang ada di dalam diri Reyhan.


‘Dasar... wanita licik. Bagaimana bisa dia menulis surat seperti ini,’ batin Reyhan. Tanpa saja tangan nya meremas setengah kertas itu. Isi dari kertas itu sangat menguntungkan Felly.


“Ayo tanda tangan. Setelah kamu tanda tangan surat itu. Aku akan tanda surat yang kamu berikan,” ucap Felly.


Reyhan menatap wajah Felly. Terlihat dari bola matanya jika saat ini Reyhan sangat marah kepada Felly.


“Dasar wanita licik!!!” kata Reyhan meremas kertas dari Felly lalu membuang nya ke lantai.


Setelah itu Reyhan mengambil kertas miliknya yang di berikan nya pada Felly. Dengan gerakan cepat Reyhan merobek robek kertas itu.


Reyhan melangkahkan kakinya mendekat ke arah Felly. Matanya menatap Felly dengan tatapan tajam. “Awas kamu wanita licik... aku akan membuat hidup mu seperti neraka. Camkan itu!!!” kata Reyhan lalu meninggalkan Felly.


Bbbbrrraaakkkk Reyhan membantu pintu. Dirinya keluar dari kamar hotel.

__ADS_1


Felly mengelus dada saat kepergian Reyhan. Bagaimanapun dan apapun yang akan terjadi pada dirinya dan pernikahan nya. Felly harus bisa terima. Karna, Felly sudah mengambil tindakan ini dan Felly harus bisa menerima konsekuensi apapun yang akan terjadi ke depan nya.


‘Membahagiakan atau Menyakitkan yang akan terjadi nanti. Sudahlah, aku tidak perduli. Aku akan menjalani nya dengan ikhlas apapun yang akan terjadi pada ku.’ batin Felly.


__ADS_2