Terjerat Cinta Perawan Tua

Terjerat Cinta Perawan Tua
CH-33


__ADS_3

“Kamu ingin makan tidak? Jika tidak, aku akan membawa makanan ini kembali ke dapur.”


“Tidak...”


“Eh... Maksud ku, aku ingin makan makanan mu. Jika aku menyuruh bibi. Itu pasti akan memakan waktu yang lama untuk membuat makanan kembali,” alasan Reyhan.


Tentu saja dirinya bohong, Reyhan tidak mungkin membuang kesempatan ini. Lidah nya sangat ingin merasakan masakan Felly. Terlebih lagi aroma masakan itu sudah memenuhi indera penciumannya.


“Yasudah, kamu ambil dan makan segera.”


“Suapin,” pinta Reyhan.


Mata Felly terbelalak. Bagaimana bisa pria ini meminta dirinya untuk menyuapi nya. Bukankah pria ini sangat membenci nya.


“Haah... Apa???”


“Aku bilang suapi aku!”

__ADS_1


“Ya ampun Reyhan. Aku tidak salah dengar. Kamu hanya demam, bukan sakit parah. Dan kedua tangan mu masih berfungsi dengan baik. Bagaimana bisa kamu memintaku untuk menyuapi mu,” tolak Felly.


“Jika tidak mau ya sudah. Aku tidak memaksa!”


“Huh... Dasar pria manja,” kata Felly.


‘Tadi malam dirinya marah marah tidak jelas. Dan sekarang, lihat lah dirinya, bagaikan seekor tikus yang ingin di lahap ular saja. Tidak berdaya!!!’ kata Felly dalam hati.


‘Apa kata perawan tua ini. Aku pria manja. Huh dasar. Untung saja kepala ku saat ini sangat pusing. Jadi, aku tidak ingin marah apa yang di katakan. Dan tidak perduli apa yang dia ucapkan,’ batin Reyhan.


“Felly... Apakah kamu tahu beberapa hal tentang diriku?” kata Reyhan sambil mengunyah kan makanan yang di berikan oleh Felly. Tatapan matanya ke arah depan. Terlihat kosong dan hampa.


“Aku tidak tau. Kamu bisa berbagi cerita sedikit tentang dirimu terhadap ku. Agar aku mengetahuinya.”


Reyhan menarik nafasnya, lalu menghembuskan nya dengan perlahan. “Aku tidak pernah merasakan suapan dari tangan mama ku.”


Deg....

__ADS_1


Tiba tiba ada perasaan sedih menghinggapi hati Felly saat mendengar penuturan dari Reyhan. Di balik sikap nya yang keras dan arogan. Ternyata, Reyhan adalah sosok yang sangat kesepian dalam hidupnya


“Reyhan... Tentu kamu pernah merasakan nya suapan dari mama mu. Hanya saja, kamu mungkin sudah lupa kapan saat mama mu menyuapi mu,” kata Felly.


Felly mengetahui jika Reyhan dan mamanya sudah berbeda alam saat ini. Karna sebelum menikah dengan Reyhan, orang tua Felly sudah memberitahukan bagaimana latar belakang calon suaminya.


“Yaaa... Kamu benar. Tetapi, itu dulu, dulu sekali. Kamu tau Felly.” Reyhan menoleh ke arah Felly.


“Kamu tau Felly.” Reyhan menoleh arah Felly.


“Orang di sana melihat kehidupan ku penuh kebahagiaan. Bergelimang harta dan kemewahan. Terlebih lagi aku memimpin perusahaan di usia muda.”


“Banyak sekali mereka yang iri dengan kehidupan yang aku jalani. Tetapi, mereka lupa, aku juga iri pada mereka. Pada mereka yang memiliki mama. Yang mendampingi mereka sampai dewasa. Yang merawat mereka dan mengantar mereka saat pergi sekolah.”


Semenyedihkan itu kah kehidupan yang Reyhan jalani. Dirinya sungguh merasa kesepian. Felly mulai memahami sikap keras dan arogan Reyhan tumbuh karna tidak ada perhatian dari orang tua.


Tatapan mata Reyhan terlihat begitu menyedihkan. Hampa dan sangat menyakitkan. Perlahan ego Felly mulai runtuh, Reyhan membutuhkan perhatian, dirinya membutuhkan kasih sayang. Akankah Felly mengambil peran sebagai sosok yang penuh kasih terhadap Reyhan?????

__ADS_1


__ADS_2